Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

6 Klub Liga Top Eropa yang Tembus Kasta Tertinggi usai Lama Degradasi

6 Klub Liga Top Eropa yang Tembus Kasta Tertinggi usai Lama Degradasi
ilustrasi bola (unsplash.com/benhershey)
Share Article

Pada awal 2026/2027, terlihat sejumlah klub promosi di kasta tertinggi liga top Eropa yang tampil cukup mengesankan. Menariknya, terdapat enam klub liga top Eropa yang berhasil kembali ke divisi utama setelah mengarungi perjalanan panjang dan kegagalan kembali selama belasan hingga puluhan tahun. Berikut daftar lengkap klubnya.

  1. 1. Deportivo La Coruna habiskan 8 tahun sebelum kembali ke LaLiga

    Deportivo La Coruna akhirnya sukses tembus ke LaLiga setelah perjuangan selama 8 tahun lamanya. Klub asal La Coruna ini terdepak dari kasta tertinggi liga Spanyol pada 2017/2018 setelah duduk di peringkat ke-18. Alih-alih kembali, klub berjuluk Super Depor ini justru kembali terjungkal ke divisi ketiga dan baru kembali ke LaLiga2 pada 2023/2024. Setelah perjuangan panjang, Deportivo akhirnya kembali ke LaLiga pada 2025/2026. 

  2. 2. Malaga harus berjuang selama 8 tahun untuk kembali ke LaLiga

    Senasib dengan Deportivo La Coruna, Malaga juga sudah tersungkur dari LaLiga pada 2017/2018. Klub asal Andalusia ini harus berjuang keras untuk dapat kembali berlaga di kasta tertinggi Liga Spanyol. Sayang, mereka sempat terdepak dari LaLiga2 dan 2022/2023. Tak lama, Malaga mampu bangkit dan kembali ke Segunda Division hingga promosi ke LaLiga pada 2025/2026 usai mengalahkan Almeria di laga playoff

  3. 3. Hull City habiskan waktu 9 tahun untuk berlaga kembali di EPL

    Hull City sempat mengalami naik turun kasta pada era 2000 hingga 2010-an. Kondisi tersebut berakhir pada 2016/2017 setelah dipastikan tersingkir karena duduk di posisi ke-18 klasemen akhir. Semusim berikutnya, Hull City justru kembali menurun dan terdegradasi ke divisi ketiga. Beruntung, tim ini segera bangkit dan kembali ke Championship pada 2021/2022. Pada 2025/2026, Hull City berhasil duduk di posisi keenam dan lolos promosi setelah memenangkan laga final playoff lawan Middlesbrough 1-0. 

  4. 4. Racing Santander butuh waktu 14 tahun untuk berlaga di LaLiga

    Racing Santander dikenal sebagai klub papan tengah LaLiga pada 2000-an. Sayang, kiprah tim asal Santander di kasta tertinggi liga Spanyol akhirnya kandas pada 2011/2012 usai duduk di dasar klasemen. Alih-alih kembali ke habitatnya, setahun berikutnya, mereka kembali terdepak ke kasta ketiga Liga Spanyol. Tim ini baru berlaga lagi di LaLiga2 pada 2022/2023 dan akhirnya mampu promosi ke LaLiga 2026/2027 usai merengkuh gelar juara LaLiga 2 2025/2026. 

  5. 5. Le Mans habiskan waktu 16 tahun untuk kembali ke Ligue 1

    Le Mans terakhir kali bermain di kasta tertinggi Liga Prancis pada 2009/2010. Saat itu, tim asal Le Mans ini hanya mampu duduk di posisi ke-18 klasemen akhir dan dipastikan terdegradasi. Pada 2012/2013, Le Mans harus menerima nasib terdegradasi ke divisi ketiga. Butuh waktu lama untuk mereka mampu bangkit dan kembali ke Ligue 2 pada 2025/2026. Menariknya, setelah promosi, Les Muscites langsung tancap gas dan mampu mengakhiri musim di posisi runner up Ligue 2 dan berhak berlaga di Ligue 1 2026/2027. 

  6. 6. Coventry City butuh waktu 25 tahun untuk kembali berlaga di EPL

    Coventry City dikenal luas sebagai tim papan tengah English Premier League (EPL) pada 1990-an. Turunnya performa membuat tim berjuluk The Sky Blues ini berhasil terdepak dari kasta tertinggi Liga Inggris pada 2000/2001. Dalam 25 tahun terakhir, perjalanan Coventry City cukup panjang dan berlika-liku. Klub ini bahkan sempat tersungkur ke divisi keempat pada 2017/2018. Berkat perjuangan keras, mereka akhirnya mampu menembus Championship 2020/2021. Hingga akhirnya sukses kembali ke EPL pada 2026/2027 usai meraih gelar juara Championship 2025/2026. 

    Kelima klub promosi liga top Eropa di atas menunjukkan bahwa perjuangan panjang mereka tak sia-sia. Meski membutuhkan waktu lama hingga puluhan tahun, klub di atas tetap berjuang untuk kembali bertarung di kasta tertinggi liga domestik.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team
Atqo Sy
EditorAtqo Sy

Related Articles

See More