3 Musim Lazio Lolos ke Eropa karena Juara Coppa Italia sebelum 2026

- Lazio kesulitan menembus zona Eropa lewat Serie A 2025/2026 karena inkonsistensi, namun masih punya peluang lewat final Coppa Italia melawan Inter Milan.
- Tiga kali sebelumnya Lazio lolos ke kompetisi Eropa berkat juara Coppa Italia, yaitu musim 2008/2009, 2012/2013, dan 2018/2019 meski finis di luar enam besar Serie A.
- Setiap kemenangan Coppa Italia membawa Lazio ke Liga Europa, tetapi performa mereka di ajang tersebut selalu terhenti cepat pada fase grup atau babak awal.
Lazio sudah mustahil meraih tiket ke kompetisi Eropa 2026/2027 via peringkat di Serie A Italia 2025/2026. Inkonsistensi Biancocelesti membuat mereka berada di peringkat delapan klasemen hingga pekan 34. Mereka tertinggal 13 poin dari AS Roma yang menempati peringkat enam, alias jatah terakhir bagi tim Serie A untuk lolos ke Eropa.
Beruntung, Lazio masih punya satu jalur alternatif untuk tampil di Eropa, yaitu via Coppa Italia. Lazio sudah berhasil lolos ke final Coppa Italia 2025/2026. Jika bisa juara, mereka bakal merebut tiket ke Liga Europa musim depan. Hal itu sudah pernah tiga kali mereka lakukan sebelumnya. Inilah 3 musim saat Lazio lolos ke kompetisi Eropa karena juara Coppa Italia.
1. Lazio finis di peringkat sepuluh Serie A 2008/2009 tetapi sukses juara Coppa Italia
Pertama adalah musim 2008/2009, saat Lazio hanya finis di peringkat sepuluh Serie A. Biancocelesti sebenarnya memulai kiprah di musim tersebut dengan apik. Mereka memenangi 4 dari 5 laga pertama hingga sempat memimpin klasemen. Namun, perlahan tetapi pasti Lazio mulai inkonsisten hingga peringkatnya anjlok.
Dalam 11 laga terakhir di Serie A 2008/2009, Lazio kalah 8 kali. Mereka finis di peringkat sepuluh dan mestinya gagal meraih tiket ke Eropa. Beruntung, penampilan Lazio di Coppa Italia musim tersebut jauh lebih baik. Mereka terus melaju hingga jadi juara, bahkan sempat menyingkirkan klub-klub besar dalam perjalanannya.
Salah satu klub besar yang dilewati Lazio adalah AC Milan, tepatnya pada babak 16 besar. Sementara, Juventus mereka sisihkan pada semifinal. Lazio lalu merebut trofi usai menang adu penalti atas Sampdoria di final. Sebagai juara Coppa Italia 2008/2009, Lazio pun berhak tampil di Liga Europa 2009/2010. Namun, langkah mereka langsung terhenti di fase grup.
2. Lazio merebut tiket ke Liga Europa 2013/2014 karena menjuarai Coppa Italia 2012/2013
Lazio kembali menjuarai Coppa Italia pada 2012/2013. Perjalanan mereka jadi kampiun saat itu pun tidak mudah. Di semifinal, Lazio berduel sengit dengan Juventus dalam dua leg. Mereka susah payah menahan imbang Juventus 1-1 pada laga pertama, lalu menang 2-1 berkat gol dramatis Sergio Floccari pada leg kedua.
Di final, Lazio bertemu dengan rival sekota mereka, AS Roma. Kedua tim juga terlibat pertarungan ketat yang tak menghasilkan gol dalam 1 jam lebih. Barulah pada menit 71, Lazio memecah kebuntuan melalui Senad Lulic. Biancocelesti sukses mempertahankan skor 1-0 hingga 90 menit dan meraih gelar juara.
Keberhasilan tersebut membawa Lazio lolos ke Liga Europa 2013/2014. Padahal, mereka harusnya gagal jadi peserta karena hanya finis di peringkat tujuh Serie A 2012/2013. Namun, Lazio lagi-lagi tampil buruk di Liga Europa dan tersisih pada babak 32 besar.
3. Lazio lolos ke lolos ke Liga Europa meski hanya finis di peringkat delapan Serie A 2018/2019
Kali terakhir Lazio menjuarai Coppa Italia sebelum 2026 adalah pada 2018/2019. Sukses Lazio di Coppa Italia pun lagi-lagi jadi pelipur lara kegagalan mereka di Serie A. Bianocelesti saat itu hanya finis di peringkat delapan klasemen. Sempat bertengger di peringkat lima, posisi mereka anjlok gara-gara 5 kekalahan dalam 9 pekan penutup.
Meski demikian, Lazio tetap dapat tiket ke Liga Europa 2019/2020 karena menjuarai Coppa Italia. Dalam perjalanan jadi juara, mereka sempat bertemu Inter Milan dan AC Milan. Namun, Lazio berhasil melewati keduanya via pertarungan sengit. Inter Milan dikalahkan via adu penalti, sementara AC Milan ditundukkan dengan skor 1-0 dalam dua laga.
Lazio lalu berjumpa Atalanta di final dan sempat mengalami kebuntuan. Namun, Biancocelesti akhirnya menang 2-0 berkat dua gol dalam 10 menit terakhir laga. Sayangnya, Lazio tetap tak mampu berbuat banyak di Liga Europa musim berikutnya. Mereka tampil buruk di fase grup dan langsung tersingkir.
Meski tampil buruk di Serie A 2025/2026, Lazio masih berpeluang lolos ke Liga Europa musim depan. Syaratnya adalah mengalahkan Inter Milan di final Coppa Italia. Mengingat Inter Milan lebih diunggulkan, mampukah Lazio melakukannya?


















