6 Pemain Paling Diandalkan Enzo Maresca di Chelsea

- Marc Cucurella (78 laga) paling sering dimainkan oleh Enzo Maresca
- Enzo Fernandez (77 laga) adalah raja assist Chelsea pada era Enzo Maresca
- Pedro Neto (75 laga) merupakan salah satu pemain yang direkrut Enzo Maresca
Tiga laga tanpa kemenangan membuat Enzo Maresca dipecat oleh manajemen Chelsea pada Kamis (1/1/2026). Keputusan ini mengakhiri 1,5 tahun (2024–2026) masa pengabdiannya di Stamford Bridge. Padahal, statistik Chelsea di bawah arahan pelatih asal Italia itu cukup memuaskan.
Maresca memimpin The Blues dalam 92 laga. Dalam kurun waktu tersebut, ia memiliki sejumlah pemain andalan yang selalu dimainkan berulang saat melatih Chelsea. Dari puluhan pemain, inilah enam pemain yang paling ia andalkan.
1. Marc Cucurella (78 laga) paling sering dimainkan oleh Enzo Maresca
Pemain yang paling sering dimainkan Enzo Maresca selama melatih Chelsea adalah Marc Cucurella. Bek sayap asal Spanyol itu memainkan 78 dari 92 laga yang dipimpin pelatih asal Italia tersebut. Ini menjadi pengakuan atas kualitasnya sebagai sosok bek sayap modern yang aktif dalam menyerang dan tak lupa menjalankan tugas dalam bertahan. Dari 78 laga, Cucurella menyumbang 7 gol dan 6 assist.
2. Enzo Fernandez (77 laga) adalah raja assist Chelsea pada era Enzo Maresca
Enzo Fernandez menjadi raja assist Chelsea pada era kepelatihan Enzo Maresca. Pemain asal Argentina itu tercatat mencetak 14 gol dan 19 assist selama dilatih Maresca. Itu ditorehkan dalam 77 laga. Hal tersebut menjadi bukti bahwa ia merupakan sosok gelandang yang tak hanya kuat dalam berduel dan intersep, tetapi juga kreatif dalam membagi umpan.
3. Pedro Neto (75 laga) merupakan salah satu pemain yang direkrut Enzo Maresca
Enzo Maresca datang ke Chelsea pada Juli 2024. Ia pun mengusulkan untuk memboyong Pedro Neto dari Wolverhampton Wanderers yang akhirnya terealisasi pada Agustus 2024. Neto pun menjadi salah satu pemain yang paling diandalkan Maresca di Chelsea. Winger asal Portugal itu dimainkan 75 kali. Ia tampil cukup produktif dengan menorehkan 15 gol dan 12 assist.
4. Moises Caicedo (71 laga) membuat kerja Enzo Fernandez lebih mudah
Moises Caicedo menjadi duet yang memudahkan kerja Enzo Fernandez di lini tengah Chelsea. Hal tersebut membuat Fernandez bisa mencetak banyak assist. Saat dilatih Enzo Maresca, Caicedo diturunkan sebanyak 71 kali dengan tugas sebagai breaker. Meski lebih fokus dalam bertahan, pemain asal Ekuador ini masih bisa menyumbang 6 gol dan 7 assist.
5. Malo Gusto (70 laga) berfokus mengawal pos bek kanan
Jika Marc Cucurella mengisi pos bek kiri maka Malo Gusto berfokus mengawal pos bek kanan. Serupa dengan Cucurella, bek asal Prancis ini juga sering membantu penyerangan. Ia memiliki kecepatan dan insting menyerang di atas rata-rata. Namun, secara statistik, ia tak seproduktif Cucurella. Dari 70 laga yang dijalani Gusto di bawah arahan Enzo Maresca, ia menyumbang 2 gol dan 6 assist.
6. Robert Sanchez (62 laga) masih diandalkan di bawah mistar
Meski memiliki stok kiper yang banyak, Enzo Maresca masih mempercayakan sebagian laganya kepada Robert Sanchez. Kiper asal Spanyol itu mengalahkan beberapa nama, seperti Filip Jorgensen, Gabriel Slonina, Djordje Petrovic,Lucas Bergstrom dan Marcus Betinelli. Sanchez sendiri diturunkan dalam 62 laga dengan mencatatkan 24 nirbobol. Namun, di sisi lain, ia kebobolan 68 gol.
Per 2 Januari 2026, Chelsea belum menunjuk pengganti Enzo Maresca. Namun, beberapa pelatih dikabarkan sudah menjadi incaran. Salah satunya Liam Rosenior yang saat ini berstatus sebagai pelatih RC Strasbourg. Di sisi lain, Maresca pun dikabarkan akan menjadi suksesor Pep Guardiola jika suatu hari pelatih asal Spanyol itu meninggalkan Manchester City.
















