Shin dan Ridho Berharap Persija dan The Jakmania Akur Kembali

- Shin Tae Yong berharap Persija dan The Jakmania segera menyelesaikan konflik secara baik melalui solusi yang saling menguntungkan.
- Kapten Persija, Rizky Ridho, berharap hubungan membaik karena tim membutuhkan dukungan suporter pada musim-musim berikutnya, terutama musim depan.
- The Jakmania memboikot peluncuran tim Persija 2026/27 setelah negosiasi harga tiket laga Brisbane Roar gagal mencapai titik temu.
Jakarta, IDN Times - Pelatih dan pemain Persija Jakarta, Shin Tae Yong dan Rizky Ridho, mengetahui bahwa Macan Kemayoran dan pendukung mereka, The Jakmania, sedang tidak akur.
Sebelumnya, The Jakmania sempat menyatakan sikap tak akan menyaksikan launching tim yang rencanaya digelar di Jakarta International Stadium (JIS) itu. Semua karena kenaikan harga tiket.
1. Shin berharap masalah ini cepat beres

Jumpa pers Persija jelang laga lawan Brisbane Roar. (IDN Times/Sandy Firdaus) Dalam sesi jumpa pers jelang laga lawan Brisbane Roar, Jumat (28/8/2026), Shi menngaku kaget ketika tahu The Jakmania melakukan aksi boikot. Dia berharap masalah ini segera selesai.
"Saya berharap Persija dan The Jakmania bisa menyelesaikan masalah ini dengan baik dan menemukan solusi yang sama-sama menguntungkan. Sebuah klub sepak bola akan bisa berkembang karena memiliki suporter," ujar Shin.
2. Ridho juga memiliki harapan serupa

Jumpa pers Persija jelang laga lawan Brisbane Roar. (IDN Times/Sandy Firdaus) Setali tiga uang, Ridho selaku kapten Persija juga mengetahui ada aksi boikot dari The Jakmania. Dia awalnya tak mau berkomentar banyak, tetapi diia berharap hubungan Persija dan The Jakmania membaik.
"Saya berharap semuanya bisa segera membaik dan para suporter kembali memberikan dukungan kepada Persija pada musim-musim berikutnya, khususnya musim depan. Kami memang membutuhkan mereka," ujar Ridho.
3. The Jakmania mengumumkan boikot terhadap launching tim

The Jakmania semangati Persija di Sawangan. (Dok. Istimewa) Sebelumnya, The Jakmania, menyatakan sikap untuk memboikot peluncuran tim Macan Kemayoran untuk musim 2026/27 terkait kenaikan harga tiket pertandingan, sesuai pernyataan resmi mereka.
Pernyataan sikap tersebut menyusul The Jakmania dan manajemen tim yang tidak menemukan titik temu terkait dengan keputusan manajemen yang menaikkan harga tiket pertandingan Persija menghadapi Brisbane Roar sebesar Rp150 ribu untuk tribun bawah dan Rp130 ribu untuk tribun atas dibanding harga tahun sebelumnya.

















