4 Kemenangan Burnley sebelum Degradasi di EPL 2025/2026

- Burnley dipastikan terdegradasi dari Premier League 2025/2026 setelah kalah 0-1 dari Manchester City pada pekan ke-34, menyusul Wolverhampton Wanderers yang lebih dulu turun kasta.
- Sepanjang musim, Burnley hanya mencatat empat kemenangan penting melawan Sunderland, Leeds United, Wolverhampton Wanderers, dan Crystal Palace, menunjukkan performa yang tidak konsisten sebagai tim promosi.
- Kemenangan terakhir Burnley terjadi pada pekan ke-26 saat membalikkan keadaan menjadi 3-2 atas Crystal Palace, namun hasil itu tak cukup menyelamatkan mereka dari zona degradasi.
Burnley gagal bersaing di English Premier League 2025/2026. Berstatus sebagai tim promosi, mereka dipastikan terdegradasi setelah kalah 0-1 saat menjamu Manchester City pada pekan 34. The Clarets menyusul Wolverhampton Wanderers yang telah lebih dahulu turun kasta.
Burnley memang kesulitan untuk meraih poin dalam 34 laga pertama di ajang ini. Sebelum resmi terdegradasi, mereka bahkan hanya mencatatkan empat kemenangan. Jumlah itu hanya unggul dari Wolves yang berada di peringkat terakhir.
1. Burnley mengalahkan Sunderland dengan skor 2-0 pada pekan kedua
Burnley mampu langsung bangkit usai kalah telak 0-3 dari Tottenham Hotspur pada pekan perdana. Pada pekan kedua, mereka meraih poin penuh saat menjamu sesama tim promosi, Sunderland. The Clarets menutup duel di atas lapangan dengan keunggulan dua gol tanpa balas.
Setelah tak ada gol yang tercipta pada babak pertama, Burnley mampu membuka keunggulan 2 menit usai babak kedua dimulai. Josh Cullen menjebol gawang Robin Roefs dengan sepakan kaki kanan pada menit 47, yang sekaligus membuatnya sebagai pencetak gol pertama Burnley di ajang ini. Lalu, satu gol lainnya tercipta melalui Jaidon Anthony dengan skema counter attack.
2. Burnley raih tiga poin saat menjamu Leeds United
Setelah kemenangan pertama, Burnley meraih 1 hasil imbang dan 4 kalah dalam 5 laga berikutnya. Barulah The Clarets kembali merasakan kemenangan pada pekan 8. Skuad besutan Scott Parker tampil apik di markas sendiri dan unggul 2-0 atas Leeds United.
Lesley Ugochukwu membuka keunggulan bagi tuan rumah pada menit 18. Ia melakukannya dengan tandukan kepala memanfaatkan assist Kyle Walker. Lalu, Loum Tchaouna mencetak gol kedua melalui sepakan kaki kiri pada menit 68.
3. Burnley menang dramatis di markas Wolverhampton Wanderers
Burnley memulai laga dengan begitu baik ketika mendatangi markas Wolverhampton Wanderers pada pekan 9. Dua gol Zian Flemming pada menit 14 dan 30 membuat The Clarets unggul 2-0 sebagai tim tamu. Namun, tuan rumah menunjukkan perjuangan keras hingga mampu menyamakan kedudukan lewat aksi Jorgen Strand Larsen (42’) dan Marshall Munetsi (45+4’) sebelum babak pertama berakhir.
Pertandingan di Molineux Stadium tersebut hampir berakhir imbang 2-2. Namun, Lyle Foster muncul sebagai pahlawan kemenangan bagi Burnley. Memanfaatkan assist Hannibal, ia melepaskan sepakan kaki kiri yang bersarang di gawang Wolves pada menit 90+5.
4. Burnley permalukan Crystal Palace pada pekan 26
Burnley harus menunggu cukup lama untuk meraih kemenangan keempat. Setelah kemenangan ketiga terjadi pada 26 Oktober 2025, kemenangan berikutnya baru datang pada 11 Februari 2026. Kali ini, tim yang ditaklukkan The Clarets ialah Crystal Palace pada pekan 26.
The Clarets tak mampu berbuat banyak pada awal-awal laga hingga tertinggal 0-2 lebih dahulu. Menariknya, sosok yang mencetak dua gol itu ialah Jorgen Strand Larsen, pemain yang juga membobol gawang Burnley saat masih membela Wolverhampton Wanderers pada paruh pertama. Namun, tim tamu menunjukkan tekad kuat hingga mampu membalikkan keadaan menjadi 3-2 lewat gol Hannibal, Jaidon Anthony, dan Jefferson Lerma.
Perjalanan Burnley di Premier League 2025/2026 memang penuh tantangan sejak awal. Minimnya konsistensi dan sulitnya mengamankan poin membuat mereka tak mampu keluar dari tekanan di papan bawah hingga akhirnya harus menerima kenyataan pahit terdegradasi. Dengan demikian, The Clarets mengulangi kiprah mereka pada 2023/2024 dengan gagal bersaing sebagai tim promosi. Mampukah mereka meraih tiket promosi pada musim depan?


















