Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

3 Pelatih Italia yang Mentas di Piala Dunia 2026, Ada Carlo Ancelotti!

3 Pelatih Italia yang Mentas di Piala Dunia 2026, Ada Carlo Ancelotti!
ilustrasi bola (pixabay.com/jordanwahba)
Intinya Sih
  • Italia gagal lolos ke Piala Dunia 2026 setelah kalah adu penalti dari Bosnia dan Herzegovina, menandai kegagalan ketiga beruntun tampil di ajang tersebut.
  • Tiga pelatih asal Italia tetap hadir di Piala Dunia 2026: Carlo Ancelotti bersama Brasil, Fabio Cannavaro memimpin Uzbekistan, dan Vincenzo Montella menukangi Turki.
  • Ketiganya membawa tim dengan performa positif menuju turnamen, menjadikan mereka representasi Italia di panggung dunia meski Gli Azzurri absen.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Timnas Italia harus mengubur mimpi bermain di Piala Dunia 2026. Pada partai penentu kontra Bosnia dan Herzegovina, Italia menderita kekalahan via adu penalti dengan skor 1-4. Ini membuat Gli Azzurri gagal lolos ke Piala Dunia untuk yang ketiga kalinya secara beruntun. 

Kendati demikian, kehadiran Italia tidak benar-benar nihil di Piala Dunia 2026. Meski Timnas Italia gagal lolos, representasi Italia ada di balik kursi kepelatihan. Terdapat tiga juru taktik asal Italia yang akan memimpin tim nasional negara lain di turnamen musim panas nanti. Siapa saja mereka? Simak di bawah ini.

1. Brasil menjadi kandidat juara Piala Dunia 2026 di bawah asuhan Carlo Ancelotti

Carlo Ancelotti akan memimpin Brasil di Piala Dunia 2026. Sejak ditunjuk sebagai pelatih pada Mei 2025 lalu, juru taktik berusia 66 tahun ini memberikan nyawa baru bagi tim Samba. Sebagai sosok berpengalaman, hal ini dibutuhkan Brasil yang dihuni banyak pemain bintang.

Brasil sendiri memastikan kelolosan ke Piala Dunia 2026 pada Juni 2025 lalu. Pada kualifikasi zona CONMEBOL, Brasil finis di peringkat kelima dengan 28 poin. Dalam 4 pertandingan kualifikasi yang dipimpin Ancelotti, Brasil meraih 3 kali menang dan 1 kali imbang. 

Secara keseluruhan, Ancelotti telah memimpin sepuluh pertandingan. Secara rinci, Brasil mampu mendulang 5 kemenangan, 2 keimbangan, dan 3 kekalahan. Dengan catatan ini, Brasil punya modal kuat untuk kompetitif di Piala Dunia 2026. Brasil tergabung di Grup C bersama Maroko, Haiti, dan Skotlandia. Dengan lawan-lawan ini, Brasil berpotensi bisa lolos ke fase gugur.

2. Fabio Cannavaro akan memimpin Uzbekistan di Piala Dunia 2026

Sejarah tercipta ketika Uzbekistan memastikan satu tiket ke Piala Dunia 2026. Kepastian ini diperoleh setelah menuntaskan ronde ketiga kualifikasi zona Asia pada Juni 2025. Uzbekistan lolos otomatis setelah finis kedua dengan 21 poin, terpaut dua angka dari Iran yang memuncaki Grup A.

Kendati Uzbekistan menyegel kelolosan dengan pelatih lain, tim berjuluk White Wolves ini akan menjalani Piala Dunia 2026 bersama dengan Fabio Cannavaro sebagai pelatih. Kapten Timnas Italia saat juara Piala Dunia 2006 ini menukangi Uzbekistan sejak Oktober 2025 lalu. 

Per Maret 2026, Cannavaro telah memimpin Uzbekistan dalam enam pertandingan. Tercatat, Uzbekistan berhasil meraih 5 kemenangan dan hanya 1 kali kalah. Laju positif ini menjadi bekal penting tim menuju Piala Dunia 2026. Sebab, Uzbekistan berada di Grup K yang relatif sulit. Uzbekistan akan bersaing dengan Kolombia, Portugal, dan Republik Demokratik Kongo. 

3. Vincenzo Montella membawa Turki lolos ke Piala Dunia setelah 24 tahun

Turki mengakhiri penantian selama 24 tahun untuk kembali berpartisipasi di Piala Dunia 2026. Sejak meraih peringkat ketiga pada edisi 2002 lalu, Turki kesulitan untuk lolos. Turki memastikan kelolosan setelah menang 1-0 atas Kosovo di final play-off kualifikasi zona Eropa pada 1 April 2026. 

Vincenzo Montella menjadi otak di balik keberhasilan Turki melenggang ke Piala Dunia 2026. Sejak melatih pada 2023 lalu, Montella memberikan nyawa baru dalam permainan tim. Meski mengalami performa naik turun, sang juru taktik mampu memanfaatkan talenta muda yang tengah bersinar. Ini membuat Turki punya peluang berbicara banyak di Piala Dunia 2026.

Arsitek berusia 51 tahun tersebut juga telah terbukti di kompetisi mayor. Sebelumnya, Turki mencapai perempat final Euro 2024. Meski harus memastikan hingga babak akhir kualifikasi Piala Dunia 2026, Turki besutan Montella tampil dengan menjanjikan. Dari 8 laga, Turki menang 6 kali, imbang 2 kali, dan kalah 1 kali. Ini menunjukkan kesiapan Turki untuk berkompetisi nanti. Turki tergabung di Grup D bersama dengan Amerika Serikat, Paraguay, dan Australia.

Tiga pelatih di atas akan mewakili Italia di Piala Dunia 2026. Meski sangat disayangkan Timnas Italia tidak lolos, mereka menjadi representasi yang akan berkompetisi pada musim panas nanti. Menarik ditunggu sejauh mana kiprah juru taktik tersebut di Piala Dunia 2026 nanti.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Gagah N. Putra
EditorGagah N. Putra
Follow Us

Latest in Sport

See More