Ketika Messi Diabadikan Jadi Nama Tumbuhan Baru di Peru

Spesies tumbuhan endemik baru di Pegunungan Andes, Peru, dinamai Salvia messii untuk menghormati Lionel Messi dan dipublikasikan dalam studi akademis.
Penamaan Salvia messii mengikuti tata nama botani internasional berbahasa Latin; risetnya dipimpin Paul Gonzalez bersama Rolando Uria dan Jean Capcha-Ramos.
Salvia messii tumbuh di lereng kering berbatu pada ketinggian 2.000–2.400 mdpl, berbunga biru muda-putih, berpotensi bermanfaat, tetapi tergolong terancam punah.
Jakarta, IDN Times - Nama Lionel Messi diabadikan sebagai nama spesies tumbuhan baru yang ditemukan di Pegunungan Andes, Peru. Tumbuhan endemik tersebut diberi nama Salvia messii sebagai bentuk penghormatan kepada pemain dengan julukan La Pulga itu.
Penemuan spesies tumbuhan ini dipublikasikan dalam sebuah studi akademis. Salvia messii merupakan tumbuhan khas yang hanya ditemukan di kawasan Pegunungan Andes, tepatnya di wilayah Peru bagian tengah dan selatan.
1. Nama yang sudah mengikuti aturan tata nama internasional
Nama tersebut mengikuti aturan tata nama botani internasional yang menggunakan bahasa Latin. Dalam proses penamaannya, huruf i ditambahkan pada akhir nama belakang sebagai penanda penghormatan kepada sosok yang namanya digunakan. Salvia messii secara harfiah dapat diartikan sebagai tumbuhan Messi.
Penelitian mengenai Salvia messii, termasuk keputusan untuk menggunakan nama Messi, dipimpin Paul Gonzalez dari Museum Sejarah Alam Universitas Nasional San Marcos. Ia bekerja bersama peneliti asal Argentina, Rolando Uria, serta ahli biologi Jean Capcha-Ramos dari Huarango Nature.
2. Sebuah tumbuhan yang memiliki manfaat
Dikutip dari The New York Times, Salvia messii termasuk dalam famili mint atau Lamiaceae. Sejumlah tumbuhan dalam kelompok ini dikenal memiliki kandungan yang berpotensi memberikan manfaat antioksidan, antiinflamasi, dan antiseptik.
Tumbuhan tersebut dapat tumbuh hingga mencapai ketinggian 1,5 meter. Salvia messii juga memiliki kemampuan beradaptasi dengan kondisi lingkungan ekstrem sehingga mampu bertahan hidup di lereng pegunungan yang berbatu dan kering.
Spesies ini ditemukan pada ketinggian sekitar 2.000 hingga 2.400 meter di atas permukaan laut (mdpl). Bunganya berwarna biru muda dan putih, menyerupai warna seragam Timnas Argentina. Meski mampu bertahan di lingkungan yang keras, Salvia messii diklasifikasikan sebagai spesies yang terancam punah.
3. Messi tambah daftar pesepak bola yang diabadikan dalam nama spesies
Penggunaan nama Lionel Messi untuk spesies tumbuhan baru menambah daftar pesepak bola yang namanya diabadikan dalam dunia flora dan fauna. Sebelumnya, nama Vozinha, kiper Timnas Tanjung Verde, digunakan untuk menamai spesies moluska laut baru oleh peneliti asal Spanyol, Jesús Ortea.
Selain itu, nama mantan kiper Real Madrid, Keylor Navas, juga pernah diabadikan dalam nama spesies siput laut berukuran kecil pada 2019.
Kini, nama Lionel Messi turut tercatat dalam dunia ilmiah melalui Salvia messii, spesies tumbuhan endemik yang berasal dari kawasan Pegunungan Andes di Peru.





















