Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

4 Kekalahan Telak Pertama Chelsea Era Liam Rosenior

4 Kekalahan Telak Pertama Chelsea Era Liam Rosenior
Stamford Bridge (unsplash.com/Virginia Marinova)
Intinya Sih
  • Chelsea di bawah Liam Rosenior menelan empat kekalahan telak dengan selisih minimal tiga gol dalam 21 laga pertamanya sebagai manajer.
  • Dua kekalahan besar terjadi saat menghadapi Paris Saint-Germain di babak 16 besar Liga Champions, dengan agregat akhir 2-8 yang membuat Chelsea tersingkir.
  • Di Premier League, The Blues juga kalah 0-3 dari Everton dan Manchester City, memperpanjang tren negatif menjelang akhir musim 2025/2026.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Chelsea dibantai Manchester City pada pekan 32 English Premier League 2025/2026. Cole Palmer dan kolega dipermalukan dengan skor tiga gol tanpa balas. Kekalahan ini menambah catatan negatif Liam Rosenior sejak ditunjuk sebagai manajer The Blues pada Januari 2026. Dalam 21 laga pertama bersama juru taktik berpaspor Inggris itu, Chelsea telah kalah telak dengan minimal selisih 3 gol dalam 4 laga berbeda.

1. Chelsea kalah 2-5 di markas PSG

Liam Rosenior mencatatkan pencapaian yang cukup apik dalam 15 laga pertama bersama Chelsea dengan torehan 10 menang, 2 imbang, serta 3 kalah. Namun, sinyal bahaya akhirnya menghampiri pada laga ke-16. The Blues takluk 2-5 saat datang ke markas Paris Saint-Germain (PSG) untuk melakoni leg pertama babak 16 besar Liga Champions Eropa 2025/2026 pada 11 Maret 2026.

Tim besutan Rosenior sempat memberikan perlawanan sengit. Dua kali tertinggal, mereka mampu menyamakan kedudukan lewat gol Malo Gusto (28’) dan Enzo Fernandez (57’). Namun, pertahanan Chelsea menunjukkan penurunan performa hingga dibobol tiga kali lewat aksi Vitinha (74’) dan Khvicha Kvaratskhelia (86’ dan 90+4’).

2. Chelsea dihajar 0-3 oleh PSG saat

Paris Saint-Germain kembali memberi pelajaran berharga bagi Chelsea yang ditangani Liam Rosenior pada pertemuan kedua babak 16 besar Liga Champions. Chelsea yang kali ini bermain di hadapan pendukung sendiri kembali dilibas dengan skor telak 0-3. Dengan hasil ini, langkah The Blues dipastikan terhenti dengan agregat 2-8.

Khvicha Kvaratskhelia kembali mencatatkan namanya di papan skor dengan mencetak gol pembuka pada menit 6. Bradley Barcola membawa Les Parisiens unggul lebih jauh dengan mencetak gol pada menit 14. Pada babak kedua, Senny Mayulu yang bermain sebagai pemain pengganti menutup pesta gol tim tamu dengan gol pada menit 62.

3. Everton melibas Chelsea 3-0

Setelah resmi tersingkir di Liga Champions dengan kalah 0-3 dari Paris Saint-Germain, Chelsea seharusnya memanfaatkan laga berikutnya yang merupakan bagian dari pekan 31 Premier League 2025/2026 sebagai momentum untuk bangkit. Sayangnya, Rosenior kembali gagal mempersembahkan kemenangan. The Blues terbantai di markas Everton dengan skor 0-3 pada 21 Maret 2026.

Lini serang Chelsea yang dihuni Joao Pedro, Cole Palmer, dan Pedro Neto gagal mencetak satu gol pun ke gawang tuan rumah. Sementara itu, Beto tampil gemilang dengan mencetak brace pada menit 33 dan 62. Satu gol Everton lainnya tercipta lewat sepakan kaki kanan Iliman Ndiaye pada menit 76.

4. Chelsea kalah 0-3 dari Manchester City di Stamford Bridge

Chelsea melampiaskan kekalahan di markas Everton dengan tampil ganas saat menjamu Port Vale pada laga berikutnya. Namun, keunggulan 7-0 tersebut tak berlanjut saat menjamu Manchester City di Premier League pada laga berikutnya. Pasukan Liam Rosenior tak diberikan kesempatan meraih poin dengan kalah 0-3.

Selama babak pertama, Chelsea mampu mengimbangi tim tamu hingga skor imbang 0-0. Namun, The Citizens mengamuk pada babak kedua hingga menjebloskan tiga gol. Nico O’Reilly membuka keunggulan pada menit 51 dengan tandukan kepala. Marc Guehi mencetak gol kedua 6 menit berikutnya. Sebelas menit berselang, Jeremy Doku turut mencatatkan namanya di papan skor dengan sepakan kaki kiri.

Liam Rosenior gagal membawa Chelsea tampil stabil dalam beberapa laga menjelang akhir musim 2025/2026. Rentetan kekalahan telak di Premier League dan Liga Champions mengundang sorotan dari berbagai pihak. Selanjutnya, mampukah sang juru taktik membawa anak asuhnya bangkit demi mampu finis di zona Liga Champions?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Kidung Swara Mardika
EditorKidung Swara Mardika
Follow Us

Latest in Sport

See More