Jakarta, IDN Times - Lamine Yamal adalah sebuah sensasi di Spanyol dan Eropa. Sensasinya tak cuma terasa di Benua Biru, tetapi sampai melebar ke Indonesia dan dirasakan I.League.
Direktur Utama I.League, Ferry Paulus, mendorong klub-klub Indonesia menciptakan pemain macam Lamine Yamal. Alhasil, ada sebuah aturan berupa insentif bagi klub-klub yang memainkan pemain muda.
"Benchmark golden age pemain sudah bergeser ya. Kita lihat yang namanya Dony Tri Pamungkas masih 20 tahun, tapi Lamine Yamal lebih muda. Nah kita kepengen punya Lamine-Lamine yang lain juga sehingga kita memberikan insentif yang betul-betul ekstra," ujar Ferry kepada awak media.
