Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Mourinho Sindir Aksi Bengal Bek Real Madrid, Terancam Sanksi

Mourinho Sindir Aksi Bengal Bek Real Madrid, Terancam Sanksi
Bek Real Madrid, Raul Asencio (AFP / Javier Soriano)
  • Raul Asencio dinyatakan bersalah mengemudi dalam kondisi mabuk dan menerima denda serta larangan mengemudi selama delapan bulan.
  • Jose Mourinho menyatakan tidak senang karena pemain Real Madrid dinilai memikul tanggung jawab menjaga reputasi klub selama 24 jam.
  • Real Madrid membuka proses disipliner internal, dengan sanksi ditentukan berdasarkan tingkat keseriusan kasus.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Perlukah Real Madrid memberi sanksi internal untuk Asencio?
Share Article

Jakarta, IDN Times - Pelatih Real Madrid, Jose Mourinho, dibuat geram oleh aksi beknya, Raul Asencio. Mourinho merasa perilaku Asencio di luar lapangan tak pantas dan bukan mencerminkan sikap dari seorang pemain Madrid.

Asencio baru-baru ini berulah dengan mengemudi dalam kondisi mabuk. Pengadilan menyatakan dia bersalah, hingga lisensi mengemudinya dibekukan selama delapan bulan ditambah denda yang dijatuhkan kepadanya.

  1. 1. Tak suka adanya kasus Asencio

    Mourinho sadar Asencio merupakan pemain yang potensial dan memiliki masa depan cerah. Namun, pria Portugal itu mengingatkan agar Asencio bisa menjaga sikapnya. Apalagi, Asencio merupakan salah satu pemain yang dikenal flamboyan dan cukup menjadi sorotan, agak mirip dengan seniornya, Sergio Ramos.

    Maka dari itu, Mourinho sempat berbincang dengan Asencio ketika kembali ke Santiago Bernabeu. Berbagai hal dibahas Mourinho dengan Asencio, berharap bisa memberikan masukan atas tanggung jawab sebagai seorang pemain Madrid.

    "Saya berbicara dengannya ketika saya tiba. Saya melakukannya karena hal-hal yang terjadi di masa lalu. Sejak tiba, saya belum berbicara dengannya lagi. Saya tidak lagi membahas situasi di luar Valdebebas. Karena di dalam, dia adalah seorang profesional sejati," kata Mourinho, mengutip Managing Madrid.

    Bagi Mourinho, meski Asencio melepas seragam kebesaran Los Blancos di luar lapangan, statusnya tak akan berubah. Segala tingkah lakunya terus dipantau oleh publik, apalagi media.

    "Pemain Real Madrid adalah pemain Real Madrid selama 24 jam sehari. Apa yang Anda lakukan di luar lapangan dapat merusak reputasi pribadi dan klub. Saya tidak senang. Tapi begitulah, kita semua melakukan kesalahan. Tetapi ketika kesalahan itu menumpuk, ceritanya menjadi berbeda," kata Mourinho.

  2. 2. Asencio terancam kena sanksi dari Real Madrid

    Masalah Asencio tidak berhenti pada hukuman dari pengadilan. Madrid dilaporkan telah membuka proses disipliner terhadap Asencio setelah mengetahui kasus tersebut, dengan denda besar yang diperkirakan akan menyusul.

    Laporan Radio Cope, Madrid mengambil keputusan tersebut karena tindakan Asencio dianggap merusak citra klub. Klub disebut telah mengetahui kejadian tersebut karena Asencio sendiri yang bertindak jujur. Sanksi akhirnya akan ditentukan berdasarkan tingkat keseriusan kasus, baik berupa hukuman finansial maupun bentuk lain yang tercantum dalam aturan internal klub.

  3. 3. Asencio sudah dinyatakan bersalah oleh pengadilan

    Asencio dinyatakan bersalah mengemudi dalam kondisi mabuk pada 19 Agustus 2026 lalu setelah menjalani persidangan cepat di San Bartolome de Tirajana. Pada tiga hari sebelumnya, dia ditilang dalam pemeriksaan rutin polisi di selatan Gran Canaria.

    Saat itu, Asencio yang sedang menjalani persiapan pramusim sejak 13 Juli 2026, tengah mengendarai Porsche di kawasan rekreasi dan tercatat memiliki kadar alkohol dalam darah sebesar 0,90 miligram per liter, hampir empat kali lipat dari batas legal. Asencio menerima hukuman berupa denda 14.400 euro atau setara dengan Rp294,71 juta dan larangan mengemudi selama delapan bulan.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More