Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

3 Pemain yang Pernah Membela Liverpool dan Osasuna

3 Pemain yang Pernah Membela Liverpool dan Osasuna
ilustrasi logo Liverpool (unsplash.com/alexdavidphotos)
Intinya Sih
  • Liverpool resmi merekrut Victor Munoz dari Osasuna seharga 40 juta euro dengan kontrak enam tahun hingga 2032, setelah performanya yang impresif di musim 2025/2026.
  • Hanya tiga pemain yang pernah membela Liverpool dan Osasuna, yaitu Michael Robinson, Sammy Lee, serta Victor Munoz yang kini menjadi bagian generasi baru The Reds.
  • Michael Robinson dan Sammy Lee sukses besar bersama Liverpool sebelum menutup karier di Osasuna, sementara Munoz berpotensi mengikuti jejak mereka di bawah asuhan Andoni Iraola.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Liverpool mendatangkan talenta muda bernama Victor Munoz pada musim panas 2026. Liverpool kepincut dengan potensinya sehingga menebusnya dari Osasuna seharga 40 juta euro atau Rp817 miliar. Kontrak berdurasi 6 tahun membuatnya di Anfield hingga 2032. 

Dalam sejarahnya, tidak banyak pemain yang memperkuat Liverpool dan Osasuna. Maklum saja, Osasuna bukanlah klub raksasa di Spanyol. Ini membuat Liverpool tak banyak terlibat transfer. Termasuk Victor Munoz, hanya ada tiga pemain yang pernah memperkuat kedua tim.

1. Michael Robinson sukses di Liverpool dan mengakhiri kariernya bersama Osasuna

Michael Robinson merupakan pemain pertama yang memperkuat Liverpool dan Osasuna. Mulanya, ia membela Liverpool pada 1983–1984. Kariernya hanya singkat selama 1,5 tahun. Namun, ia menjadi andalan di lini serangan melalui torehan 13 gol dan 10 assist dari 52 laga. Ia membantu Liverpool menjuarai Liga Champions Eropa, Liga Inggris, dan Piala Liga Inggris.

Setelah dari Liverpool, Robinson sempat membela Queens Park Rangers selama 2,5 tahun hingga akhir 1986. Pada Januari 1987, ia berlabuh ke Osasuna pada pengujung kariernya. Tercatat, ia berkarier di Stadion El Sadar hingga musim panas 1989. Striker berpaspor Irlandia ini cukup tajam meski tak lagi muda dengan mampu mengemas 15 gol dari 66 laga. 

Osasuna menjadi klub terakhir yang diperkuat Robinson. Ia memutuskan pensiun muda dengan saat itu masih 31 tahun. Faktor cedera lutut yang kambuhan membuatnya mengakhiri kariernya sebagai pesepak bola. Selama kiprahnya di lapangan hijau selama 14 tahun, periode tersuksesnya terjadi bersama Liverpool. Meski singkat, ia berhasil meraih tiga trofi di Anfield.

2. Sammy Lee menjadi legenda Liverpool, tetapi kurang beruntung di Osasuna

Sammy Lee adalah salah satu legenda jebolan akademi Liverpool yang sukses dengan prestasi beragam. Ia memperkuat Liverpool pada 1976–1986. Selama sedekade tersebut, ia membantu tim mendominasi Inggris dan membawa Liverpool berjaya di Eropa. 

Beroperasi sebagai gelandang sayap kanan, Lee total memainkan 290 pertandingan di berbagai ajang. Performanya impresif dengan 19 gol dan 45 assist. Ia mempersembahkan 14 trofi kepada publik Anfield. Prestasi prestisenya adalah 3 Liga Inggris dan 3 Liga Champions. Torehan ini dilengkapi 4 Piala Liga Inggris, 3 Community Shield, dan 1 Piala FA.

Setelah menuai kesuksesan di Liverpool, Lee sempat berlabuh ke Queens Park Rangers selama semusim pada 1986/1987. Pada musim panas 1987, Lee menyusul Michael Robinson yang lebih dulu bergabung pada awal tahun. Kariernya lebih panjang dengan bertahan di Stadion El Sadar selama 3 tahun hingga 1990. Namun, ia hanya beraksi 33 kali di Osasuna. 

Minimnya penampilan tersebut tidak terlepas dari cedera lututnya. Kiprahnya terbatas karena sering kambuhan. Ia sempat kembali ke Inggris dengan membela Southampton dan Bolton Wanderers. Sayangnya, cedera kembali menghantuinya sehingga membuatnya pensiun. ia  mengambil keputusan gantung sepatu pada 1 Juli 1992 ketika usianya masih 32 tahun.

3. Victor Munoz menampilkan performa apik di Osasuna yang membuat Liverpool kepincut

Victor Munoz mencuri atensi Liverpool setelah permainan mengesankan bersama Osasuna pada 2025/2026. Sebelumnya, ia sempat mencuri atensi ketika debut bersama Real Madrid di Piala Dunia Antarklub 2025. Namun, tim Ibu Kota Spanyol melegonya ke Osasuna. 

Bersama Osasuna, Munoz menjadi andalan di sisi kanan penyerangan. Ia tampil dalam 36 laga di berbagai ajang. Dari jumlah penampilan tersebut, ia bermain menjanjikan dengan torehan 7 gol dan 6 assist. Dengan performa ini, Liverpool merekrutnya untuk menjadi suksesor Mohamed Salah. Usia yang masih 22 tahun membuatnya punya banyak ruang untuk berkembang.

Jika melihat pemain di atas, Sammy Lee dan Michael Robinson punya kontribusi apik sekaligus berprestasi bersama Liverpool. Munoz punya kesempatan untuk menjadi andalan di era baru Liverpool asuhan Andoni Iraola. Menarik dinantikan kiprahnya pada musim mendatang.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Gagah N. Putra
EditorGagah N. Putra

Related Articles

See More