Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Menyoal Raja Manchester yang Panaskan Derby MU vs ManCity
Manajer Manchester United, Michael Carrick, bersama Bruno Fernandes (AFP / Andy Buchanan)
  • Derby Manchester di Old Trafford memanas setelah Elliot Anderson menyebut ManCity sebagai “Raja Manchester”.
  • Michael Carrick menolak frasa tersebut dan menilai ManCity belum terbukti menjadi Raja Manchester sesungguhnya.
  • Carrick menyebut MU berkembang, siap bersaing di papan atas, serta berambisi menantang gelar.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Siapa yang layak disebut Raja Manchester?
Vote Now
Minggu (13/9/2026)

Derby Manchester antara Manchester United dan Manchester City dijadwalkan berlangsung di Old Trafford.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Siapa yang layak disebut Raja Manchester?
Vote Now
  • What?
    Derby Manchester memanas akibat komentar Elliot Anderson tentang status ManCity sebagai “Raja Manchester”.
  • Who?
    Elliot Anderson, Manchester City, Manchester United, dan manajer MU Michael Carrick terlibat dalam polemik ini.
  • Where?
    Derby Manchester akan berlangsung di Old Trafford. Komentar Anderson dipublikasikan melalui situs resmi ManCity.
  • When?
    Derby Manchester dijadwalkan berlangsung Minggu (13/9/2026).
  • Why?
    Anderson menyebut ManCity sebagai “Raja Manchester” dan bergelimang trofi, sementara Carrick menilai klaim itu belum terbukti.
  • How?
    Atmosfer tersulut setelah MU gagal mendaratkan Anderson, yang memilih bergabung dengan ManCity lalu menyampaikan komentar dalam wawancara pertamanya.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Siapa yang layak disebut Raja Manchester?
Vote Now

Derby MU dan ManCity akan dimainkan di Old Trafford pada Minggu. Elliot Anderson memilih ManCity dan menyebut klub itu Raja Manchester. Michael Carrick dari MU tidak setuju. Carrick bilang ManCity belum jadi Raja Manchester yang sesungguhnya. MU juga ingin kembali bersaing di papan atas.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Siapa yang layak disebut Raja Manchester?
Vote Now

Pernyataan Carrick menunjukkan MU memiliki keyakinan untuk terus berkembang dan bersaing di papan atas. Pengalamannya dalam 31 derby Manchester, termasuk 17 kemenangan bersama MU, menjadi dasar bagi pandangannya tentang sejarah klub. Ia juga menekankan sikap rendah hati, realistis, dan ambisi untuk meraih prestasi lebih tinggi.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Siapa yang layak disebut Raja Manchester?
Vote Now

Jakarta, IDN Times - Derby antara Manchester United kontra Manchester City di Old Trafford, Minggu (13/9/2026), sudah panas akibat komentar salah satu pemain. Atmosfer mulai tersulut setelah MU gagal mendaratkan Elliot Anderson, yang memutuskan untuk bergabung dengan ManCity, hingga akhirnya muncul sindiran soal siapa "Raja Manchester" sesungguhnya.

Ya, Anderson sempat menyatakan memilih bergabung dengan ManCity karena statusnya sebagai "Raja Manchester" dan bergelimang trofi. Komentar ini dikeluarkan Anderson saat baru pertama kali diwawancarai oleh ManCity dan dipublikasikan lewat situs resmi klub.

1. Memicu friksi di derby Manchester

Gelandang Inggris, Elliot Anderson (tengah), berebut bola melewati pemain Meksiko pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 antara Meksiko dan Inggris di Stadion Kota Meksiko di Kota Meksiko pada 6 Juli 2026. (AFP/Yuri Cortez)

Ternyata, komentar Anderson telah memicu sebuah sentimen dalam derby Manchester, hingga tak disetujui oleh manajer MU, Michael Carrick. Menurut Carrick, ManCity belum terbukti menjadi "Raja Manchester" yang sesungguhnya.

"Saya jelas tak mau menggunakan frasa itu sama sekali, tidak!" kata Carrick. Saya mengerti dan merasa bahwa melaju ke Liga Champions hingga bicara soal ekspektasi di sini, lalu terjadi perubahan, merupakan hal positif. Tapi jika ditanyakan kepada kami beberapa bulan lalu, itu cukup masuk akal. Sekarang, kami malah ada di Liga Champions," ujar Carrick, dilansir Manchester Evening News.

2. MU mau menuju ke tempat yang seharusnya

Gelandang Manchester United, Bruno Fernandes, usai cetak gol ke gawang Ipswich Town (AFP / Paul Ellis)

Carrick mengingatkan, MU saat ini sudah berkembang dan mampu mendobrak prediksi orang-orang terkait kemampuannya dalam bersaing. Menurut Carrick, Setan Merah sudah berubah dan siap memanaskan kembali persaingan di papan atas, sesuai dengan muruahnya sebagai raksasa dan "Raja Manchester".

"Kami sudah melangkah lebih maju, perlu ada di fase berikutnya, kemudian menciptakan ekspektasi yang tinggi di benak orang-orang. Kami sadar, cukup rendah hati, dan realistis untuk mengetahui tempat yang seharusnya dalam sejarah. Kami perlu, mau, jadi lebih baik, hingga menantang gelar demi prestasi lebih tinggi," kata Carrick.

3. Bukan tanpa alasan Carrick berkomentar

Bek Manchester United, Harry Maguire, bereaksi usai gagal menang atas Everton (AFP / Peter Powell)

Apa yang diungkapkan Carrick sebenarnya tak salah. Dia memang menjadi salah satu bagian dari kejayaan MU di masa Sir Alex Ferguson.

Selain itu, Carrick juga sudah terlibat dalam 31 derby Manchester dengan 17 di antaranya berhasil dimenangkan olehnya bersama MU, cuma kalah tiga kali.

"Makanya, untuk sekarang, bukannya kami gak bisa dan tak mau. Masih ada harapan untuk kami, percaya, dan berambisi, bisa melakukannya, berada di tempat seharusnya. Namun, saya mengerti gambaran besarnya," ujar Carrick.

Tentukan Raja Manchester versi kamu

Siapa yang layak disebut Raja Manchester?

See More
Manchester United
A*** has voted
B*** has voted
C**** has voted
Manchester City

Curated For You

Editorial Team

Related Article