Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

6 Kemenangan Pertama Timnas Italia Lewat Adu Penalti

6 Kemenangan Pertama Timnas Italia Lewat Adu Penalti
ilustrasi penalti (pixabay.cm/planet_fox)
Intinya Sih
  • Italia mencatat enam kemenangan lewat adu penalti, termasuk di Euro 2000, Piala Dunia 2006, Euro 2012, Piala Konfederasi 2013, dan dua laga penting di Euro 2020.
  • Kemenangan paling bersejarah terjadi saat Italia menumbangkan Prancis di final Piala Dunia 2006 serta Inggris di final Euro 2020 yang membawa mereka meraih trofi bergengsi.
  • Meski punya rekor manis dalam adu penalti, tren positif Italia terhenti pada Maret 2026 setelah kalah dari Bosnia dan Herzegovina di final play-off Kualifikasi Piala Dunia.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Italia kalah dari Bosnia dan Herzegovina lewat adu penalti pada final play-off Kualifikasi Piala Dunia 2026. Ini merupakan kali kedelapan mereka tumbang dengan cara seperti itu. Sebelumnya, Azzurri merasakannya pada laga perebutan tempat ketiga Euro 1980, semifinal Piala Dunia 1990, final Piala Dunia 1994, perempat final Piala Dunia 1998, perempat final Euro 2008, semifinal Piala Konfederasi 2013, dan perempat final Euro 2016.

Namun, tidak semua babak tos-tosan selalu berujung menyakitkan untuk Italia. Publik pasti ingat perjuangan mereka pada final Piala Dunia 2006 dan Euro 2020 hingga akhirnya sukses mengangkat trofi. Itu merupakan 2 dari 6 momen kemenangan Italia melalui adu penalti per jeda internasional Maret 2026. Empat lainnya terjadi pada semifinal Euro 2000, perempat final Euro 2012, perebutan tempat ketiga Piala Konfederasi 2013, dan semifinal Euro 2020.

1. Italia mengalahkan Belanda pada semifinal Euro 2000

Kemenangan pertama Italia lewat adu penalti terjadi pada semifinal Euro 2000 (29/6/2000). Mereka mengalahkan tuan rumah, Belanda. Francesco Toldo berhasil menahan eksekusi Frank de Boer serta Paul Bosvelt dan sepakan Jaap Stam melenceng. Itu membuat kegagalan Paolo Maldini sebagai eksekutor keempat Italia menjadi tidak berarti. Toldo menjadi bintang pada laga ini. Sebab, ia juga menggagalkan dua eksekusi penalti yang dilakukan de Boer dan Patrick Kluivert pada waktu normal. Sayangnya, Italia gagal menjadi juara usai kalah dari Prancis pada final akibat golden goal.

2. Italia berhasil membalaskan dendam kepada Prancis pada final Piala Dunia 2006

Setelah Euro 2000, Italia kembali berjumpa Prancis pada final di Piala Dunia 2006 (9/7/2006). Mereka berhasil menjadi juara untuk keempat kalinya usai menang lewat adu penalti. David Trezeguet merupakan pemain satu-satunya pemain yang gagal mencetak gol. Menariknya, penyerang yang saat itu membela Juventus tersebut merupakan pencipta golden goal pada final Euro 2000. Italia dan Prancis imbang 1-1 selama 120 menit pada final Piala Dunia 2006. Prancis unggul dulu melalui tendangan penalti Zinedine Zidane pada menit 7 dan Italia menyamakan kedudukan lewat tandukan Marco Materazzi pada menit 19.

3. Italia menang atas Inggris pada perempat final Euro 2012

Italia berjumpa Inggris pada perempat final Euro 2012 (24/6/2012). Kedua tim sama-sama gagal mencetak gol pada waktu normal. Saat adu penalti, Italia tertinggal dulu usai eksekusi eksekutor keduanya, Riccardo Montolivo, melenceng. Skor kembali imbang setelah Ashley Young yang bertugas sebagai algojo keempat Inggris mengalami hal yang sama. Gianluigi Buffon lantas berhasil menahan tembakan Ashley Cole. Italia pun akhirnya menang setelah Alessandro Diamanti menaklukkan Joe Hart.

4. Italia menempati peringkat ketiga di Piala Konfederasi 2013 usai mengalahkan Uruguay

Italia gagal melaju ke final Piala Konfederasi 2013 setelah kalah adu penalti dari Spanyol saat semifinal (27/6/2013). Mereka kemudian bertemu Uruguay untuk memperebutkan tempat ketiga (30/6/2013) dan berhasil memenangkannya lewat adu penalti. Gianluigi Buffon menahan tendangan Diego Forlan, Martin Caceres, dan Walter Gargano. Sementara, Mattia De Sciglio menjadi satu-satunya yang gagal mencetak gol di kubu Italia. Kedua tim imbang 2-2 pada waktu normal. Italia sempat unggul dua kali berkat gol Davide Astori (24’) dan Alessandro Diamanti (73’). Uruguay menyamakan kedudukan melalui Edinson Cavani (58’, 78’).

5. Italia melaju ke final Euro 2020 usai menang atas Spanyol

Italia membuat kejutan pada semifinal Euro 2020 (6/7/2021). Mereka menyingkirkan tim favorit juara, Spanyol, lewat adu penalti. Manuel Locatelli yang menjadi algojo pertama Italia sebetulnya gagal mencetak gol. Beruntung, Dani Olmo yang mengemban tugas yang sama di pihak Spanyol juga bernasib serupa. Italia akhirnya menang setelah Gianluigi Donnarumma menebak arah tembakan Alvaro Morata. Kedua tim seri 1-1 pada waktu normal. Italia mencetak gol lebih dulu melalui Federico Chiesa (60’) dan Spanyol menyamakan kedudukan lewat Alvaro Morata (80’).

6. Italia menjuarai Euro 2020 dengan menumbangkan Inggis

Italia keluar sebagai juara Euro 2020 usai mengalahkan Inggris lewat adu penalti (11/7/2021). Bermain di Wembley Stadium, Italia kebobolan pada menit kedua akibat gol Luke Shaw. Mereka menyamakan kedudukan melalui Leandro Bonucci pada menit 67. Pada adu penalti, Italia juga tertinggal dulu setelah penendang keduanya, Alessandro Belotti, gagal mencetak gol. Skor kembali imbang usai sepakan algojo ketiga Inggris, Marcus Rashford, tidak menemui sasaran. Federico Bernardeschi lantas membawa Italia berbalik memimpin. Gianluigi Donnarumma kemudian menyelamatkan tendangan Jadon Sancho. Pesta juara Italia tertahan karena Jorginho juga tidak mampu mencetak gol. Kepastian tersebut akhirnya terjadi setelah Donnarumma menebak eksekusi Bukayo Saka.

Italia menang adu penalti dua kali beruntun yang menghasilkan trofi Euro 2020. Nahas, tren positif tersebut terhenti pada 31 Maret 2026. Mereka gagal bermain di Piala Dunia 2026 karena kalah dari Bosnia dan Herzegovina. Lantas, apa hasil yang bakal Italia raih ketika melakoni adu penalti berikutnya?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Gagah N. Putra
EditorGagah N. Putra
Follow Us

Latest in Sport

See More