Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

6 Pemain Terakhir yang Memutuskan Pensiun bersama Arsenal

Dennis Bergkamp (twitter.com/arsenal)
Dennis Bergkamp (twitter.com/arsenal)
Intinya sih...
  • Petr Cech pensiun setelah 139 pertandingan dan 54 nirbobol bersama Arsenal.
  • Per Mertesacker mencatat 10 gol dan 4 assist dari 221 pertandingan untuk Arsenal sebelum pensiun.
  • Mikel Arteta bermain selama 4 musim dengan torehan 16 gol dan 11 assist sebelum menjadi pelatih Arsenal.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Mengakhiri karier dengan gantung sepatu di sebuah klub besar merupakan impian banyak pesepak bola profesional. Dibutuhkan performa yang konsisten hingga usia senja untuk bisa terus bermain di tim besar Eropa.

Hal tersebut berlaku bagi beberapa pemain yang memutuskan pensiun bersama klub besar English Premier League (EPL), yakni Arsenal. Deretan pesepak bola ini tercatat sebagai lima pemain terakhir yang memutuskan gantung sepatu bersama Arsenal.

Siapa sajakah keenam nama tersebut dan bagaimana performanya saat membela Arsenal? Intip ulasannya berikut ini.

Table of Content

1. Petr Cech

1. Petr Cech

Petr Cech (arsenal.com)
Petr Cech (arsenal.com)

Pemain terakhir yang tercatat pensiun di Arsenal adalah Petr Cech. Kiper berkebangsaan Republik Ceko ini memang sangat dikenal publik ketika membela Chelsea. Namun, pada awal musim 2015/2016, Cech memutuskan menyebrang ke Arsenal.

Untuk The Gunners, Cech sukses menampilkan 139 pertandingan dengan torehan 54 nirbobol di seluruh ajang yang diikuti Arsenal. Petr Cech pun memutuskan untuk pensiun pada akhir musim 2018/2019 untuk bergabung sebagai staf kepelatihan Chelsea.

2. Per Mertesacker

Per Mertesacker (arsenal.com)
Per Mertesacker (arsenal.com)

Arsenal merupakan satu-satunya tim di luar Jerman yang pernah dibela oleh Per Mertesacker. Bek jangkung asal Jerman ini didatangkan Arsenal pada awal musim 2011/2012 dari Werder Bremen.

Per Mertesacker sukses mencatat 10 gol dan 4 assist dari 221 pertandingan untuk Arsenal. Setelah 7 musim membela Arsenal, Per Mertesacker memutuskan untuk gantung sepatu pada akhir musim 2017/2018. Saat ini ia menjabat sebagai manager di tim akademi Arsenal.

3. Mikel Arteta

Mikel Arteta (arsenal.com)
Mikel Arteta (arsenal.com)

Saat masih berstatus sebagai pesepak bola profesional, Mikel Arteta sempat membela beberapa klub besar. Paris Saint-Germain, Barcelona, Everton, Real Sociedad, dan Arsenal merupakan beberapa di antaranya.

Pada akhir musim 2015/2016, Arteta memutuskan untuk gantung sepatu bersama Arsenal. Pria yang sekarang menjabat sebagai pelatih Arsenal ini bermain selama 4 musim dengan torehan 16 gol dan 11 assist dari 150 laga.

4. Jens Lehmann

Jens Lehmann  (premierleague.com)
Jens Lehmann (premierleague.com)

Sempat melakukan career break selama 8 bulan setelah dilepas oleh VfB Stuttgart, Jens Lehmann memutuskan untuk kembali ke Arsenal pada Maret 2011. Hal tersebut merupakan kali kedua Lehmann bergabung dengan Arsenal setelah masa bakti pertamanya dari 2003—2008.

Untuk kali kedua, Lehmann hanya bermain hingga akhir musim 2010/2011. Itu artinya, ia hanya bertahan selama 4 bulan. Jika ditotalkan, Lehmann bermain dalam 200 laga bersama Arsenal dengan torehan 80 nirbobol.

5. Dennis Bergkamp

Dennis Bergkamp (twitter.com/arsenal)
Dennis Bergkamp (twitter.com/arsenal)

Dennis Bergkamp merupakan salah satu penyerang terbaik yang pernah membela Arsenal. Masa bakti 11 tahun untuk Arsenal jadi alasan Dennis Bergkamp layak menyandang gelar tersebut. Pria asal Belanda ini datang ke Arsenal pada awal musim 1995/1996 dari Inter Milan.

Setelah mencatatkan total 411 penampilan dengan torehan 115 gol dan 93 assist, Bergkamp memutuskan untuk pensiun pada akhir musim 2005/2006. Saat ini, Bergkamp berstatus sebagai asisten pelatih tim U-21 Almere City.

Deretan nama di atas merupakan pemain hebat yang pernah menyandang gelar sebagai pemain bintang. Oleh karena itu, nama-nama tersebut bisa mengakhiri karier di tim besar seperti Arsenal.

6. Lee Dixon

Lee Dixon (90min.com)
Lee Dixon (90min.com)

Lee Dixon merupakan salah satu legenda Arsenal yang dikenal karena loyalitas dan konsistensinya di lini pertahanan. Ia bergabung dengan Arsenal pada 1988 dan bertahan hingga pensiun pada 2002, menjadikannya contoh langka pemain yang menghabiskan hampir seluruh karier puncaknya bersama satu klub. Posisi bek kanan yang ditempatinya membuat Dixon menjadi figur penting dalam sistem pertahanan Arsenal selama lebih dari satu dekade.

Pada era 1990-an, Lee Dixon menjadi bagian dari “Back Four” legendaris Arsenal bersama Tony Adams, Steve Bould, dan Nigel Winterburn. Lini belakang ini terkenal sangat solid dan disiplin, serta berperan besar dalam kesuksesan Arsenal meraih berbagai gelar domestik maupun Eropa. Dixon dikenal bukan hanya karena kemampuan bertahannya, tetapi juga kecerdasan membaca permainan dan konsistensi performa dari musim ke musim.

Sepanjang kariernya di Arsenal, Lee Dixon turut membantu klub meraih banyak trofi, termasuk gelar Liga Inggris, Piala FA, dan Piala Winners UEFA. Keputusannya untuk pensiun bersama Arsenal pada 2002 semakin menegaskan statusnya sebagai legenda klub. Hingga kini, Dixon masih dikenang sebagai simbol kesetiaan dan profesionalisme, serta menjadi bagian penting dari sejarah emas Arsenal di era Premier League awal.

FAQ seputar Pemain Terakhir yang Memutuskan Pensiun bersama Arsenal

Siapa pemain yang pensiun bersama Arsenal?

Beberapa pemain yang pensiun dengan status terakhir Arsenal antara lain Petr Cech, Per Mertesacker, Mikel Arteta, Dennis Bergkamp, Jens Lehmann dan Lee Dixon.

Siapa pemain terakhir yang pensiun di Arsenal?

Petr Cech menjadi pemain terakhir yang pensiun di Arsenal pada akhir musim 2018/2019.

Apakah Mikel Arteta pensiun sebagai pemain Arsenal?

Ya. Mikel Arteta mengakhiri karier sebagai pemain Arsenal pada 2016 sebelum beralih ke dunia kepelatihan.

Apakah Dennis Bergkamp pensiun di Arsenal?

Ya. Dennis Bergkamp memutuskan pensiun setelah musim 2005/2006 bersama Arsenal.

Apakah semua pemain yang pensiun di Arsenal berstatus legenda klub?

Sebagian besar iya, karena mereka memiliki kontribusi besar dan peran penting dalam sejarah Arsenal.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Topics
Editorial Team
Atqo Sy
Jumawan Syahrudin
Atqo Sy
EditorAtqo Sy
Follow Us

Latest in Sport

See More

Chelsea Incar Liam Rosenior, Suksesor Maresca Fans MU

02 Jan 2026, 18:22 WIBSport