Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Juventus Gelar Rapat Darurat Usai Dibantai Lazio di Serie A, Kenapa?

2 min read
Juventus Gelar Rapat Darurat Usai Dibantai Lazio di Serie A, Kenapa?
Pertandingan Juventus versus Galatasaray di play-off babak 16 besar Liga Champions. (AFP / Isabella Bonotto)
  • Juventus menggelar rapat darurat setelah kekalahan 0-3 dari Lazio memicu ketegangan di ruang ganti.

  • Luciano Spalletti meminta seluruh pemain berbicara terbuka, sementara Gleison Bremer memberikan klarifikasi atas kritiknya.

  • Juventus menyiapkan duet Randal Kolo Muani dan Nick Woltemade sebagai starter saat menghadapi Rennes.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Juventus akan menjamu Rennes dalam lanjutan Liga Europa musim 2026/27, pada Kamis (22/10/2026) malam WIB. Si Nyonya Tua mengusung misi bangkit di hadapan publik sendiri.

Juventus mencari titik balik usai dipermalukan Lazio 0-3 di Allianz Stadium Turin, pada giornata ketujuh Serie A musim 2026/27, Senin (19/10/2026) dini hari WIB. Hasil memalukan itu rupanya memicu ketegangan di ruang ganti.

  1. 1. Spalletti paksa semua pemain angkat bicara

    Ketegangan itu muncul setelah sang kapten, Gleison Bremer, yang melontarkan kritik keras atas performa Juventus. Menyadari kondisi ruang ganti yang sedang tidak sehat, pelatih Luciano Spalletti langsung menginisiasi rapat darurat untuk menjernihkan suasana.

    Pertemuan itu digelar sehari setelah dibantai Lazio. Spalletti mendorong seluruh pemain untuk berbicara secara blak-blakan untuk mengeluarkan semua unek-unek yang mengganjal di hati mereka.

    "Komentar mereka mengonfirmasi kejujuran dan profesionalisme mereka, mereka menunjukkan kesediaan untuk memberikan lebih banyak," ujar Spalletti dikutip dari Football Italia.

  2. 2. Suasana ruang ganti sudah adem kembali

    Selama pertemuan tersebut, Spalletti memilih diam dan mendengarkan dengan saksama setiap keluhan yang disampaikan anak-anak asuhnya. Bremer juga sudah memberikan klarifikasi terkait kritiknya, yang diterima dengan lapang dada oleh seluruh pemain.

    "Para pemain sepenuhnya terlibat dengan apa yang sedang kita diskusikan. Saya meminta semua orang untuk berbicara dan saya sendiri tetap diam, tetapi saya senang mendengar apa yang mereka katakan. Bagi saya, lebih mudah untuk melanjutkan pekerjaan saya," ucap Spalletti.

  3. 3. Duet Kolo Muani dan Woltemade jadi starter

    Untuk menebus dosa kekalahan telak dari Lazio, Spalletti berjanji melakukan penyegaran taktik di lini depan saat menghadapi Rennes. Randal Kolo Muani dan Nick Woltemade akan berduet sebagai starter

    Duet mereka akan menjadi yang pertama kalinya sejak kick-off. Perpaduan kecepatan Kolo Muani dan fisik Woltemade diharapkan mampu mendobrak pertahanan rapat wakil Prancis tersebut.

    "Rennes kuat di ruang terbuka, mereka memiliki penyerang cepat, bagi kami ini adalah ujian kedewasaan," tegas eks pelatih Napoli tersebut.

    Spalletti juga menyoroti perbedaan performa timnya yang tampil garang di Eropa tetapi justru terseok-seok di Serie A musim ini. Saat Juventus memimpin klasemen Liga Europa, mereka justru tertahan di peringkat delapan Serie A.

    "Anda harus mengerti kapan harus menekan dan kapan harus bertahan, kami harus lebih tegas ketika menentukan pilihan," ucap Spalletti.

Share Article
Editorial Team

Kisah Koperasi Perempuan di Tepi Rel

Related Articles

See More