4 Pelatih yang Bawa Manchester City Menang 3-0 di Markas Chelsea

- Pep Guardiola menjadi pelatih keempat yang membawa Manchester City menang 3-0 di markas Chelsea pada 12 April 2026, memperpanjang tren positif tim di Premier League 2025/2026.
- Tiga kemenangan serupa sebelumnya dicatat oleh Les McDowall pada 1951, Joe Mercer di Piala FA 1971, dan Manuel Pellegrini lewat hattrick Sergio Aguero pada musim 2015/2016.
- Dalam laga terbaru, gol Nico O’Reilly, Marc Guehi, dan Jeremy Doku memastikan dominasi Manchester City atas Chelsea serta memperkuat posisi mereka dalam perburuan gelar liga.
Pep Guardiola menambah catatan apiknya sebagai manajer Manchester City pada 12 April 2026. Ia membawa anak asuhnya tampil ganas saat melakoni laga tandang ke markas Chelsea pada pekan 32 English Premier League 2025/2026. The Citizens meraih poin penuh dengan skor akhir tiga gol tanpa balas. Dengan demikian, Guardiola menjadi pelatih keempat yang membawa Manchester City menang 3-0 ketika bertandang ke markas Chelsea per 13 April 2026.
1. Les Mcdowall bawa Manchester City menang pada 1951
Kemenangan 3-0 pertama Manchester City di markas Chelsea terjadi pada 25 Desember 1951. Sosok pelatih yang menangani The Citizens kala itu ialah pria berkebangsaan Skotlandia, Les McDowall. Duel itu merupakan bagian dari pekan 24 First Division 1951/1952.
Tiga gol Manchester City dalam pertandingan ini dicetak tiga pemain berbeda. Striker berpaspor Inggris, Ivor Broadis, menjadi pencetak gol pembuka. Lalu, keunggulan tim tamu bertambah lewat aksi Jimmy Meadows, gelandang asal Inggris. Pesta gol The Citizens ditutup dengan gol Dennis Westcott yang sekaligus menjadi golnya yang kesepuluh di ajang ini.
2. Joe Mercer persembahkan kemenangan telak untuk penggemar Manchester City di Piala FA 1970/1971
Duel pada 23 Januari 1971 menjadi satu-satunya kemenangan 3-0 Manchester City di markas Chelsea selama bertarung di Piala FA. Kedua tim memperebutkan kemenangan pada putaran keempat musim 1970/1971. Kemenangan ini membuat The Citizens yang ditangani Joe Mercer lolos ke babak 16 besar sebelum disingkirkan Arsenal.
Colin Bell, gelandang serang asal Inggris, menjadi salah satu pemain paling mencolok pada laga tersebut. Ia mencetak dua gol pertama The Citizens dalam kurun waktu 3 menit pada menit 54 dan 56. Lalu, kemenangan tim tamu ditutup dengan gol Ian Bowyer pada menit 75.
3. Berkat hattrick Sergio Aguero, Manuel Pellegrini bawa Manchester City unggul telak pada 2015/2016
Duel di Stamford Bridge pada pekan 34 Premier League 2015/2016 menjadi ajang adu taktik bagi Guus Hiddink yang menangani Chelsea dan Manuel Pellegrini yang membersamai Manchester City. Tim tamu sukses keluar sebagai pemenang dengan skor akhir 3-0. Ini sekaligus menjadi musim terakhir Pellegrini setelah menangani tim selama 3 musim.
Kemenangan telak The Citizens tak bisa dilepaskan dari performa gemilang Sergio Aguero sebagai ujung tombak utama. Striker asal Argentina itu memborong semua gol tim besutan Pellegrini. Laga ini diwarnai dengan kartu merah yang didapat kiper Chelsea, Thibaut Courtois, pada menit 78, 2 menit sebelum gol ketiga tercipta.
4. Setelah membantai Liverpool, Pep Guardiola bawa Manchester City menang 3-0 di markas Chelsea pada April 2026
Pep Guardiola datang ke markas Chelsea dengan kepercayaan diri tinggi untuk melakoni pekan 32 Premier League 2025/2026 pada 12 April 2026. Pada laga sebelumnya di ajang Piala FA, tim besutan Pep Guardiola membantai Liverpool dengan skor 4-0. Performa impresif Erling Haaland dan kolega dalam lawatan ke Stamford Bridge berakhir dengan kemenangan 3-0.
Setelah gagal mencetak gol selama babak pertama, The Citizens tampil lebih baik pada babak kedua. Nico O’Reilly yang bermain sebagai bek kiri membuka keunggulan pada menit 51. Lagi-lagi, pemain bertahan Manchester City muncul sebagai pencetak gol dengan Marc Guehi membobol gawang Robert Sanchez pada menit 57. Pesta gol tim tamu ditutup dengan gol Jeremy Doku pada menit 68.
Kemenangan ini semakin menegaskan kapasitas Pep Guardiola dalam menjaga konsistensi performa Manchester City di level tertinggi. Selain memperpanjang tren positif, hasil tersebut juga memperkuat posisi The Citizens dalam perburuan gelar Premier League 2025/2026. Di saat Arsenal menunjukkan penurunan performa, tim besutan Guardiola justru tampil menawan.


















