Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Kylian Mbappe Jadi Target Utama Penculikan di Prancis
Bomber Prancis, Kylian Mbappe, kewalahan membongkar pertahanan Spanyol di Piala Dunia 2026 (AFP / Franck Fife)
  • Kylian Mbappe masuk daftar 26 target potensial kelompok kriminal yang sedang diselidiki di Prancis.
  • Penyidik menemukan informasi rencana terhadap calon korban setelah memeriksa dua ponsel yang disita dari penjara.
  • Belum ada indikasi rencana terhadap Mbappe dilaksanakan, sementara peran para tersangka masih diselidiki.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apakah penyelidikan kasus ini perlu terus didalami?
Vote Now
April hingga Agustus 2026 lalu

Penyidik mencurigai kaitan dengan aksi penyusupan ke rumah dan penculikan yang dilakukan atau diduga direncanakan.

21 Agustus lalu

Clement L. didakwa bersama seorang rekannya di Nanterre terkait kasus perampokan terorganisasi.

kini

Clement L. berada di penjara. Kasus tersebut masih terus diselidiki sistem peradilan Prancis.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apakah penyelidikan kasus ini perlu terus didalami?
Vote Now
  • What?
    Kylian Mbappe dilaporkan masuk daftar target potensial kelompok kriminal di Prancis.
  • Who?
    Kylian Mbappe, Clement L., seorang rekannya, serta kelompok kriminal yang tengah diselidiki aparat Prancis.
  • Where?
    Prancis, dengan Clement L. didakwa bersama rekannya di Nanterre.
  • When?
    Dugaan aksi terjadi atau direncanakan antara April hingga Agustus 2026 lalu. Clement didakwa pada 21 Agustus lalu.
  • Why?
    Per saat ini masih belum diketahui alasan rencana terhadap sejumlah figur terkenal tersebut.
  • How?
    Penyidik menemukan daftar 26 target dan informasi rencana terhadap calon korban setelah memeriksa dua ponsel yang disita dari penjara.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apakah penyelidikan kasus ini perlu terus didalami?
Vote Now

Kylian Mbappe ada di daftar orang yang mungkin jadi sasaran kelompok kriminal di Prancis. Polisi sedang memeriksa kasus ini. Nama Mbappe ditemukan bersama 25 nama lain. Kelompok itu diduga dipimpin Clement L., yang kini berada di penjara. Belum ada tanda rencana pada Mbappe benar-benar dilakukan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apakah penyelidikan kasus ini perlu terus didalami?
Vote Now

Penyitaan dua ponsel dan penemuan daftar 26 target memberi penyidik bahan untuk menelusuri dugaan rencana kelompok tersebut. Proses pemeriksaan yang masih berjalan juga diarahkan untuk memastikan cara kelompok beroperasi, kesiapan rencana, serta tingkat keterlibatan masing-masing tersangka dalam kasus ini.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apakah penyelidikan kasus ini perlu terus didalami?
Vote Now

Jakarta, IDN Times - Kylian Mbappe dilaporkan masuk ke dalam daftar target potensial kelompok kriminal di Prancis. Kelompok tersebut diduga merencanakan penculikan dan serangan terhadap sejumlah figur terkenal di Prancis.

Berdasarkan laporan Le Parisien, Mbappe termasuk dalam 25 target lainnya. Kasus ini masih terus diselidiki untuk mengungkap sejauh mana rencana tersebut berjalan dan peran masing-masing tersangka.

1. Operasi dilakukan kelompok kriminal

Striker Prancis, Kylian Mbappe, usai jebol gawang Maroko (AFP / Odd Anderson)

Kelompok tersebut diduga dipimpin oleh Clement L, seorang pemuda berusia 18 tahun yang kini berada di penjara. Dilansir beIN Sport, Clement didakwa bersama seorang rekannya pada 21 Agustus 2026 lalu di Nanterre terkait kasus perampokan terorganisir.

Penyidik mencurigai adanya kaitan dengan sejumlah aksi penyusupan ke rumah dan penculikan yang dilakukan atau diduga direncanakan antara April hingga Agustus 2026 lalu. Penyelidikan akhirnya menemukan daftar berisi 26 target potensial, termasuk Mbappe yang berada dalam daftar tersebut.

2. Sita dua ponsel di dalam penjara

Bomber Prancis, Kylian Mbappe, saat berselebrasi usai menjebol gawang Swedia di Piala Dunia 2026 (AFP / Franck Fife)

Selain itu, ada dua telepon seluler yang disita dari penjara. Ini dianggap sebagai bagian penting dalam pengembangan penyelidikan.

Menurut Le Parisien, tersangka diduga menggunakan nama samaran "Lester Z" untuk berkomunikasi ketika berada di balik jeruji besi.

Setelah isi kedua perangkat diperiksa, aparat disebut menemukan informasi yang berkaitan dengan rencana terhadap sejumlah calon korban. Penyidik disebut masih berusaha menentukan sejauh mana rencana-rencana tersebut telah dipersiapkan.

Belum ada indikasi dugaan rencana terhadap bintang Real Madrid itu benar-benar dilaksanakan. Nama kapten Timnas Prancis tersebut muncul sebagai bagian dari penyelidikan yang jauh lebih luas mengenai aktivitas kelompok yang dicurigai terlibat dalam berbagai aksi kriminal.

3. Tersangka bantah menjadi dalang

Penyerang Prancis bernomor punggung 10, Kylian Mbappe, menendang bola melewati bek Spanyol bernomor punggung 24, Marc Cucurella, dan gelandang bernomor punggung 5, Marcos Llorente, selama pertandingan semifinal Piala Dunia 2026 antara Prancis dan Spanyol di Stadion Dallas di Arlington pada 15 Juli 2026. (AFP/Franck Fife)

Tersangka utama dalam kasus ini dilaporkan membantah tuduhan dirinya merupakan dalang utama dalam rencana kriminal tersebut tersebut. Dia mengakui seriusnya tuduhan yang diarahkan kepadanya, tetapi menyatakan perannya hanya sebatas menjadi perantara.

Sistem peradilan Prancis masih terus menyelidiki kasus tersebut. Aparat berupaya memastikan bagaimana kelompok itu beroperasi, rencana mana yang benar-benar telah bergerak menuju tahap pelaksanaan, serta seberapa besar keterlibatan masing-masing tersangka.

Yuk, pilih pendapatmu

Apakah penyelidikan kasus ini perlu terus didalami?

See More
Ya, perlu didalami
A*** has voted
B*** has voted
C**** has voted
Tidak, cukup sejauh ini

Curated For You

Editorial Team

Related Article