John Herdman Sudah Pikirkan Warisan Buat Timnas Indonesia

- Proses penunjukkan asisten pelatih dan staf pendukung akan berlangsung beberapa pekan ke depan.
- Herdman sengaja memberi banyak ruang untuk pelatih lokal berpartisipasi dalam tim kepelatiannya sebagai warisan di masa mendatang.
- Herdman akan mendengarkan pendapat dan pandangan seluruh pihak di sepak bola Indonesia, termasuk para pelatih dan calon tim kepelatihan yang akan membantunya.
Jakarta, IDN Times - John Herdman baru saja diperkenalkan secara resmi sebagai pelatih Timnas Indonesia. Namun, pria asal Inggris itu sudah memikirkan soal warisan yang ingin ditinggalkannya untuk Indonesia
Salah satunya lewat tim kepelatihan yang akan dibentuknya. Herdman memastikan ada banyak slot untuk pelatih lokal dalam jajaran timnya.
1. Tim kepelatihan dalam proses

Herdman hingga saat ini baru membawa satu asisten pelatih, yakni Cesar Meylan. Herdman memastikan proses penunjukkan asisten pelatih dan staf pendukung akan berlangsung beberapa pekan ke depan.
"Untuk asisten pelatih itu akan menjadi proses dalam dua sampai tiga pekan ke depan. Kami akan melakukan beberapa penunjukkan. Saya belum bisa mengatakan terlalu banyak saat ini. Tetapi proses tersebut sedang berjalan. Untuk staf lokal, analis, sport science, dan lain-lain, kami akan berkomitmen," kata Herdman usai konferensi pers perkenalannya sebagai pelatih timnas di kawasan Senayan, Jakarta, Selasa (13/1/2026).
2. Bicara soal warisan

Herdman sengaja memberi banyak ruang untuk pelatih lokal berparitisipasi dalam tim kepelatihannya. Menurut Herdman, itu akan menjadi warisan yang bisa ditinggalkannya di masa mendatang.
"Selama saya di Kanada bersama Dokter Meylan, tujuan kami adalah meninggalkan warisan. Memastikan sebisa mungkin kami menggunakan sebanyak mungkin orang lokal untuk memberi mereka pengalaman. Karena itu penting. Itu adalah warisan kami," kata Herdman.
"Ketika kami meninggalkan negara ini, mudah-mudahan tidak dalam waktu singkat, mungkin saya bisa tinggal di sini selamanya, siapa tahu. Kami harus meninggalkan warisan berupa manusia. Dan itulah, kenapa orang-orang lokal itu sangat penting," lanjutnya.
3. Jumpa dengan para staf

Herdman memastikan akan berusaha mendengarkan pendapat dan pandangan seluruh pihak di sepak bola Indonesia. Termasuk, para pelatih dan calon tim kepelatihan yang akan membantunya.
"Jadi, saya akan bertemu dengan setiap staf secara individu, meluangkan waktu untuk mendengarkan dari perspektif mereka mengenai peran mereka dan bagaimana kontribusi mereka terhadap keberhasilan atau kegagalan," kata Herdman.
"Kemudian, memahami apa yang kita butuhkan untuk melangkah ke depan. Apakah ini masa depan yang benar-benar baru? Apakah ini sebuah perombakan? Ataukah ini penyegaran dari semua yang kita miliki di sini, sambil mendukung orang-orang yang memiliki pengalaman Kualifikasi Piala Dunia untuk diberi kesempatan mencoba lagi dan belajar? Semuanya penting," sambung dia.

















