Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Momen Menarik Inter Milan Bertandang ke Markas Parma di Serie A

ilustrasi stadion sepak bola
ilustrasi stadion sepak bola (IDN Times/Mardya Shakti)
Intinya sih...
  • Gol cepat Nicola Ventola membawa Inter Milan unggul pada 2001/2002
  • Brace Zlatan Ibrahimovic jadi penentu Inter Milan juara Serie A 2007/2008
  • Fredy Guarin cetak gol dalam waktu 1 menit saat melawan Parma pada 2013/2014
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Parma akan menjamu Inter Milan di Ennio Tardini pada pekan ke-19 Serie A Italia 2025/2026, Kamis (8/1/2026) pukul 02.45 WIB. Bertindak sebagai tim tamu, I Nerazzurri berupaya mencuri poin demi mempertahankan puncak klasemen Serie A. Per 7 Januari 2026, Inter Milan mengoleksi 39 poin, terpaut 1 poin dari AC Milan di peringkat kedua.

Sejarah pertemuan kedua tim kerap menyajikan duel sengit dan momen berkesan. Salah satunya saat markas Parma di Ennio Tardini menjadi penentu Inter Milan meraih scudetto. Berikut lima momen menarik saat Inter Milan bertandang ke markas Parma di Serie A selengkapnya.

1. Gol cepat Nicola Ventola sempat membawa Inter Milan berbalik unggul pada 2001/2002

Penyerang Inter Milan, Nicola Ventola, mampu menarik perhatian kala berhasil mencetak gol balasan cepat pada pekan kedua Serie A 2001/2002. Pada menit 28, Parma sebetulnya menyamakan kedudukan 1-1 lewat gol Savo Milosevic. Namun, Ventola mampu membawa Inter kembali unggul (2-1) 1 menit kemudian.

Proses gol berawal dari umpan panjang yang dilepaskan Gonzalo Sorondo ke arah area penalti Parma. Bola tersebut diterima Mohamed Kallon dengan dadanya dan diarahkan ke arah Ventola. Penyerang asal Italia itu kemudian mengontrol bola dan melepaskan tendangan ke arah gawang lawan.

Lima menit jelang waktu normal berakhir, kemenangan di depan mata I Nerazzurri harus sirna. Pada menit 85, Parma kembali menyamakan kedudukan 2-2 berkat gol Emiliano Bonazzoli. Skor tersebut bertahan hingga peluit tanda berakhirnya babak kedua dibunyikan.

2. Brace Zlatan Ibrahimovic jadi penentu Inter Milan juara Serie A 2007/2008

Pada pekan ke-38 Serie A 2007/2008, Inter Milan memainkan laga penentuan gelar juara Liga Italia melawan Parma di Ennio Tardini. Kemenangan berhasil diraih Inter Milan dengan skor 2-0. Zlatan Ibrahimovic menjadi bintang di laga tersebut dan berperan penting dalam memastikan raihan scudetto.

Ibrahimovic baru bermain pada awal babak kedua menggantikan Cesar Aparecido. Pada menit ke-62, ia mampu membawa Inter Milan unggul 1-0 atas Parma. Ibrahimovic mencatatkan brace pada menit ke-79 untuk membawa Inter Milan unggul 2-0.

Berawal dari umpan silang Maicon, Ibrahimovic melepaskan tendangan kaki kiri ke gawang Parma. Hasil ini memastikan gelar juara Serie A setelah unggul poin dari AS Roma di klasemen akhir. Kemenangan tersebut sekaligus mengantarkan Inter Milan meraih scudetto ke-16 sepanjang sejarah klub.

3. Fredy Guarin baru bermain 1 menit, tetapi langsung cetak gol pada 2013/2014

Inter Milan mampu mengatasi perlawanan tuan rumah, Parma, dengan skor 2-0 dalam lanjutan Serie A pekan ke-34 2013/2014. Dua gol di laga tersebut berhasil dicetak Rolando (48’) dan Fredy Guarin (89’). Di balik terjadinya gol kedua, Guarin yang baru bermain pada babak kedua tak membutuhkan waktu lama untuk berkontribusi bagi tim.

Masuk menggantikan Hernanes pada menit 87, Guarin mencuri perhatian. Ia mencetak gol 1 menit kemudian. Bermula dari operan Yuto Nagatomo di sisi kiri, gelandang berkebangsaan Kolombia itu melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti ke sisi kiri gawang kiper Parma, Antonio Mirante.

4. Gol tunggal Lautaro Martinez jadi pembuka tahun 2019

Dalam lanjutan Serie A pekan ke-23 pada 2018/2019, Inter Milan berhasil menang tipis 1-0 atas Parma. Satu-satunya gol tercipta oleh Lautaro Martinez pada menit 79. Berawal dari operan pendek Radja Nainggolan, Lautaro sukses membobol gawang kiper Parma, Luigi Sepe.

Gol yang diciptakan Lautaro kala melawan Parma menjadi gol perdana Inter Milan di kasta tertinggi Liga Italia pada 2019. Sebelumnya, Inter Milan gagal mencetak gol dalam tiga laga beruntun di kompetisi tersebut. Kemenangan atas Parma juga menjadi yang pertama bagi Inter Milan dalam empat laga terakhir di Serie A.

5. Alessandro Bastoni jadi kunci kemenangan Inter Milan pada 2019/2020

Pada pekan ke-28 Serie A 2019/2020, Inter Milan membalikkan keadaan dan menang 2-1 atas Parma di Ennio Tardini. Salah satu gol Inter Milan dicetak Alessandro Bastoni. Ia sendiri baru masuk pada menit ke-77.

Sebelum kemenangan diraih, Inter Milan kesulitan menciptakan peluang ke gawang Parma. Mereka justru tertinggal 0-1 pada menit 15 lewat gol Gervinho. Kedudukan tersebut bertahan hingga menit ke-84 sebelum akhirnya Inter Milan mampu menyamakan kedudukan.

Bek asal Belanda, Stefan de Vrij, mencetak gol penyama kedudukan (1-1) pada menit 84. Tiga menit kemudian, Alessandro Bastoni membawa Inter Milan berbalik unggul 2-1. Ia menyundul umpan silang Victor Moses.

Di balik momen menarik yang tercipta di lapangan, pertemuan kedua tim selalu menghadirkan duel sengit. Pada laga nanti, Inter Milan perlu mewaspadai agresivitas tuan rumah. Permainan kolektif mungkin menjadi penentu hasil pertandingan di Ennio Tardini.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Gagah N. Putra
EditorGagah N. Putra
Follow Us

Latest in Sport

See More

Sabar/Reza Kalahkan Wakil Korsel di 16 Besar Malaysia Open 2026

08 Jan 2026, 21:23 WIBSport