6 Pemain Kunci dalam Kesuksesan Galatasaray Juara Super Lig 2025/2026

Setelah melewati 33 pekan, Galatasaray akhirnya memastikan gelar Super Lig Turki 2025/2026. Kepastian tersebut didapat usai Galatasaray meraih kemenangan 4-2 atas Antalyaspor dan mengoleksi 77 poin. Raihan itu membuat mereka sudah tak bisa lagi dikejar Fenerbahce yang mengumpulkan 73 poin dengan hanya menyisakan satu pertandingan.
Keberhasilan ini tentu tak lepas dari kontribusi sejumlah pemain kunci. Jika melihat performa sepanjang musim, enam pemain berikut menjadi sosok paling berpengaruh dalam perjalanan Galatasaray meraih gelar juara Super Lig 2025/2026.
1. Abdulkerim Bardakci semakin solid di lini belakang Galatasaray
Pada musim keempatnya, Abdulkerim Bardakci semakin solid di lini belakang Galatasaray. Bek Timnas Turki ini menunjukkan kualitas pemain senior yang kaya pengalaman. Kemampuan berduel serta intersepnya semakin diandalkan Okan Buruk. Tak heran, ia menjadi pemain Galatasaray dengan menit bermain terbanyak. Per pekan 33, ia menorehkan 30 laga dengan perincian 2.455 menit.
2. Davinson Sanchez menjadi duet padu untuk Abdulkerim Bardakci
Untuk menemani Abdulkerim Bardakci, Okan Buruk menempatkan Davinson Sanchez di posisi bek tengah. Bek asal Kolombia itu sama solidnya dengan Bardakci. Namun, ia lebih unggul dalam kecepatan dan duel bola udara. Eks pemain Tottenham Hotspur ini mencatatkan 30 laga (2.425 menit) dengan menyumbang 1 gol di Super Lig 2025/2026.
3. Lucas Torreira menjadi fondasi di lini tengah
Lucas Torreira menjadi fondasi utama permainan Galatasaray di lini tengah. Gelandang asal Uruguay tersebut berperan penting dalam menjaga keseimbangan lini tengah, memutus alur serangan lawan, sekaligus melindungi area pertahanan. Besarnya pengaruh Torreira terlihat di Super Lig 2025/2026 dengan mencatatkan 30 laga (2.227 menit). Tak hanya solid dalam bertahan, ia juga memberi kontribusi ofensif lewat catatan 3 gol dan 4 assist.
4. Yunus Akgun tak kalah saing dari Leroy Sane
Leroy Sane memang memiliki menit bermain yang lebih banyak ketimbang Yunus Akgun di pos sayap kanan. Namun, Akgun lebih produktif dan efektif dalam menyumbang gol maupun assist ketimbang Sane. Pria asal Turki itu memanfaatkan kecepatan dan tembakan yang akurat sehingga bisa mencetak 7 gol dan 11 assist dari 28 laga (1.824 menit). Sedangkan, Sane mencetak 6 gol dan 5 assist dari 27 laga (2.198 menit).
5. Baris Alper Yilmaz rajin mendistribusikan umpan dari sisi kiri
Baris Alper Yilmaz sangat aktif dalam menusuk dari sisi kiri penyerangan Galatasaray. Ia lebih aktif mencetak assist ketimbang gol. Bahkan, per pekan 33 Super Lig 2025/2026, pemain asal Turki itu menjadi top assist di Galatasaray. Torehan 8 gol dan 12 assist dari 30 laga (2.318 menit) menjadi buktinya.
6. Victor Osimhen tetap tajam meski sering absen
Victor Osimhen kembali menjadi sumber gol bagi Galatasaray di Super Lig musim ini. Meski absen 11 kali per pekan 33, ia tetap tampil tajam. Penyerang asal Nigeria itu mencetak 15 gol dan 5 assist dari 22 laga (1.713 menit). Catatan tersebut membuatnya menjadi top skor sementara Galatasaray di Super Lig 2025/2026. Namun, ia tertinggal tujuh gol dari Paul Onuachu (Trabzonspor) dalam perebutan top skor Super Lig musim ini.
Keberhasilan ini tak bisa dilepaskan dari peran sang pelatih, Okan Buruk. Sebab, pria asal Turki itu sudah empat kali berturut-turut membawa tim ini menjadi juara Super Lig, terhitung sejak 2022/2023.



















