Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Liverpool Gerah, Juventus Tawar Alisson Terlalu Murah

Liverpool Gerah, Juventus Tawar Alisson Terlalu Murah
Alisson Becker (premierleague.com)
Intinya Sih
  • Liverpool frustrasi dengan pendekatan Juventus yang menawar Alisson di bawah nilai pasar, membuat negosiasi transfer berjalan alot dan penuh ketegangan.
  • Alisson masih jadi andalan utama Liverpool, namun peluang kembali ke Italia tetap terbuka meski kontraknya berlaku hingga 2027.
  • Liverpool menyiapkan Giorgi Mamardashvili sebagai opsi pengganti jika Alisson hengkang, menjaga stabilitas skuad dan posisi tawar klub dalam negosiasi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Liverpool dikabarkan mulai frustrasi dengan pendekatan Juventus dalam upaya merekrut Alisson Becker.

Ketertarikan Juventus terhadap kiper asal Brasil itu memang cukup serius, namun cara mereka mendekati transfer dinilai belum sesuai ekspektasi Liverpool, terutama soal nilai tawaran.

Situasi ini membuat potensi transfer menjadi rumit, meski di sisi lain peluang kepindahan tetap terbuka jika kedua klub menemukan titik temu dalam negosiasi.

Upaya Juventus untuk merekrut kiper utama Liverpool, Alisson Becker, mulai menemui jalan terjal. Klub berjuluk The Reds itu dikabarkan frustrasi dengan pendekatan Juventus yang dinilai tidak mencerminkan nilai sang pemain di pasar transfer.

Ketertarikan Juventus terhadap kiper tim nasional Brasil tersebut memang tergolong serius. Namun, perbedaan persepsi soal nilai transfer membuat negosiasi berjalan alot.

Meski demikian, peluang kepindahan belum sepenuhnya tertutup selama kedua klub mampu menemukan titik temu.

1. Juventus ingin harga murah sehingga membuat Liverpool kesal

Mengutip laporan Football Italia, Juventus berupaya menekan biaya transfer Alisson agar berada di bawah angka yang diharapkan Liverpool. Strategi ini justru memicu ketegangan.

Liverpool menilai status Alisson sebagai salah satu kiper terbaik dunia semestinya dihargai dengan nilai tinggi. Selain masih menjadi pilar utama tim, tidak ada urgensi bagi mereka melepasnya dalam waktu dekat.

Perbedaan pendekatan ini membuat komunikasi kedua klub belum berjalan mulus dan berpotensi memperlambat proses negosiasi.

2. Masih jadi andalan, tetapi peluang hengkang terbuka

Di tengah situasi tersebut, Alisson disebut tidak menutup kemungkinan kembali merumput di Italia—negara yang pernah menjadi panggungnya saat memperkuat AS Roma.

Kendati demikian, belum ada indikasi bahwa sang pemain mendesak untuk hengkang. Dengan kontrak yang masih berlaku hingga 2027, kendali penuh tetap berada di tangan Liverpool. Klub pun berada dalam posisi kuat untuk menentukan masa depan penjaga gawang berusia 30-an itu.

3. Liverpool sudah siapkan langkah antisipasi

Meski enggan melepas Alisson dengan harga rendah, Liverpool tidak tinggal diam. Mereka telah menyiapkan skenario alternatif jika transfer benar-benar terjadi.

Nama Giorgi Mamardashvili mencuat sebagai kandidat kuat pengganti di bawah mistar. Kiper asal Georgia itu direkrut sebagai langkah antisipatif, terutama saat Alisson kerap dibekap cedera.

Kehadiran Mamardashvili memberi Liverpool kedalaman skuad yang solid di posisi kiper. Saat Alisson absen, tim tetap memiliki pelapis berkualitas—dan sebaliknya. Situasi ini memperkuat posisi tawar Liverpool dalam negosiasi, sekaligus memastikan stabilitas tim tetap terjaga apa pun hasil akhir saga transfer ini.

Share
Topics
Editorial Team
Ilyas Listianto Mujib
EditorIlyas Listianto Mujib
Follow Us

Related Articles

See More