Laga Timnas Indonesia vs Bangladesh Kenang Tragedi Kanjuruhan

- Laga Timnas Indonesia melawan Bangladesh pada penutup Grup A FIFA ASEAN Cup 2026, Kamis 1 Oktober, diawali mengheningkan cipta sekitar satu menit.
- Para pemain Indonesia dan Bangladesh berdiri di lingkaran tengah serta menunduk setelah peluit wasit sebagai penghormatan bagi korban Tragedi Kanjuruhan.
- Tragedi Kanjuruhan terjadi usai Arema FC kalah 2-3 dari Persebaya pada 1 Oktober 2022; gas air mata dan pintu terkunci menyebabkan 135 orang meninggal.
Jakarta, IDN Times - Duel Timnas Indonesia kontra Bangladesh pada laga pamungkas Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 diawali dengan mengheningkan cipta terlebih dahulu, Kamis (1/10/2026). Aksi itu untuk mengenang Tragedi Kanjurhan yang jatuh pada hari ini.
Kesebelasan Pasukan Garuda dan Bangladesh saling berhadapan di garis lingkaran tengah. Mereka mulai menunduk setelah wasit meniup peluit. Mengheningkan cipa itu berlangsung kurang lebih satu menit.
Tragedi Kanjuruhan merupakan peristiwa kelam dalam sepak bola tanah air. Kabar duka itu berhembus tepat setelah Arema FC keok 2-3 dari Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, 1 Oktober 2022.
Suporter tuan rumah langsung melampiaskan kekecewaannya dengan turun ke lapangan. Mitigasi dari aparat yang memborbardir gas air mata ke beberapa titik di tribune berubah menjadi petaka.
Efek gas air mata itu mencekik paru-paru suporter. Banyak dari mereka yang terjebak akibat sejumlah pintu yang terkunci. Tragedi tersebut merenggut 135 nyawa.
![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)




















