Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Pemilik Nomor Punggung 9 AC Milan sebelum Goncalo Ramos
potret San Siro, markas AC Milan (unsplash.com/zachr1992)
  • AC Milan mendatangkan Goncalo Ramos pada musim panas 2026, dan striker Portugal itu memilih nomor punggung 9 yang identik dengan penyerang tengah Rossoneri.
  • Pemilik nomor 9 terbaru sebelum Ramos, Niclas Fuellkrug, hanya mencetak satu gol dalam 20 laga Serie A pada paruh kedua 2025/2026 sehingga opsi pembeliannya tidak diaktifkan.
  • Olivier Giroud menjadi pemilik nomor 9 paling sukses dalam daftar ini: membawa Milan juara Serie A 2021/2022 serta mencatatkan 49 gol dan 20 assist dari 132 laga.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

AC Milan resmi mendatangkan Goncalo Ramos pada bursa transfer musim panas 2026. Bersama Rossoneri, striker asal Portugal ini memilih untuk mengenakan nomor punggung 9. Ia meneruskan warisan nomor ikonik tersebut dari para pemain yang pernah membela AC Milan sebelumnya.

1. Niclas Fuellkrug memperkuat AC Milan dengan status pinjaman

AC Milan mendatangkan Niclas Fuellkrug pada Januari 2026 dengan status pinjaman dari West Ham United. Pemain asal Jerman tersebut memilih untuk mengenakan nomor punggung 9. Kehadirannya diharapkan menjadi solusi instan bagi lini depan Rossoneri yang tengah kesulitan mencetak gol.

Performa Fuellkrug bersama AC Milan belum sesuai harapan. Ia lebih sering dimainkan dari bangku cadangan. Sepanjang paruh kedua 2025/2026, dirinya hanya mengoleksi 1 gol dari 20 penampilan di Serie A Italia. Minimnya produktivitas yang ditunjukkan striker berusia 33 tahun tersebut membuat AC Milan memilih untuk tidak mengaktifkan opsi pembelian permanen.

2. Luka Jovic lebih sering berperan sebagai pelapis

Luka Jovic bergabung dengan AC Milan pada musim panas 2023. Dirinya didatangkan dari Fiorentina dengan biaya transfer 500 ribu euro atau Rp10 miliar. Bersama AC Milan, Jovic mengenakan dua nomor punggung yang berbeda, yakni 15 dan 9. Pemain berkebangsaan Serbia tersebut mencatatkan gol perdananya untuk Rossoneri saat menghadapi Frosinone pada Desember 2023. Meski demikian, posisinya tidak pernah benar-benar aman karena ia lebih sering berperan sebagai pelapis. Menit bermainnya sangat terbatas sepanjang musim pertamanya berkostum AC Milan.

Situasi serupa berlanjut pada musim kedua. Jovic kembali tersisih karena kehadiran Tammy Abraham dan Santiago Gimenez di lini depan. Meski jarang diturunkan, ia tampil sebagai pahlawan lewat dua golnya ke gawang Inter Milan yang membawa Rossoneri melaju ke final Coppa Italia 2024/2025. Selama 2 musim di San Siro, Jovic mencatatkan 47 penampilan dengan mengemas 13 gol dan 2 assist. Kiprahnya bersama AC Milan berakhir setelah ia memutuskan untuk hijrah ke AEK Athens pada musim panas 2025.

3. Olivier Giroud membawa AC Milan menjuarai Serie A 2021/2022

AC Milan memboyong Olivier Giroud dari Chelsea pada musim panas 2021 dengan biaya transfer 4,8 juta euro atau Rp97 miliar. Striker asal Prancis ini menghabiskan 3 musim di San Siro dengan mengenakan nomor punggung 9. Meski usianya sudah tidak lagi muda, ia mampu memberikan kontribusi bagi Rossoneri.

Giroud menjadi salah satu pemain yang berhasil membawa AC Milan memenangkan trofi Serie A 2021/2022. Dirinya bermain untuk AC Milan dalam 132 pertandingan dengan mencetak 49 gol dan 20 assist. Setelah kontraknya habis pada musim panas 2024, Giroud mengakhiri petualangannya di Italia dan berlabuh ke klub Amerika Serikat, Los Angeles FC.

4. Mario Mandzukic kerap absen bersama AC Milan karena cedera

Mario Mandzukic direkrut AC Milan secara gratis pada Januari 2021. Ia memilih jersey dengan nomor punggung 9 selama membela Rossoneri. Mandzukic didatangkan untuk memberikan opsi di sektor penyerangan. Striker asal Kroasia ini memiliki rekam jejak yang mentereng bersama klub-klub besar Eropa, seperti Bayern Munich, Atletico Madrid, dan Juventus.

Cedera yang dialami Mandzukic membuat dirinya harus melewatkan banyak pertandingan bersama AC Milan. Ia hanya mencatatkan sebelas penampilan tanpa torehan gol maupun assist. AC Milan menjadi klub terakhir yang diperkuat Mandzukic sebelum memutuskan untuk gantung sepatu pada September 2021.

5. Krzysztof Piatek tampil tajam pada paruh kedua 2018/2019

AC Milan menebus Krzysztof Piatek dari Genoa pada Januari 2019. Biaya kepindahannya saat itu sebesar 35 juta euro atau Rp713 miliar. Pemain berkebangsaan Polandia tersebut sempat memakai nomor punggung 19 sebelum beralih ke nomor punggung 9 pada 2019/2020. Piatek diproyeksikan sebagai pengganti Gonzalo Higuain yang hijrah ke Chelsea.

Piatek sempat menunjukkan ketajamannya bersama AC Milan dengan menyarangkan 11 gol dari 21 penampilan sepanjang paruh kedua 2018/2019. Sayangnya, torehan gol striker berusia 31 tahun ini menurun pada 2019/2020. Piatek akhirnya memilih untuk meninggalkan San Siro dan hengkang ke Hertha Berlin pada Januari 2020.

Nomor punggung 9 sangat identik dengan sosok penyerang tengah, tidak terkecuali di AC Milan. Tradisi tersebut kini berlanjut dengan kehadiran Goncalo Ramos. Striker Portugal tersebut diharapkan mampu menjadi mesin gol andalan Rossoneri.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article