Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

4 Kiper yang Meraih Golden Glove EPL dalam 3 Musim Beruntun

4 Kiper yang Meraih Golden Glove EPL dalam 3 Musim Beruntun
ilustrasi kiper dengan bola (pixabay.com/planet_fox)

English Premier League (EPL) memiliki penghargaan Golden Glove atau Sarung Tangan Emas yang diberikan khusus bagi kiper yang mencatat clean sheet atau nirbobol terbanyak dalam semusim. Sebagian kiper top EPL tidak hanya meraih anugerah Golden Glove EPL sekali, tetapi 3 kali dalam 3 musim beruntun. Dalam sejarahnya, hanya ada empat kiper yang mampu menorehkan pencapaian tersebut.

Berikut empat kiper yang meriah Golden Glove EPL dalam 3 musim beruntun.

1. Pepe Reina memenangkan penghargaan Golden Glove EPL pada 2005/2006--2007/2008

Pepe Reina memulai kiprahnya di Premier League kala direkrut Liverpool pada Juli 2005. Ia langsung menggeser Jerzy Dudek dari posisi kiper utama The Reds. Reina membuktikan kualitasnya sebagai kiper papan atas sejak musim pertamanya di Liverpool.

Ia memenangkan penghargaan Golden Glove dengan mencatat 20 nirbobol dan kebobolan 21 kali dalam 33 laga EPL 2005/2006. Reina mampu mempertahankan anugerah tersebut kala menorehkan 19 nirbobol dan 23 kebobolan dalam 35 laga EPL 2006/2007. Ia sukses menyabet penghargaan Golden Glove untuk ketiga kalinya secara beruntun kala mencatat 18 clean sheet dan kebobolan 28 gol dalam 38 pertandingan EPL 2007/2008.

2. Joe Hart menyabet anugerah Golden Glove EPL pada 2010/2011--2012/2013

Joe Hart merupakan kiper Timnas Inggris jebolan akademi Manchester City. Ia mulai mendapat kepercayaan tampil sebagai kiper utama Manchester City sejak 2007/2008. Hart mulai menunjukkan performa solid sebagai penjaga gawang kala memenangkan penghargaan Golden Glove EPL pada 2010/2011--2012/1013.

Ia mencatat 18 nirbobol dan kebobolan 33 gol dalam 38 pertandingan EPL 2010/2011. Hart kemudian mengantarkan Manchester City meraih gelar juara EPL 2011/2012 dan memenangkan Golden Glove EPL lewat torehan 17 clean sheet dan 29 kebobolan. Ia meraih penghargaan Golden Glove EPL tiga kali secara beruntun usai mencatat 17 nirbobol dan kebobolan 29 kali pada 2012/2013.

3. Ederson Moraes meraih Golden Glove EPL pada 2019/2020--2021/202

Ederson Moraes menjadi salah satu rekrutan terbaik Manchester City era Pep Guardiola pada musim panas 2017. Kiper asal Brasil itu didatangkan dari Benfica dengan harga cukup mahal sebesar 40 juta euro atau Rp824 miliar. Ederson langsung mengantarkan Manchester City meraih gelar juara EPL 2017/2018 dan 2018/2019.

Ia kemudian memenangkan penghargaan Golden Glove EPL kala mencatat 16 nirbobol dan 28 kebobolan dalam 35 pertandingan pada 2019/2020. Sayangnya, Manchester City gagal menjuarai EPL pada musim tersebut. Ederson kembali meraih Golden Glove usai mencatat 16 clean sheet sekaligus menjuarai EPL 2020/2021. Ia lalu menyabet anugerah Golden Glove untuk ketiga kalinya kala mencatat 20 nirbobol dan 26 kebobolan dalam 37 laga saat menjuarai EPL 2021/2022.

4. David Raya memenangkan Golden Glove EPL 2023/2024--2025/2026

David Raya awalnya didatangkan Arsenal dari Brentford pada Agustus 2023. Ia langsung menunjukkan performa apik dengan catatan 16 nirbobol dan 24 kebobolan dalam 32 laga EPL 2023/2024. Raya memenangkan penghargaan Golden Glove EPL berkat rekor tersebut. Ia kemudian dipermanenkan Arsenal pada musim panas 2024.

Raya kembali meraih Golden Glove EPL untuk kedua kalinya dengan catatan 13 clean sheet dan 34 kebobolan dalam 38 laga 2024/2025. Ia sukses mempertahankan anugerah tersebut untuk ketiga kalinya dengan menorehkan 19 nirbobol dan 26 kebobolan dalam 37 laga EPL 2025/2026 per pekan 37.

Keempat kiper di atas telah membuktikan kualitasnya dengan meraih penghargaan Golden Glove 3 kali dalam 3 musim beruntun. Joe Hart dan Ederson sama-sama memenangkan penghargaan tersebut kala berseragam Manchester City. Reina mengalami peningkatan dalam kariernya usai berseragam Liverpool dan memenangkan 3 Golden Glove dalam 3 musim beruntun pada 2005/2006--2007/2008. Di sisi lain, David Raya menjadi faktor kunci Arsenal kala bersaing di papan atas EPL sejak bergabung pada musim panas 2023.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Atqo Sy
EditorAtqo Sy

Related Articles

See More

Koleksi Trofi Leon Goretzka bersama Bayern Munich, Resmi Berpisah!

20 Mei 2026, 12:38 WIBSport