Menanti Vinicius Versi Terbaik Bareng Brasil di Piala Dunia 2026

- Carlo Ancelotti memastikan akan memaksimalkan potensi Vinicius Junior di Piala Dunia 2026 dengan menempatkannya sebagai sayap kiri yang bebas bermanuver dalam skema hibrida Brasil.
- Ancelotti menugaskan Endrick dan Matheus Cunha membantu pertahanan agar Vinicius bisa fokus menjadi target serangan balik cepat, memanfaatkan kecepatannya untuk mencetak gol.
- Laga uji pertama Vinicius bersama Brasil adalah menghadapi Maroko, di mana ia akan berduel langsung dengan Achraf Hakimi yang pernah menjadi rekan setimnya di Real Madrid.
Jakarta, IDN Times - Pelatih Brasil, Carlo Ancelotti, menjamin bakal mengeluarkan potensi terbaik Vinicius Junior sepanjang Piala Dunia 2026. Pengalamannya menangani Vinicius di Real Madrid, diakui Ancelotti, membuatnya memahami apa peran yang pas buatnya untuk bisa mengangkat performa Selecao.
GE Globo melansir, Ancelotti memberikan Vinicius peran hibrida di skuad Brasil. Tapi, secara harfiah, Ancelotti akan menempatkan Vinicius sebagai sayap kiri, membuatnya memiliki kebebasan bermanuver.
1. Dilapis Endrick dan Matheus Cunha
Ketika bertahan, Vinicius nantinya diminta oleh Ancelotti untuk bermain lebih dalam dan menunggu di tengah lapangan. Fungsinya agar Vinicius menjadi target man untuk diberikan umpan panjang.
Ketimbang meminta Vinicius turun, Ancelotti akan menugaskan Matheus Cunha dan Endrick untuk membantu pertahanan. Nantinya, ketika ada serangan balik, mereka diminta untuk membantu Vinicius dari lini kedua. Serangan balik cepat bisa dibangun, dan dengan mengandalkan kecepatan Vinicius, Brasil berharap mendapatkan gol.
2. Bukan peran baru buat Vinicius
Peran seperti ini tak asing buat Vinicius. Sebab, selama Ancelotti menangani Madrid, dia sudah mendapatkan tugas yang sama.
Ancelotti paham bagaimana karakter dan kreasi Vinicius. Maka dari itu, winger 25 tahun tersebut harus memiliki pemain yang bisa melindunginya.
3. Ujiannya ada Hakimi
Ujian pertama Vinicius bersama Brasil adalah Maroko. Dalam beberapa jam ke depan, dia harus meladeni bek-bek tangguh Maroko, terutama Achraf Hakimi.
Karena Hakimi main di kanan, Vinicius pasti sering berduel dengannya. Tentu, mereka sudah saling mengenal karena pernah berada dalam satu tim di Madrid dan sering jumpa di Liga Champions.
















