Keperkasaan Arsenal di Liga Champions: Cetak 20 Gol, Kebobolan 2 Kali

- Arsenal mencetak sejarah dengan menang tujuh kali beruntun di Liga Champions, mengalahkan tim-tim besar seperti Athletic Bilbao, Atletico Madrid, dan Bayern Muenchen.
- Arsenal produktif dengan 20 gol dan minim kebobolan hanya dua gol, memastikan tempat di babak 16 besar tanpa melalui play-off.
- Kemenangan atas Inter membuat Arsenal naik ke posisi 21 poin di klasemen sementara, memastikan mereka melaju langsung ke 16 besar Liga Champions.
Jakarta, IDN Times - Arsenal tampil nyaris sempurna di fase liga Liga Champions 2025/26. Selain mencatatkan 100 persen kemenangan dalam tujuh laga di fase liga, Arsenal juga mencatatkan rekor impresif.
Inter Milan menjadi korban terbaru Arsenal. Meski main di Giuseppe Meazza pada matchday 7, Rabu (21/1/2026) dini hari WIB, Arsenal mampu meraih kemenangan dengan skor mencolok, 3-1. Kemenangan ini menegaskan dominasi Arsenal di musim ini yang terus bertahan.
1. Pertama kali menang tujuh kali beruntun di Liga Champions
Kemenangan atas Inter membawa Arsenal menorehkan sejarah di Liga Champions. Untuk pertama kalinya sepanjang partisipasi di kompetisi kasta tertinggi Eropa tersebut, mereka mampu menang tujuh kali beruntun.
Dalam perjalanannya, Arsenal juga mampu mengalahkan tim-tim besar. Sebelum Inter, Athletic Bilbao, Atletico Madrid, hingga Bayern Munich, sudah jadi korban mereka.
2. Arsenal produktif dan tangguh di lini belakang
Tidak cuma menang tujuh kali beruntun, Arsenal juga produktif dan minim kebobolan di Liga Champions. Total, mereka sudah menorehkan 20 gol, dan hanya kebobolan dua kali.
Atletico jadi tim yang paling banyak Arsenal bobol, empat kali. Sementara, dua tim yang sejauh ini sukses membobol gawang Arsenal adalah Bayern dan Inter.
3. Jadi tim pertama yang lolos ke babak 16 besar
Kemenangan atas Inter membuat Arsenal mengoleksi 21 poin di klasemen sementara fase liga Liga Champions 2025/26. Berkat torehan ini, Arsenal dipastikan melaju ke babak 16 besar, tanpa melalui play-off.
Catatan 21 poin milik Arsenal ini sudah tak mungkin terkejar lagi oleh Inter yang ada di posisi sembilan, karena tersisa satu laga lagi.


















