Maresca Puji Kinerja Carrick Jelang Derby Manchester

- Enzo Maresca menilai Michael Carrick bekerja fantastis sejak mengambil alih Manchester United dalam situasi rumit.
- Maresca menyebut gaya main Manchester United lebih atraktif, meski tim itu belum konsisten musim ini.
- Manchester United akan menghadapi Manchester City dengan masa istirahat lebih singkat setelah laga Liga Champions.
Jakarta, IDN Times - Manajer Manchester City, Enzo Maresca, melontarkan pujian selangit kepada seterunya, Michael Carrick, yang mampu menyulap Manchester United kembali disegani. Menurut Maresca, Carrick sudah bekerja dengan begitu impresif sehingga membuat MU bisa memanaskan kembali persaingan di papan atas Premier League.
Meski masih kesulitan membawa MU tampil konsisten musim ini, Maresca merasa Carrick telah membawa perubahan. Performa dan gaya main MU jadi lebih atraktif serta berwarna, dengan gairah tinggi.
1. Bukan simpati, tapi apresiasi

Pelatih Interim Manchester United, Michael Carrick, bersama Bruno Fernandes (AFP / Andy Buchanan) Pujian yang dilontarkan Maresca bukan simpati, namun merupakan apresiasi atas fakta di lapangan. Pada duel di Old Trafford, Minggu malam WIB (13/9/2026) nanti, Maresca menegaskan ManCity tak akan kasih ampun ke MU, yang kurang istirahat.
Ya, ketimbang ManCity, Setan Merah punya masa istirahat lebih singkat usai menjalani duel di Liga Champions dan situasi tersebut tentunya membuat Carrick pusing.
"Jujur, situasi itu juga terjadi pada kami tahun lalu, ketika lawan Napoli, lalu dua hari setelahnya harus menghadapi Arsenal. Terkadang itu terjadi di sepak bola. Nah, MU harus bersiap menghadapi risiko itu," ujar Maresca.
2. MU harus terbiasa

Gelandang Manchester United, Bruno Fernandes, usai cetak gol ke gawang Ipswich Town (AFP / Paul Ellis) Di derby Manchester nanti, Maresca merasa MU harus lebih terbiasa dan beradaptasi. ManCity sudah sering merasakannya, hingga harus menciptakan kedalaman skuad yang seimbang demi bisa mendapatkan hasil terbaik di berbagai kompetisi.
"Musim ini mereka, yang lalu kami. Mungkin musim depan tim lain. Jadi, harus beradaptasi," ujar pria Italia tersebut.
3. MU sebenarnya sering merepotkan ManCity

Gelandang Manchester United asal Portugal, Bruno Fernandes (kiri), menunjukkan ekspresi frustrasi usai timnya kebobolan gol kedua saat menghadapi Hull City pada laga Premier League di MKM Stadium, Inggris, Sabtu (22/8/2026). (Foto: Paul ELLIS / AFP) Derby Manchester kali ini merupakan yang ke-199 sepanjang sejarah. Dalam enam pertemuan terakhir di berbagai ajang, MU selalu mampu merepotkan ManCity.
Bahkan, Setan Merah berhasil menang di tiga laga, dengan ManCity meraih dua lainnya dan sisanya berakhir imbang.















