Juara Umum All England pada 5 Edisi Terakhir per 2025, Ada Indonesia!

- Turnamen All England 2026 kembali digelar di Birmingham sebagai ajang BWF Super 1000 bergengsi yang mempertemukan para pemain bulu tangkis terbaik dunia.
- Lima edisi terakhir didominasi Jepang, China, dan Korea Selatan, namun Indonesia mencatat sejarah dengan menjadi juara umum pada tahun 2024.
- China dan Korea Selatan berbagi gelar pada edisi 2023 serta 2025, menegaskan persaingan ketat antarnegara papan atas di panggung All England.
Pekan ini, turnamen All England 2026 kembali digelar di Birmingham, Inggris, di mana para atlet bulu tangkis dunia bersaing dalam ajang BWF Super 1000 yang menentukan. Turnamen yang berlangsung selama 3-8 Maret 2026 ini tetap menjadi ajang yang ditunggu karena kualitas dan sejarah panjangnya. Dalam lima edisi terakhir, turnamen ini didominasi oleh beberapa negara besar, di mana Indonesia juga berhasil mencatatkan sejarah dengan menjadi juara umum pada 2024.
Pada lima edisi terakhir, All England didominasi oleh tiga negara utama, yaitu Jepang, China, dan Korea Selatan. Keberhasilan Indonesia meraih gelar juara umum pada 2024 menjadi pencapaian yang menonjol di tengah persaingan ketat tersebut. Lalu, siapa saja yang berhasil menjadi juara umum dalam lima edisi terakhir All England hingga 2025?
1. Jepang sukses meraih empat gelar juara pada edisi 2021
Pada edisi All England 2021, Jepang tampil sangat dominan dengan meraih empat gelar juara. Menariknya, tiga dari empat gelar tersebut tercipta melalui final yang seluruhnya melibatkan pemain-pemain Jepang di sektor ganda. Di sektor tunggal putri, Nozomi Okuhara berhasil mengamankan gelar juara, sementara di sektor ganda putra, Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe keluar sebagai pemenang.
Keberhasilan Jepang di All England 2021 tidak berhenti di sektor ganda putra dan tunggal putri. Mayu Matsumoto/Wakana Nagahara tampil impresif dan menjuarai sektor ganda putri, sementara Yuta Watanabe/Arisa Igarashi menjadi juara di sektor ganda campuran. Di luar dominasi Jepang, satu gelar lainnya diraih oleh Lee Zii Jia dari Malaysia, yang menjuarai sektor tunggal putra.
2. Jepang kembali mendominasi pada edisi 2022 dengan meraih tiga gelar
Pada edisi All England 2022, Jepang kembali menunjukkan dominasinya dengan meraih tiga gelar juara. Yuta Watanabe/Arisa Igarashi mempertahankan gelar mereka di sektor ganda campuran setelah tampil solid di final. Selain itu, Akane Yamaguchi sukses meraih gelar juara di sektor tunggal putri, sementara Nami Matsuyama/Chiharu Shida mengunci gelar juara di sektor ganda putri.
Namun, dominasi Jepang tidak mutlak di semua sektor. Di sektor tunggal putra, Viktor Axelsen dari Denmark berhasil meraih gelar juara, sementara di ganda putra, gelar tersebut diamankan oleh pasangan Indonesia, Muhammad Shohibul Fikri/Bagas Maulana. Dengan berbagi gelar antara Denmark, Indonesia, dan Jepang, edisi 2022 menjadi ajang yang sangat kompetitif.
3. China dan Korea Selatan berbagi gelar juara pada edisi 2023
Pada edisi All England 2023, China dan Korea Selatan berbagi gelar juara dengan masing-masing meraih dua gelar. China sukses meraih kemenangan di sektor tunggal putra melalui Li Shi Feng, serta di sektor ganda campuran dengan pasangan Zheng Si Wei/Huang Ya Qiong. Keberhasilan China ini menambah prestasi mereka di kancah internasional setelah beberapa tahun absen di posisi puncak.
Di sisi lain, Korea Selatan juga tampil impresif dengan meraih dua gelar juara. An Se Young menjadi yang terbaik di sektor tunggal putri, sementara Kim So Yeong/Kong Hee Yong keluar sebagai juara di sektor ganda putri. Di sektor ganda putra, Indonesia kembali menunjukkan kekuatannya dengan pasangan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto yang berhasil meraih gelar juara.
4. Indonesia juara umum pada edisi 2024 dengan dua gelar juara
Pada edisi All England 2024, Indonesia berhasil meraih gelar juara umum dengan dua kemenangan penting di sektor putra. Jonatan Christie sukses mengamankan gelar tunggal putra. Sementara itu, di sektor ganda putra, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto berhasil mempertahankan gelar juara mereka, menegaskan dominasi Indonesia di kategori tersebut.
Di sektor lainnya, Carolina Marin dari Spanyol tampil luar biasa dan meraih gelar juara di sektor tunggal putri. Di sektor ganda putri, pasangan Korea Selatan, Baek Ha Na/Lee So Hee, keluar sebagai juara. China juga menambah koleksi gelar mereka dengan pasangan Zheng Si Wei/Huang Ya Qiong yang berhasil mempertahankan gelar ganda campuran mereka.
5. China dan Korea Selatan kembali berbagi gelar pada edisi 2025
Pada edisi All England 2025, China dan Korea Selatan kembali berbagi gelar juara, dengan masing-masing meraih dua gelar. Shi Yu Qi tampil sebagai juara di sektor tunggal putra setelah mengalahkan lawannya di final yang ketat. Di sektor ganda campuran, pasangan Guo Xin Wa/Chen Fang Hui berhasil mengamankan gelar juara, melanjutkan tradisi China yang kuat di kategori ini.
Sementara itu, Korea Selatan mencatatkan sukses di sektor tunggal putri berkat An Se Young yang kembali menunjukkan dominasi. Di sektor ganda putra, pasangan Kim Wo Ho/Seo Seung Jae tampil sebagai juara setelah mengalahkan pasangan Indonesia. Jepang juga turut meraih gelar, dengan Nami Matsuyama/Chiharu Shida menjadi yang terbaik di sektor ganda putri.
All England terus menjadi ajang bergengsi dengan persaingan ketat antara negara-negara bulu tangkis terkemuka. Dari dominasi Jepang di 2021-2022 hingga Indonesia juara umum pada 2024, hingga Cina dan Korea Selatan berbagi gelar di 2023 dan 2025, All England terus menjadi panggung utama untuk para atlet terbaik dunia.

















