Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Klub EPL yang Pernah Kalah dari Tim League Two, Arsenal Terbaru!
ilustrasi suasana dalam stadion Arsenal (unsplash.com/Nelson Ndongala)
  • Arsenal tersingkir dari Carabao Cup 2026 setelah imbang 1-1 melawan Fleetwood Town dan kalah 3-5 adu penalti; Max Dowman mendapat kartu merah.
  • Manchester United kalah 11-12 adu penalti dari Grimsby Town pada Carabao Cup 2025, sementara Brentford disingkirkan Gillingham lewat adu penalti pada 2022.
  • Tottenham kalah 0-1 dari Grimsby Town di Piala Liga 2005, sedangkan Leicester City takluk 1-2 dari Newport County pada FA Cup 2019.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Kalah dari sesama klub Premier League mungkin sudah biasa dalam sepakbola Inggris. Namun, ceritanya bakal berbeda ketika tim sekelas Arsenal justru tersingkir dari Carabao Cup setelah menghadapi klub kasta keempat. Jarak kualitas pemain antara keduanya bener-bener tidak masuk akal jika melihat kekalahan tersebut. Menariknya, dalam sejarah sepak bola Inggris ternyata ada klub EPL lainnya yang pernah merasakan kekalahan yang sama seperti The Gunners.

1. Arsenal disingkirkan oleh Fleetwood Town melalui drama adu penalti

Arsenal menjadi korban terbaru setelah tersingkir dari Fleetwood Town pada putaran keempat Carabao Cup, Selasa (27/10/2026). Bermain di Highbury Stadium, The Gunners harus puas bermain imbang 1-1 selama waktu normal sebelum kalah 3-5 dalam adu penalti. Hasil sudah menjadi kejutan mengingat Arsenal merupakan juara bertahan EPL, sedangkan Fleetwood berkompetisi di League Two.

Fleetwood membuka keunggulan melalui Aaron Loupalo-Bi pada menit ke-21 sebelum Viktor Gyokeres menyamakan skor lima menit setelah babak kedua dimulai. Situasi Arsenal semakin sulit setelah pemain muda Max Dowman mendapat kartu merah pada menit ke-86, sementara Bruno Guimarães gagal mengeksekusi penalti dalam adu tos-tosan. Fleetwood akhirnya memastikan kemenangan lewat tendangan Conor Haughey sekaligus mengamankan tiket ke perempat final.

2. Manchester United dibuat tidak berdaya oleh Grimsby Town pada Agustus 2025

Manchester United pernah mengalami malam yang jauh dari kata menyenangkan ketika menghadapi Grimsby Town pada putaran kedua Carabao Cup 2025. Bermain di Blundell Park, Setan Merah sempat tertinggal dua gol sebelum akhirnya menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Namun, kebangkitan tersebut belum cukup untuk menyelamatkan mereka dari kekalahan 11-12 melalui adu penalti.

Charles Vernam dan Tyrell Warren membawa Grimsby unggul pada babak pertama, sedangkan Bryan Mbeumo dan Harry Maguire mencetak gol balasan untuk Manchester United. Drama berlanjut hingga adu penalti panjang yang membuat sejumlah pemain dari kedua tim harus bergantian menjadi eksekutor. Grimsby akhirnya keluar sebagai pemenang dalam salah satu kejutan paling sensasional di Carabao Cup musim tersebut.

3. Brentford tersingkir meski sudah unggul lebih dulu atas Gillingham

Brentford juga pernah merasakan sesaknya disingkirkan klub League Two ketika menghadapi Gillingham pada putaran ketiga Carabao Cup 2022. The Bees sebenarnya memulai pertandingan dengan baik setelah Ivan Toney mencetak gol pembuka pada menit ketiga. Namun, mereka gagal mempertahankan keunggulan dan harus mengakhiri pertandingan dengan skor imbang 1-1.

Gillingham menyamakan kedudukan melalui Mikael Mandron pada menit ke-75, memanfaatkan umpan Alex MacDonald. Brentford terus berusaha mencari gol kemenangan, tetapi pertahanan Gillingham mampu bertahan hingga pertandingan berlanjut ke adu penalti. Gillingham akhirnya menang 6-5 setelah Mikkel Damsgaard gagal menuntaskan tendangan penalti keenam Brentford.

4. Tottenham Hotspur dipermalukan Grimsby Town di kandang lawan

Tottenham Hotspur pernah mengalami kejutan serupa saat menghadapi Grimsby Town pada putaran kedua Piala Liga 2005. Kala itu, Grimsby masih berkompetisi di kasta keempat sepak bola Inggris, sementara Tottenham merupakan tim papan atas Premier League. Pertandingan yang berlangsung di Blundell Park tersebut berakhir dengan kemenangan tipis 1-0 bagi tuan rumah.

Tottenham menurunkan sejumlah pemain berpengalaman, termasuk Paul Robinson, Ledley King, Michael Carrick, Jermain Defoe, dan Robbie Keane. Sayangnya, mereka gagal memanfaatkan peluang untuk mencetak gol dan justru kebobolan menjelang akhir pertandingan. Jean-Paul Kalala menjadi penentu kemenangan Grimsby setelah mencetak gol pada menit ke-89, sekaligus memastikan Tottenham tersingkir dari kompetisi tersebut.

5. Leicester City tersingkir setelah Newport County mencetak gol penentu di penghujung laga

Leicester City menjadi korban terakhir pada daftar ini ketika menghadapi Newport County di FA Cup 2019. Newport yang saat itu bermain di League Two, tetapi mampu mengalahkan Leicester yang berkompetisi di EPL dengan skor 2-1. Hasil tersebut memastikan langkah Leicester terhenti pada putaran ketiga.

Jamille Matt membawa Newport unggul pada babak pertama sebelum Rachid Ghezzal menyamakan kedudukan menjelang akhir pertandingan. Ketika laga tampak akan berakhir imbang dan memaksa dilakukannya leg 2, Padraig Amond justru mencetak gol kemenangan melalui tendangan penalti pada menit-menit akhir.

Lima pertandingan di atas membuktikan bahwa status sebagai klub EPL bukan jaminan untuk selalu bisa menang. Arsenal, Manchester United, Brentford, Tottenham Hotspur, dan Leicester City sama-sama pernah merasakan kejutan dari klub kasta keempat. Justru hasil-hasil tak terduga seperti inilah yang membuat sepakbola Inggris selalu menarik untuk diikuti.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article