Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Koleksi Trofi Michael Carrick saat Bermain untuk Manchester United
Old Trafford (unsplash.com/Samuel Regan-Asante)

  • Michael Carrick mempersembahkan lima trofi Premier League

  • Berkat kontribusi Michael Carrick, Manchester United meraih trofi Europa League dan Champions League

  • Michael Carrick membawa Manchester United juara Piala Dunia Antarklub 2009

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Michael Carrick resmi kembali ke Manchester United (MU) pada 13 Januari 2026. Ia diberi tugas untuk menjadi pelatih sementara skuad senior hingga akhir musim 2025/2026, mengisi posisi yang ditinggalkan Ruben Amorim. Keputusan ini sekaligus menandai kembalinya Carrick ke kursi kepelatihan usai berpisah dengan Middlesbrough pada musim panas 2025.

Pria berusia 44 tahun itu dinilai sebagai sosok yang cocok menangani Bruno Fernandes untuk sementara waktu. Apalagi, ia bukanlah sosok asing bagi publik Old Trafford. Selain pernah menjadi bagian dari staf pelatih pada 2018–2021, ia juga pernah berseragam Setan Merah pada 2006–2018. Periode tersebut bahkan dilalui dengan keberhasilan memenangi sederet trofi di berbagai ajang.

1. Michael Carrick mempersembahkan lima trofi Premier League

Michael Carrick membersamai Manchester United pada masa-masa jaya mereka di English Premier League. Selama 12 musim menjadi bagian dari tim, gelandang berpaspor Inggris itu mempersembahkan lima gelar juara. Secara total di ajang tersebut bersama Setan Merah, ia memainkan 316 laga dengan kontribusi 17 gol dan 24 assist

Kontribusi Carrick begitu mencolok saat MU keluar sebagai juara di Premier League 2008/2009. Meski sempat menepi karena cedera selama beberapa pekan awal, ia mampu bangkit dan menorehkan 4 gol dan 8 assist dalam 28 penampilan. Prestasi itu sekaligus membuat Setan Merah mengangkat trofi juara dalam 3 musim beruntun.

2. Berkat kontribusi Michael Carrick, Manchester United meraih trofi Europa League dan Champions League

Michael Carrick tak hanya membawa Manchester United meraih gelar juara di kancah domestik. Ia juga sukses mempersembahkan trofi di kompetisi antarklub Eropa. Selama dibela olehnya, Setan Merah memenangi 1 trofi Europa League dan 1 trofi Champions League.

Carrick memainkan peran yang begitu krusial dengan mencatatkan 12 penampilan saat MU menjuarai Champions League 2007/2008. Ia menjadi salah satu eksekutor penalti yang sukses melakukan tugasnya dalam duel kontra Chelsea di final yang berlangsung pada 21 Mei 2008. Lalu, trofi Europa League sukses ia persembahkan pada 2016/2017 dengan memainkan tujuh laga

3. Michael Carrick membawa Manchester United juara Piala Dunia Antarklub 2009

Keberhasilan menjuarai Champions League 2007/2008 membuat Manchester United layak tampil di Piala Dunia Antarklub pada musim berikutnya. Perjuangan Setan Merah di ajang tersebut berakhir manis dengan merebut gelar juara. Setelah mengalahkan Gamba Osaka di semifinal, mereka menang tipis 1-0 atas LDU Quito di final.

Michael Carrick hanya duduk di bangku cadangan sepanjang laga di semifinal. Namun, ia diturunkan sebagai salah satu poros permainan di tengah selama 90 menit di partai puncak. Laga yang berlangsung di Nissan Stadium itu sekaligus menjadi satu-satunya penampilan yang ia catatkan di ajang tersebut.

4. Selama dibela Michael Carrick, Manchester United meraih 1 trofi FA Cup, 3 trofi Piala Liga, dan 6 trofi Community Shield

Kesuksesan memenangi sederet trofi bergengsi di atas disempurnakan oleh trofi-trofi lainnya di ajang domestik. Hingga memutuskan pensiun pada musim panas 2018, Michael Carrick meraih 1 trofi FA Cup, 3 trofi Piala Liga, dan 6 trofi Community Shield. Dengan demikian, ia mengoleksi 18 trofi sepanjang kariernya bersama Manchester United.

Salah satu kenangan apik Carrick selama bertarung di kancah domestik terjadi pada 27 Januari 2010. Ia tampil gemilang dengan torehan 1 gol dan 1 assist hingga membawa timnya menang 3-1 atas Manchester City pada leg kedua semifinal Piala Liga edisi 2009/2010. Kemenangan itu menandai comeback Setan Merah usai kalah 1-2  pada leg pertama.

Kembalinya Michael Carrick ke Old Trafford sebagai pelatih sementara menghadirkan nuansa nostalgia sekaligus harapan baru bagi Manchester United. Rekam jejaknya sebagai pemain yang sarat prestasi, pemahaman mendalam terhadap kultur klub, serta pengalamannya di dunia kepelatihan menjadi modal penting dalam menstabilkan tim hingga akhir musim 2025/2026.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team