Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

The Jakmania Laporkan Kapten Persib ke PSSI

The Jakmania Laporkan Kapten Persib ke PSSI
Pemain Persib Bandung Marc Klok, Dok. Persib
Intinya Sih
Timeline
5W1H
Gini Kak
Sisi Positif
  • The Jakmania resmi melaporkan kapten Persib, Marc Klok, ke PSSI karena ajakannya kepada bobotoh menonton laga di Samarinda dianggap melanggar larangan suporter tamu hadir di stadion.
  • Dalam nota protes berisi empat poin, The Jakmania menilai ucapan Klok provokatif dan meminta PSSI bertindak tegas demi menjaga sportivitas serta menegaskan komitmen soal lokasi kandang Persija.
  • PSSI melalui Sekjen Yunus Nusi menyatakan akan meneruskan laporan tersebut ke Ketua Umum dan Exco, sambil menegaskan pentingnya sepak bola sebagai pemersatu, bukan pemecah persaudaraan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Ketua Umum The Jakmania, Diky Soemarno, resmi melaporkan Kapten Persib, Marc Klok ke PSSI. Hal itu merupakan buntut dari ajakan Marc Klok kepada bobotoh agar menonton ke Samarinda.

Laporan itu tertuang dalam bentuk nota protes yang langsung disampaikan Diky selaku perwakilan The Jakmania yang diterima Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Yunus Nusi.

Apa isi nota protes itu?

1. The Jakmania terganggu dengan kata-kata Klok

IMG-20260506-WA0001.jpg
Pemain Bhayangkara Presisi Lampung FC, Henry Doumbia dan pemain Persib Bandung, Marc Klok. (Bhayangkara FC)

Dalam nota itu, The Jakmania merasa terganggu dengan kata-kata Klok yang mengajak suporter Persib, bobotoh untuk menyaksikan laga lawan Persija di tengah larangan penonton tim tandang ada di stadion.

"Hari ini kami dari pengurus pusat The Jakmania menyampaikan aspirasi kepada PSSI sebagai pihak yang bertanggungjawab terhadap sepak bola di Indonesia. Ini berkaitan dengan pernyataan salah satu pemain Persib, yaitu Marc Klok yang menurut kami meski bercanda, ssepertinya kurang tepat di tengah situasi seperti ini," kata Diky di GBK Arena, Jumat (8/5/2026).

2. The Jakmania soroti empat poin dalam nota protesnya

Koreografi suporter Persija, The Jakmania, dalam laga lawan PSIM. (IDN Times/Sandy Firdaus)
Koreografi suporter Persija, The Jakmania, dalam laga lawan PSIM. (IDN Times/Sandy Firdaus)

Dalam nota protes itu, ada empat poin yang disampaikan The Jakmania. Poin pertama, mereka mempertanyakan sikap Marc Klok yang provokatif jelang laga Persija lawan Persib di Samarinda.

"Mengingat pertandingan Persija Jakarta melawan Persib Bandung punya risiko tinggi yang sudah ditegaskan oleh I-League selaku penyelenggara liga bahwa suporter tamu dilarang hadir," tulis poin pertama di nota protes.

Poin kedua, Jakmania meminta sikap tegas dari PSSI terhadap pihak-pihak yang dianggap mengusik sportivitas di Liga Indonesia. Mereka berpendapat ucapan keliru dari sosok beken dapat berdampak besar.

"Atas pernyataan provokatif tersebut kami meminta PSSI untuk memberi tindakan tegas kepada pihak yang mencederai nilai-nilai sportivitas dalam sepak bola," demikian bunyi poin kedua nota protes.

Poin ketiga dan keempat, Jakmania meminta komitmen PSSI soal lokasi pertandingan Persija. Ini karena Macan Kemayoran kerap jadi musafir saat berstatus tuan rumah di Liga Indonesia.

3. Bagaimana tanggapan PSSI?

Koreo The Jakmania di laga Persija vs Arema FC di Stadion Patriot Candrabhaga, Minggu (2/2/2023). (IDN Times/Tino).
Koreo The Jakmania di laga Persija vs Arema FC di Stadion Patriot Candrabhaga, Minggu (2/2/2023). (IDN Times/Tino).

Menanggapi nota protes ini, Yunus mengaku akan segera menyampaikannya ke Ketua Umum dan Komite Eksekutif (Exco) PSSI untuk ditindaklanjuti. Dia pun sepakat, siapa pun tak boleh memperkeruh situasi.

"Sepak bola ini kan menjadi alat pemersatu, bukan untuk menjadi media yang menghancurkan persaudaraan dan persahabatan kita. Sesegera mungkin akan saya sampaikan kepada Ketua Umum PSSI surat ini," kata Yunus.

Marc Klok sempat jadi buah bibir lagi usai mempersilakan bobotoh datang ke Samarinda untuk menyaksikan Persija vs Persib dalam sebuah wawancara. Hal inilah yang membuat The Jakmania berang hingga melayangkan nota protes.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Deti Mega Purnamasari
EditorDeti Mega Purnamasari
Follow Us

Related Articles

See More