Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

3 Tim Inggris yang Lolos ke Final Kompetisi Eropa pada 2025/2026

3 Tim Inggris yang Lolos ke Final Kompetisi Eropa pada 2025/2026
ilustrasi bola (unsplash.com/abject)
Intinya Sih
  • Arsenal kembali ke final Liga Champions setelah 20 tahun, tampil tanpa kekalahan sepanjang kompetisi dan siap menghadapi PSG di Puskas Arena, Hungaria.
  • Aston Villa menembus final Liga Europa usai menyingkirkan Nottingham Forest, dipimpin Unai Emery yang berpengalaman dengan empat gelar juara di ajang tersebut.
  • Crystal Palace mencapai final Liga Konferensi Eropa di bawah Oliver Glasner setelah menang agregat atas Shakhtar Donetsk dan akan menghadapi Rayo Vallecano di Jerman.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

English Premier League membuktikan kualitasnya sebagai liga paling kompetitif di daratan Eropa. Pada 2025/2026, tiga tim Inggris mampu melenggang ke final turnamen Eropa. Mulai dari Liga Champions, Liga Europa, hingga Liga Konferensi Eropa. 

Kegemilangan tersebut menciptakan sejarah tersendiri. Untuk pertama kalinya, ada tiga tim Inggris lolos ke final tiga ajang Eropa pada musim yang sama. Lalu, siapa saja mereka dan seperti apa peluangnya untuk meraih juara?

1. Arsenal melaju ke final Liga Champions dengan status tanpa kekalahan

Arsenal akhirnya kembali melenggang ke final Liga Champions setelah penantian selama 20 tahun. Arsenal untuk pertama kalinya lolos ke final pada 2006 lalu. Sayangnya, Arsenal harus mengakui keunggulan dan urung juara setelah mengalami kekalahan 1-2. 

Kini, Arsenal menapaki final kedua sepanjang sejarah dengan optimisme tinggi. Perjalanan mereka mengesankan sejak awal kompetisi. Dari league phase hingga semifinal, tim besutan Mikel Arteta tak pernah menderita kekalahan. Tercatat, Arsenal mendulang 12 kemenangan dengan hanya 2 kali imbang untuk sampai ke final Liga Champions 2025/2026. 

Hebatnya lagi, Arsenal merupakan tim yang paling solid di lini pertahanan. William Saliba dan kolega hanya kebobolan 6 kali dari 14 pertandingan. Catatan sembilan kali clean sheet melengkapi kokohnya barisan belakang Arsenal. Di lini serangan, Arsenal juga produktif dengan menghasilkan 29 gol. Ini menjadi bekal penting untuk bertanding pada partai final. 

Arsenal akan menantang Paris Saint-Germain (PSG) di final. Berstatus juara bertahan, PSG menjadi adangan yang mesti dilewati Arsenal untuk merengkuh trofi Liga Champions perdana. Meski sulit, Arsenal punya peluang yang sama seperti PSG. Kondisi ini membuat pertarungan diprediksi ketat. Kedua tim akan bentrok di Puskas Arena, Hungaria, Sabtu (30/5/2026).

2. Aston Villa menembus final Liga Europa setelah mendepak sesama tim Inggris

Aston Villa melenggang ke final Liga Europa 2025/2026 setelah mengalahkan Nottingham Forest dengan agregat 4-1. Keberhasilan mencapai babak puncak ini menandai kembalinya Aston Villa ke final ajang Eropa setelah 44 tahun. Aston Villa terakhir kali tampil adalah saat final Liga Champions 1982. Saat itu, Aston Villa juara dengan menang 1-0 atas Bayern Munich.

Kesuksesan Aston Villa menembus final tidak terlepas dari dampak besar sang pelatih, Unai Emery. Sejak datang pada 2022 lalu, juru taktik asal Spanyol ini mengangkat performa Aston Villa untuk kompetitif di berbagai ajang. Tak cuma bisa bersaing di ajang domestik, sang arsitek juga membawa Aston Villa melaju jauh di ajang Eropa dalam beberapa musim terakhir. 

Aston Villa berpeluang besar mengakhiri puasa gelar selama 3 dekade. Kans tersebut dikarenakan Emery yang berstatus pelatih tersukses di Liga Europa. Sang pelatih punya 4 gelar juara, di antaranya hattrick bersama Sevilla pada 2014–2016 dan Villarreal pada 2021. Ia juga pernah membawa Arsenal ke final pada 2019 meski harus menelan kekalahan dari Chelsea. 

Dengan pengalaman tersebut, Aston Villa punya kans besar juara. Namun, Aston Villa mesti menghadapi SC Freiburg pada final. Di atas kertas, kedua tim cukup berimbang dari segi performa maupun skuad. Aston Villa sedikit lebih baik dengan mencatatkan 12 kemenangan dan mengalami 2 kekalahan dari 14 laga. Sementara, Freiburg mampu 9 kali menang, 2 kali imbang, dan 3 kali kalah. Performa sepanjang kompetisi ini membuat peluang tim sama kuat untuk juara. Final Liga Europa bakal berlangsung di Tupras Stadium, Turki, Kamis (21/5/2026).

3. Crystal Palace lolos ke final Liga Konferensi Eropa dengan meyakinkan

Crystal Palace bertransformasi di bawah asuhan Oliver Glasner. Sejak bergabung pada 2024, pelatih asal Austria ini membawa Crystal Palace kompetitif. Ia membantu tim meraih trofi mayor pertama berupa Piala FA. Terbaru, Glasner mengantarkan Crystal Palace ke final Liga Konferensi Eropa 2025/2026 setelah menang agregat 5-2 atas Shakhtar Donetsk. 

Kendati sempat terseok pada awal kompetisi, Crystal Palace mampu berbenah seiring waktu. Tim London ini juga harus susah payah ke fase gugur melalui play-off setelah tercecer di peringkat sebelas pada league phase. Beruntungnya, mereka bisa konsisten hingga berhasil menembus final. Kini, kesempatan Crystal Palace terbuka untuk merengkuh titel juara. 

Crystal Palace punya keuntungan sebab Glasner pernah membawa Eintracht Frankfurt menjuarai Liga Europa pada 2022. Ini menjadi keuntungan besar yang harus dimanfaatkan skuad Crystal Palace untuk juara. Maka dari itu, peluang untuk menang sangat terbuka pada final Liga Konferensi Eropa. Raihan trofi bisa menjadi kado perpisahan manis bagi sang pelatih.

Di final, Crystal Palace bertemu Rayo Vallecano. Secara performa, tim asal Spanyol ini lebih baik. Rayo Vallecano finis kelima di league phase. Meski begitu, performa mereka juga naik turun saat fase gugur untuk lolos ke final. Melihat performa kedua tim sejak awal kompetisi, maka duel diprediksi ketat. Final akan dihelat di Red Bull Arena, Jerman, Kamis (28/5/2026).

Tiga tim di atas menunjukkan kekuatan wakil Inggris di kompetisi Eropa. Kini, mereka perlu membuktikan mental tangguh untuk berlaga di final. Status juara akan menyempurnakan label Premier League sebagai liga kompetitif. Menurutmu, mampukah semua tim tersebut mengangkat trofi juara?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Kidung Swara Mardika
EditorKidung Swara Mardika
Follow Us

Related Articles

See More