Klaim PSSI: Ketepatan Keputusan Wasit di Super League Capai 90,1 Persen

- Komite Wasit PSSI melaporkan peningkatan ketepatan keputusan wasit yang kini menembus lebih dari 90 persen, disampaikan dalam diskusi di GBK Arena pada 23 April 2026.
- Super League mencatat ketepatan keputusan wasit sebesar 90,1 persen pada musim 2025/26, meningkat dari 89,8 persen di musim sebelumnya setelah penerapan VAR.
- Championship juga mengalami lonjakan akurasi hingga 91,7 persen berkat penggunaan VAR, sementara PSSI menegaskan komitmen untuk terus mengedukasi dan mengembangkan kualitas wasit.
Jakarta, IDN Times - Komite Wasit PSSI memaparkan temuan mengenai persentase ketepatan keputusan wasit. Dalam penjelasannya, ada peningkatan ketepatan yang menembus angka lebih dari 90 persen.
Pemaparan itu diberikan dalam acara diskusi di GBK Arena, Kamis (23/4/2026). Peningkatan ketepatan keputusan wasit ini tak hanya terjadi di Super League, tetapi juga di Championship.
1. Ketepatan keputusan wasit di Super League capai 90,1 persen

Untuk Super League, pada musim 2024/25 ketika Video Assistant Referee (VAR) baru diterapkan, ketepatan keputusan wasit mencapai 89,8 persen. Dari total 225 insiden, sebanyak 202 di antaranya dinilai dengan benar.
Masuk ke musim 2025/26, ketepatan keputusan itu meningkat jadi 90,1 persen dalam 28 laga. Jika dihitung dari pertengahan musim, persentasenya bahkan mencapai 93,9 persen. Jumlahnya meningkat.
2. Peningkatan ketepatan keputusan juga terjadi di Championship

Tidak cuma di Super League, peningkatan ketepatan keputusan wasit juga terjadi di Championship (Liga 2). Musim lalu, sebelum ada VAR, persentase ketepatan keputusan wasit mencapai 75 persen.
Sekarang, setelah ada VAR, persentase ketepatan keputusan wasit di Championship mencapai 91,7 persen hingga pekan 25. Jika dihitung dari pertengahan musim, ketepatan itu mencapai 93,1 persen.
3. Edukasi tetap akan dilanjutkan

Ketua Komite Wasit PSSI, Yoshimi Ogawa, mengaku senang dengan adanya peningkatan persentase ketepatan keputusan wasit musim ini. Namun, bukan berarti dia akan bersantai. Edukasi harus tetap ada.
"Jika dibandingkan kita bisa melihat adanya peningkatan ketepatan keputusan wasit. Meski begitu, masih ada beberapa kesalahan. Karena itu, kami dari PSSI akan terus mengedukasi dan mengembangkan wasit ke depannya," ujar Ogawa kepada awak media.


















