Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Momen Mengheningkan Cipta Mengenang Bambang Hartono saat Como Bantai Pisa

Momen Mengheningkan Cipta Mengenang Bambang Hartono saat Como Bantai Pisa
ilustrasi suasana kandang Como 1907, stadion Giuseppe Sinigaglia (commons.wikimedia.org/FraCasa)
Intinya Sih
  • Pertandingan Como 1907 vs Pisa diawali momen mengheningkan cipta untuk mengenang Michael Bambang Hartono, pemilik Grup Djarum yang berperan besar dalam kebangkitan klub.
  • Sejak diakuisisi Grup Djarum pada 2019, Como 1907 berhasil bangkit dari kondisi nyaris bangkrut hingga promosi ke Serie A berkat reformasi finansial dan manajemen yang solid.
  • Dalam laga penghormatan tersebut, Como tampil gemilang dengan kemenangan telak 5-0 atas Pisa, memperkuat posisi mereka di peringkat empat klasemen dengan total 57 poin.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Duel Como 1907 versus Pisa di Stadio Giuseppe Sinigaglia, Minggu (22/3/2026), diwarnai aksi penghormatan terhadap pemilik Grup Djarum, Michael Bambang Hartono. Momen ini tercipta sebelum laga dimulai.

Jelang pertandingan, layar di stadion menampilkan foto Bambang Hartono yang menandai momen mengheningkan cipta dimulai. Seisi stadion terdiam selama beberapa saat hingga akhirnya tepuk tangan penonton terdengar dari berbagai penjuru stadion.

Presiden Como, Mirwan Suwarso, bersama pelatih Cesc Fabregas larut dalam momen tersebut.

1. Grup Djarum menyelamatkan Como 1907

Wajar jika Bambang dihormati oleh suporter Como. Sebab, sejak dibeli oleh Grup Djarum yang dibawahi Bambang serta adiknya, Robert Budi Hartono, prestasi Como 1907 memang naik secara konsisten. Ketika dibeli pada April 2019, kondisi Como 1907 memang memprihatinkan, nyaris bangkrut dan terlilit utang.

Alhasil, Bambang dan Robert membelinya dengan mahar sekitar 850 ribu euro atau setara Rp14 miliar dalam kurs saat itu ditambah pelunasan utang ke sejumlah pihak. Proyek pertama Grup Djarum lewat pimpinan Mirwan Suwarso saat itu adalah reformasi keuangan dan stabilitas.

2. Aspek teknis juga dibenahi

Selagi memperbaiki sektor administrasi, prestasi Como 1907 secara teknis juga diangkat. Alhasil, kesinambungan proyek ini berhasil mengangkat derajat Como 1907 dan terus promosi hingga akhirnya ke Serie A sejak 2024 silam.

"Di bawah kepemimpinan keluarganya, klub ini telah memasuki babak baru dalam sejarah dan kami mengenangnya dengan gembira serta rasa hormat," begitu pernyataan Como.

3. Makin nyaman di empat besar

Dalam duel melawan Pisa, Como berhasil menang besar. Mereka membantai juru kunci Serie A itu dengan skor 5-0.

Atas hasil itu, Como makin nyaman bertengger di posisi empat dengan koleksi 57 poin.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Satria Permana
EditorSatria Permana
Follow Us

Latest in Sport

See More