Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

6 Pemain Borussia Dortmund Paling Menonjol di Liga Champions 2025/2026

6 Pemain Borussia Dortmund Paling Menonjol di Liga Champions 2025/2026
ilustrasi penggemar Borussia Dortmund (pexels.com/Omar Ramadan)
Intinya Sih
  • Borussia Dortmund tersingkir di babak playoff Liga Champions 2025/2026 setelah kalah agregat 2-3 dari Atalanta Bergamo, meski sempat unggul 2-0 pada leg pertama.
  • Enam pemain tampil paling menonjol sepanjang kompetisi, yaitu Gregor Kobel, Ramy Bensebaini, Julian Ryerson, Felix Nmecha, Karim Adeyemi, dan Serhou Guirassy dengan kontribusi signifikan di tiap lini.
  • Meski gagal melaju lebih jauh, performa solid para pemain tersebut menjadi catatan positif dan modal penting bagi Borussia Dortmund untuk menghadapi musim berikutnya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Langkah Borussia Dortmund di Liga Champions Eropa 2025/2026 ternyata hanya sampai playoff. Pada babak ini, Die Borussen kalah dan disingkirkan oleh Atalanta Bergamo dengan agregat 2-3. Padahal, pada leg pertama playoff, Borussia Dortmund sempat unggul dengan skor 2-0.

Selama perjalanan Borussia Dortmund di Liga Champions 2025/2026, sejumlah pemain tampil bersinar secara konsisten. Jika dikerucutkan, 6 pemain inilah yang paling menonjol dari 10 laga yang dijalani Borussia Dortmund di Liga Champions musim ini.

1. Gregor Kobel tak tergantikan di posisi kiper

Borussia Dortmund hanya menggunakan satu kiper dalam sepuluh laga yang mereka jalani di Liga Champions 2025/2026. Itu artinya, sang kiper tak pernah tergantikan dan bermain selama 900 menit. Sosok yang dimaksud adalah Gregor Kobel, kiper asal Swiss yang dalam beberapa tahun telah menjadi kiper utama Borussia Dortmund. Pengalaman dan kemampuannya memaksa Alexander Meyer dan Patrick Drewes untuk menjadi penghangat bangku cadangan.

2. Performa apik Ramy Bensebaini tercoreng akibat pelanggaran kontra Atalanta Bergamo

Ramy Bensebaini menjadi yang paling diandalkan di lini belakang. Pria asal Aljazair itu memainkan 9 laga dengan perincian 774 menit dengan mencetak 2 gol. Dalam kurun waktu tersebut, ia tampil impresif sebagai tembok kuat yang juga aktif dalam membantu serangan. Sayangnya, penampilan apik Bensebaini sedikit tercoreng pada leg kedua Liga Champions 2025/2026. Sebab, ia melakukan pelanggaran berbuah penalti yang membuat Borussia Dortmund akhirnya tersingkir dari Liga Champions 2025/2026.

3. Julian Ryerson aktif dalam menyerang dan bertahan

Julian Ryerson membuktikan peran vitalnya bagi Borussia Dortmund di Liga Champions musim ini. Ia mencatatkan 606 menit dari 9 laga. Keunggulan utamanya terletak pada kemampuan transisi yang tak hanya aktif membantu serangan melalui distribusi umpan. Meski tampil disiplin dalam bertahan, Ia masih bisa menghasilkan dua assist.

4. Felix Nmecha tampil solid dan produktif dari lini tengah

Niko Kovac memberikan kepercayaan penuh kepada Felix Nmecha untuk mengambil alih lini tengah. Mantan pemain VfL Wolfsburg ini tampil impresif sebagai pengatur serangan yang agresivitas dan produktivitas saat menyerang. Kontribusi nyatanya terlihat dari torehan 3 gol yang diciptakan dalam 10 laga (753 menit).

5. Karim Adeyemi tampil efektif dengan menit bermain terbatas

Karim Adeyemi tampil sebagai pemain paling efisien bagi Borussia Dortmund di Liga Champions musim ini. Meski hanya bermain selama 473 menit dari 9 laga, winger asal Jerman ini bisa mengemas 3 gol dan 2 assist. Salah satu penampilan terbaiknya terjadi pada laga melawan Juventus pada pekan pertama Liga Champions 2025/2026. Ia mencetak 1 gol dan 1 assist pada laga yang berakhir dengan skor 4-4 tersebut.

6. Serhou Guirassy menjalankan tugasnya dengan baik sebagai ujung tombak

Serhou Guirassy menjalankan tugasnya dengan baik sebagai ujung tombak Borussia Dortmund. Di Liga Champions 2025/2026, ia menjadi pemain Borussia Dortmund paling produktif. Tak hanya dalam urusan gol, ia juga berkontribusi untuk urusan assist. Hasilnya, penyerang asal Guinea ini bisa mencetak 4 gol dan 4 assist dari 10 laga dengan perincian 711 menit.

Meski langkah Dortmund terhenti, performa gemilang keenam pemain ini tetap menjadi catatan positif yang bisa jadi fondasi membangun musim depan. Tentunya, dengan syarat mereka tidak dilego ke klub lain.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Kidung Swara Mardika
EditorKidung Swara Mardika
Follow Us

Latest in Sport

See More