Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Liam Rosenior Murka, Minta Pemain Chelsea Berkaca
Manajer Chelsea, Liam Rosenior (AFP / Glyn Kirk)
  • Chelsea kembali menelan kekalahan 0-3 dari Brighton, menjadi kekalahan kelima beruntun tanpa mencetak gol di Premier League musim 2025/26.
  • Manajer Liam Rosenior mengecam performa pemain yang dinilai kehilangan harga diri dan semangat juang, bahkan gagal memenangkan sebagian besar duel di lapangan.
  • Rosenior mendesak pemain untuk introspeksi dan berjanji bekerja keras bersama staf demi membalikkan situasi serta menyelamatkan musim lewat ajang Piala FA.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Nasib kelam Chelsea belum juga berakhir. Mereka baru saja dilibas dengan skor 0-3 dalam lawatannya ke markas Brighton and Hove Albion, pada matchday 34 Premier League musim 2025/26, Rabu (22/4/2026).

Kekalahan tersebut menjadi yang kelima secara beruntun bagi The Blues tanpa mencetak gol. Situasi ini pun memicu kemarahan manajer Liam Rosenior yang geram karena performa para pemainnya dinilai jauh di bawah standar klub.

1. Main tak punya harga diri, kalah segalanya

Rosenior blak-blakan menyebut performa anak-anak asuhnya tidak dapat diterima untuk klub sekaliber Chelsea. Dia menyoroti hilangnya kebanggaan dan harga diri para pemain saat mengenakan jersey kebanggaan klub.

Statistik di lapangan pun membuktikan betapa lembeknya perlawanan Enzo Fernandez dan kawan-kawan dalam laga tersebut. Mereka sering kalah duel, bahkan tak mampu melepaskan tembakan tepat sasaran.

"Kami kalah dalam 80 persen duel, tidak memenangi satu pun duel udara, dan dua gol (lawan) tercipta ketika kami seharusnya bisa menyundul bola," kata Rosenior selepas laga di laman resmi klub.

2. Desak pemain untuk berkaca dan introspeksi

Selama ini, Rosenior selalu pasang badan saat tim terpuruk. Namun, kesabarannya mulai habis setelah melihat performa yang menurun drastis, berbanding terbalik dengan penampilan saat menghadapi Manchester United tiga hari sebelumnya.

"Setelah malam ini, saya pikir para pemain juga perlu berkaca pada apa yang telah mereka lakukan. Hari ini benar-benar kebalikannya dalam segala aspek. Itulah yang paling mengecewakan saya," ujar Rosenior.

3. Janji bangkit demi selamatkan musim di Piala FA

Meski ruang ganti sedang memanas, Rosenior sadar tak punya banyak waktu untuk meratapi kekalahan tersebut. Dia berjanji untuk segera berbenah demi mengakhiri tren buruk.

"Saya hanya harus terus bekerja keras dengan staf dan para pemain 24 jam sehari. Kami akan melakukan yang terbaik untuk membalikkan keadaan," janji Rosenior.

Editorial Team