5 Pemain Non-Eropa di Juventus 2025/2026, Ada Weston McKennie!

- Juventus musim 2025/2026 memiliki lima pemain non-Eropa dari Brasil, Kolombia, Amerika Serikat, Kanada, dan Pantai Gading yang memperkuat lini belakang hingga depan.
- Bremer tetap jadi pilar utama pertahanan, McKennie tampil fleksibel di lini tengah, sementara Jonathan David dipercaya sebagai penyerang tengah utama dengan kontribusi gol signifikan.
- Juan Cabal dan Jeremie Boga berperan sebagai pelapis penting di sisi kiri pertahanan serta serangan, menambah kedalaman skuad La Vecchia Signora sepanjang kompetisi Serie A.
Juventus tercatat mendaftarkan sebanyak 25 pemain dari berbagai negara pada 2025/2026 per 8 Mei 2026. Lima di antaranya merupakan pemain non-Eropa yang berasal dari Brasil, Kolombia, Amerika Serikat, Kanada, dan Pantai Gading. Mereka ditugaskan untuk memperkuat lini belakang, tengah, dan depan La Vecchia Signora. Siapa saja pemain tersebut dan seperti apa performanya bersama klub yang berbasis di Turin ini hingga pekan ke-35 Serie A Italia?
1. Bremer (Brasil) masih menjadi salah satu pilar krusial di pertahanan
Pada Serie A 2025/2026, Bremer masih menjadi salah satu pilar krusial pertahanan Juventus. Ini membuatnya sering dipasang sebagai bek tengah sejak menit awal. Sebab, dia merupakan sosok yang mampu membaca permainan untuk memotong serangan dan bahkan tidak ragu terlibat kontak fisik. Pemain kelahiran Itapitanga tersebut juga patut diwaspadai oleh lawan saat bola mati karena solid dalam duel udara. Tak selalu lancar, cedera meniskus memaksanya beristirahat beberapa pertandingan. Hingga pekan ke-35, dia merumput 24 kali dengan menorehkan 4 gol dan 3 assist (1.995 menit).
Juventus menggelontorkan biaya fantastis, 51,3 juta euro (sekitar Rp1 triliun) demi merekrut Bremer dari Torino pada musim panas 2022. Ia cepat melakukan adaptasi sehingga sering menjalankan posisi bek tengah utama. Pemain yang kini berusia 29 tahun ini sempat absen panjang karena cedera anterior cruciate ligament (ACL). Sejak Juli 2022, dirinya diturunkan 120 pertandingan dengan menyumbang 12 gol dan 5 assist di berbagai kompetisi.
2. Juan Cabal (Kolombia) diplot sebagai pelapis Andrea Cambiasso di bek kiri atau gelandang kiri
Jual Cabal masih kesulitan menembus skuad utama Juventus pada Serie A 2025/2026. Pemain asal Kolombia ini bertugas sebagai pelapis Andrea Cambiasso dalam mengisi peran bek kiri atau gelandang kiri. Selain itu, performanya juga sering terganggu beberapa cedera dan kali ini adductor. Ini memengaruhi menit bermain yang dikumpulkan. Meski begitu, kehadirannya dibutuhkan untuk menambah kedalaman karena mempunyai stamina solid yang membuatnya kuat naik turun membantu transisi di sisi kiri permainan. Selain itu, dirinya tidak segan melakukan duel fisik. Hingga pekan ke-35, dia tampil 12 pertandingan dengan menyumbang 2 gol (286 menit).
Dengan 12,8 juta euro (sekitar Rp261 miliar), Cabal diboyong Juventus dari Hellas Verona pada musim panas 2024. Pemain yang kini berusia 25 tahun ini ternyata melewatkan banyak pertandingan karena ketika itu berkutat dengan cedera ACL. Sejak didatangkan ke Allianz Stadium, dia tampil 28 pertandingan dengan menghasilkan 2 gol dan 2 assist di berbagai kompetisi.
3. Weston McKennie (Amerika Serikat) menyuguhkan fleksibilitas di sektor tengah
Weston McKennie mampu menyuguhkan fleksibilitas di sektor tengah Juventus. Ini membuat namanya sering mewarnai starter pada Serie A 2025/2026. Selain gelandang kanan, dia pernah dirotasi ke gelandang serang, gelandang tengah, dan gelandang kiri. Pemain kelahiran Little Elm, Texas ini mempunyai stamina solid dan etos kerja tinggi sehingga rajin membantu pressing serta bergerak membuka ruang. Dirinya juga dibekali kekuatan fisik yang mendukungnya untuk melakukan duel. Ia bermain 33 pertandingan dengan mengukir 5 gol dan 6 assist hingga pekan ke-35.
Juventus meminjam McKennie seharga 4,5 juta euro (sekitar Rp91,6 miliar) dari Schalke 04 pada musim panas 2020. Dirinya kemudian dipermanenkan 21,9 juta euro (sekitar Rp446 miliar) pada musim panas 2021. Pemain yang kini berusia 27 tahun ini merupakan sosok versatile yang bisa menjalankan beberapa peran di sektor tengah, belakang, dan depan. Dia pernah tidak masuk skema taktik sehingga dipinjamkan kepada Leeds United agar tetap mendapat jam terbang. Sejak September 2020, ia mengumpulkan 27 gol dan 27 assist dari 227 pertandingan di berbagai ajang.
4. Jeremie Boga (Pantai Gading) berperan sebagai penyerang sayap kiri pelapis
Jeremie Boga menjalankan peran sebagai pelapis dari Kenan Yildiz di sisi kiri penyerangan Juventus. Pemain berkebangsaan Pantai Gading ini juga beberapa kali dirotasi ke penyerang tengah dan gelandang serang. Kecepatan dan keterampilan dribel menjadi senjata untuk menciptakan peluang. Pergerakannya tersebut juga berguna untuk menarik perhatian bek lawan sehingga bisa membuka ruang. Dirinya menorehkan 4 gol dan 1 assist dari 12 pertandingan hingga pekan ke-35. Di berbagai ajang, merumput 14 kali dengan menyumbang 4 gol dan 1 assist musim ini.
Juventus mengamankan jasa Boga melalui skema peminjaman dari OGC Nice pada musim dingin 2026. Dia rencananya berseragam La Vecchia Signora sampai Juni 2026 dengan opsi pembelian. Pemain yang kini berusia 29 tahun ini mengenal persaingan Serie A karena pernah merumput bersama US Sassuolo dan Atalanta. Kehadirannya diproyeksikan untuk memperdalam kekuatan di sisi kiri penyerangan klub asal Turin tersebut.
5. Jonathan David (Kanada) sering tampil sebagai penyerang tengah utama
Jonathan David mempunyai rekam jejak mentereng karena berhasil menyuguhkan performa tajam bersama OGC Nice. Ini membuatnya sempat dikaitkan dengan beberapa klub. Setelah kurang lebih selama 5 tahun membela Les Aiglons, dirinya tidak memperpanjang kontrak sehingga dilepas gratis pada musim panas 2025. Penyerang yang kini berusia 26 tahun tersebut kemudian menerima tawaran Juventus. Dia untuk pertama kali mengembangkan potensi di Italia.
David sendiri sering tampil sejak menit pertama sebagai penyerang tengah Juventus pada Serie A 2025/2026. Pemain kelahiran Brooklyn, New York ini cerdik memanfaatkan celah pertahanan lawan sehingga memudahkan rekan mengirim umpan. Dirinya juga aktif membantu melakukan pressing serta bisa turun menjemput bola. Dia mencetak 6 gol dan 4 assist dari 33 pertandingan (1.749 menit) hingga pekan ke-35. Di berbagai ajang, tampil 44 pertandingan dengan menghasilkan 8 gol dan 5 assist musim ini.
Kelima pemain non-Eropa di atas masuk skuad Juventus 2025/2026. Bremer masih menunjukkan kontribusi penting dengan menempati bek tengah, McKennie menyuguhkan fleksibilitas di sektor tengah, dan David kerap diplot sebagai penyerang tengah utama. Sementara, Boga dan Cabal menjalankan tugas pelapis.



















