Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Situs Eror Kasih Tiket Gratis, FIFA Paksa Suporter Bayar Harga Penuh

Situs Eror Kasih Tiket Gratis, FIFA Paksa Suporter Bayar Harga Penuh
Ilustrasi Trofi Piala Dunia (unsplash.com/Fauzan Saari)
Intinya Sih
  • FIFA mengakui adanya gangguan di situs resminya yang membuat sekitar 60 suporter mendapat tiket gratis, lalu memberi tenggat tujuh hari untuk membayar harga penuh.
  • Penjualan tiket Piala Dunia 2026 dilaporkan lesu, bahkan otoritas New York dan New Jersey mulai menyelidiki dugaan praktik pemasaran merugikan oleh FIFA.
  • Sistem harga variabel FIFA menuai kritik karena membuat harga tiket berfluktuasi tajam, mempersulit suporter menentukan waktu terbaik untuk membeli.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Jakarta, IDN Times - Piala Dunia 2026 tinggal menghitung hari, namun FIFA kembali dihantam kontroversi terkait sistem penjualan tiket. FIFA mengakui adanya gangguan pada laman resminya, yang membuat puluhan suporter mendapatkan tiket pertandingan secara gratis.

FIFA tak langsung menghapus tiket tersebut dari akun pengguna, namun justru mengambil langkah lain. Lantas, bagaimana kronologi dan langkah penyelesaian apa yang diambil otoritas tertinggi sepak bola dunia tersebut?

1. Beri tenggat waktu 7 hari untuk bayar tiket

Dilansir BBC, ada sekitar 60 suporter beruntung yang mendapat tiket pertandingan Piala Dunia 2026. Pemberitahuan itu masuk ke akun masing-masing dari mereka, pada Rabu (3/6/2026) waktu setempat.

Kasus ini diduga merupakan masalah sistem pembayaran selama proses pembelian di situs resmi FIFA, khususnya untuk laga-laga fase grup di Toronto, Kanada.

Namun, kegembiraan tersebut hanya sesaat. FIFA langsung mengirimkan surat pembatalan tiket gratis. Para suporter tersebut diberi tenggat waktu selama tujuh hari untuk melunasi pembayaran tiket dengan harga penuh, sebelum tiket tersebut dihapus dari akun mereka.

"FIFA dapat mengonfirmasi bahwa sekitar 60 suporter menerima pemberitahuan pada Rabu, 3 Juni, terkait tiket yang telah dialokasikan tanpa biaya akibat masalah pembayaran yang terjadi sebelumnya saat proses checkout," bunyi pernyataan FIFA, dikutip dari BBC.

2. Penjualan tiket lesu dan diselidiki pihak berwenang

Masalah teknis ini rupanya hanyalah sebagian kecil dari carut-marutnya sistem penjualan tiket Piala Dunia edisi kali ini. Sempat sesumbar tiket akan ludes terjual sebelum laga pembuka, BBC melaporkan masih banyak tiket yang belum terjual.

Parahnya lagi, otoritas berwenang dari New York dan New Jersey juga turun tangan untuk membuka penyelidikan terhadap praktik penjualan tiket FIFA. Penyelidikan ini dipicu oleh adanya tuduhan serius terkait upaya praktik pemasaran yang dinilai merugikan fans.

3. Terapkan harga variabel yang cekik dompet suporter

Tuduhan inflasi harga tiket tersebut tidak terlepas dari sistem baru yang diterapkan FIFA. Sistem ini memungkinkan FIFA untuk menaikkan atau menurunkan harga tiket selama fase penjualan, berdasarkan tingkat permintaan dan ketersediaan kursi.

Akibatnya, suporter seolah dipaksa menebak-nebak dan bertaruh dengan harga tiket yang terus berfluktuasi tanpa standar yang jelas. Fase penjualan terbuka terakhir FIFA yang dimulai sejak April lalu ini pun menuai banyak kritik tajam.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ilyas Listianto Mujib
EditorIlyas Listianto Mujib

Related Articles

See More