Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

3 Pemain Muda Chelsea yang Dipinjam Aston Villa, Ada Garnacho

3 Pemain Muda Chelsea yang Dipinjam Aston Villa, Ada Garnacho
Stamford Bridge (unsplash.com/Virginia Marinova)
Intinya Sih
  • Chelsea meminjamkan Alejandro Garnacho, 22 tahun, ke Aston Villa untuk musim 2026/2027, dengan kewajiban pembelian permanen jika syarat jumlah penampilan terpenuhi.
  • Garnacho mencatat 8 gol dan 4 assist dalam 43 laga pada musim pertamanya di Chelsea, lalu menjadi pemain muda ketiga The Blues yang dipinjam Aston Villa.
  • Sebelumnya, Carlton Cole membukukan 3 gol dan 4 assist pada 2004/2005, sedangkan Tammy Abraham mencetak 26 gol dan 3 assist serta membantu Villa promosi pada 2018/2019.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Chelsea telah menjalin kesepakatan dengan Aston Villa untuk peminjaman Alejandro Garnacho. Pemain berusia 22 tahun tersebut akan memperkuat The Villans selama semusim penuh 2026/2027 dengan opsi kewajiban menebus permanen jika syarat tertentu terpenuhi. Langkah yang diambil membuat Garnacho menjadi pemain muda berusia di bawah 24 tahun ketiga The Blues yang pernah dipinjam Aston Villa.

1. Carlton Cole mengemas 3 gol dan 4 assist untuk Aston Villa

Chelsea melepas Carlton Cole sebagai pemain pinjaman di Aston Villa ketika sang pemain berusia 20 tahun pada 2004/2005. Kesepakatan ini terjadi demi meningkatkan pengalaman bermainnya, terutama di English Premier League. Pada musim sebelumnya, Cole juga tak memperkuat skuad utama Chelsea karena dipinjamkan kepada Charlton Athletic. 

Cole menunjukkan performa yang inkonsisten bersama The Villans. Setelah menjadi pilihan utama pada paruh musim pertama, menit bermainnya menurun pada paruh kedua. Ia menutup musim 2004/2005 dengan torehan 3 gol dan 4 assist dalam 30 laga di 3 ajang berbeda. Kebersamaan Cole dengan Aston Villa tak berlanjut pada musim berikutnya.

Kembali ke Chelsea pada 2005/2006, Cole tak mampu mendapat menit bermain reguler. Sepanjang musim, ia hanya merumput dalam 13 laga dengan torehan 1 gol. Gol tersebut hadir dalam kemenangan 2-1 atas Huddersfield di Piala FA.

2. Tammy Abraham (20 tahun) moncer bersama Aston Villa

Tammy Abraham tak langsung mendapat tempat di skuad utama Chelsea sejak dipromosikan pada 2017. Setelah dipinjamkan kepada Swansea City pada 2017/2018, giliran Aston Villa yang meminjam jasanya pada 2018/2019, saat berusia 20 tahun. Keputusan ini terbukti tepat dengan Abraham tampil moncer bersama The Villans.

Semusim berseragam Aston Villa, Abraham berhasil mengemas 26 gol dan 3 assist dalam 40 laga. Berkat gol-golnya, The Villans finis di peringkat kelima EFL Championship dan meraih tiket promosi ke Premier League berkat penampilan apik pada play-off. Salah satu penampilan terbaiknya terjadi ketika mencetak empat gol yang berbuah hasil imbang kontra Nottingham Forest pada pekan 19.

Chelsea lantas memulangkan Abraham pada 2019/2020. Ia mampu mempertahankan performa apik dengan torehan 18 gol serta 6 assist di berbagai ajang. Penurunan performa pada musim berikutnya membuat The Blues melepasnya ke AS Roma pada 2021.

3. Alejandro Garnacho (22 tahun) dipinjamkan kepada Aston Villa pada 2026

Alejandro Garnacho baru bergabung dengan Chelsea pada musim panas 2025. Namun, musim pertamanya berlalu dengan performa kurang maksimal. Dalam 43 pertandingan, ia mengemas 8 gol dan 4 assist dengan 4 gol di antaranya tercipta di Carabao Cup. pemain berusia 22 tahun tersebut belum mampu menemukan sentuhan terbaiknya usai melewati periode yang tak mudah bersama Manchester United.

Garnacho lantas tersingkir dari skuad The Blues pada 2026/2027. Alih-alih dilepas permanen, dirinya dipinjamkan kepada Aston Villa selama semusim penuh. Kesepakatan tersebut disertai opsi kewajiban pembelian permanen apabila syarat jumlah penampilan tertentu terpenuhi, dengan kontrak berdurasi 4 musim telah lebih dulu disiapkan oleh The Villans. 

Di bawah arahan Unai Emery yang dikenal piawai mengembangkan kembali talenta muda, Garnacho diharapkan mampu menghidupkan kembali performanya sekaligus mengisi kekosongan di sektor sayap kiri dan mendapatkan kesempatan tampil reguler, termasuk di Liga Champions Eropa. Kondisi tersebut menjadi peluang ideal bagi Garnacho untuk membangun kembali kepercayaan dirinya setelah melalui musim yang sulit di Chelsea. Kesempatan bermain secara reguler di bawah asuhan Emery diharapkan menjadi titik balik bagi perkembangan karier Garnacho.

Peminjaman Alejandro Garnacho menambah daftar pemain muda Chelsea yang pernah menimba pengalaman bersama Aston Villa. Jika Carlton Cole gagal menjadikan masa peminjamannya sebagai batu loncatan, Tammy Abraham justru mampu memanfaatkannya untuk mengangkat performa dan kembali bersinar di Stamford Bridge. Kini, Garnacho memiliki kesempatan mengikuti jejak Abraham dengan membuktikan kualitasnya bersama The Villans sekaligus menghidupkan kembali kariernya di level tertinggi.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More