Bomber Prancis, Kylian Mbappe, saat berselebrasi usai menjebol gawang Swedia di Piala Dunia 2026 (AFP / Franck Fife)
Selain itu, ada dua telepon seluler yang disita dari penjara. Ini dianggap sebagai bagian penting dalam pengembangan penyelidikan.
Menurut Le Parisien, tersangka diduga menggunakan nama samaran "Lester Z" untuk berkomunikasi ketika berada di balik jeruji besi.
Setelah isi kedua perangkat diperiksa, aparat disebut menemukan informasi yang berkaitan dengan rencana terhadap sejumlah calon korban. Penyidik disebut masih berusaha menentukan sejauh mana rencana-rencana tersebut telah dipersiapkan.
Belum ada indikasi dugaan rencana terhadap bintang Real Madrid itu benar-benar dilaksanakan. Nama kapten Timnas Prancis tersebut muncul sebagai bagian dari penyelidikan yang jauh lebih luas mengenai aktivitas kelompok yang dicurigai terlibat dalam berbagai aksi kriminal.