Penampilan Federico Valverde dalam 3 Laga Pertama pada Maret 2026

- Real Madrid membuka Maret 2026 dengan kekalahan 0-1 dari Getafe, di mana Federico Valverde dinilai berperan dalam gol lawan karena gagal mencegah crossing Juan Iglesias.
- Empat hari kemudian, Valverde menebus kesalahannya lewat gol dramatis di menit 90+4 yang memastikan kemenangan 2-1 Real Madrid atas Celta Vigo di Abanca Balaidos.
- Pada 11 Maret 2026, Valverde mencetak hattrick pertamanya dan membawa Real Madrid menang telak 3-0 atas Manchester City di leg pertama babak 16 besar Liga Champions.
Real Madrid mengawali Maret 2026 dengan kekalahan 0-1 dari Getafe. Los Blancos kemudian berhasil bangkit dalam dua pertandingan berikutnya. Mereka menang 2-1 atas Getafe dan membantai Manchester City 3-0.
Salah satu pemain yang selalu ada dalam momen-momen krusial pada tiga laga tersebut adalah Federico Valverde. Gelandang asal Uruguay ini bukan hanya terlibat secara positif, melainkan juga negatif. Berikut ulasannya.
1. Federico Valverde ikut menyebabkan kekalahan Real Madrid dari Getafe pada 2 Maret 2026
Pertandingan pertama Real Madrid pada Maret 2026 adalah melawan Getafe. Mereka menjamu tim sewilayah tersebut di Santiago Bernabeu pada tanggal 2 untuk melakoni laga pekan ke-26 LaLiga Spanyol 2025/2026. Secara mengejutkan, skuad asuhan Alvaro Arbeloa kalah dengan skor 0-1. Getafe mencetak gol tunggalnya melalui Martin Satriano pada menit 39.
Striker pinjaman dari Olympique Lyon tersebut menghajar sebuah bola rebound di luar kotak penalti dengan tendangan voli. Situasi ini terjadi usai Aurelien Tchouameni kalah duel udara dengan Luis Milla. Namun, jika ditarik mundur lagi, semuanya berawal dari kegagalan Federico Valverde mencegah crossing dari Juan Iglesias. Valverde begitu pasif. Ia bahkan tidak mencoba mengeblok.
Pemakai nomor punggung 8 tersebut tampil penuh. Namun, pefroma defensifnya memang mengecewakan. FotMob mencatat, Valverde merupakan 1 dari 4 pemain yang sama sama sekali tidak melakukan aksi bertahan. Tiga lainnya adalah Vinicius Junior, yang merupakan penyerang, dan Franco Mastantuono serta Abdelkabir Aqbar yang tampil sebagai pengganti.
2. Gol dramatis Federico Valverde membuat Real Madrid menang 2-1 atas Celta Vigo pada 6 Maret 2026
Empat hari setelah kekalahan dari Getafe pada 2 Maret 2026, Real Madrid melanjutkan perjuangannya di LaLiga dengan menghadapi Celta Vigo. Mereka bermain sebagai tamu di Abanca Balaidos. Aurelien Tchouameni menebus kesalahannya yang menyebabkan mereka tumbang di tangan Getafe. Gelandang asal Prancis tersebut membobol gawang Celta pada menit 11.
Sayangnya, Celta bisa menyamakan kedudukan pada menit 25 melalui Borja Iglesias. Ketika tampak bakal membawa pulang satu poin, Madrid berhasil merebut kemenangan secara dramatis. Mereka mencetak gol pada menit 90+4. Gol berasal dari pemain lain yang melakukan blunder ketika kalah dari Getafe, Federico Valverde.
Penggawa setinggi 1,82 meter itu mendapat bola rebound di depan kotak penalti hasil clearance Matias Vecino yang memotong umpan tarik Trent Alexander-Arnold. Valverde sempat mengontrol bola sebelum melepaskan tembakan. Golnya berbau keberuntungan karena si kulit bundar membentur Marcos Alonso sehingga sukses mengecoh Ionut Radu.
3. Real Madrid membantai Manchester City pada 11 Maret 2026 lewat hattrick Federico Valverde
Setelah menjadi pahlawan pada 6 Maret 2026, Federico Valverde kembali menyandang status tersebut 5 hari kemudian. Ia menjadi aktor utama dalam kemenangan 3-0 Real Madrid atas Manchester City di Santiago Bernabeu pada leg pertama 16 besar Liga Champions Eropa (UCL) 2025/2026 ini. Pria yang lahir pada 22 Juli 1998 itu memborong semua gol.
Valverde membuka papan skor pada menit 20. Ia menerima umpan panjang dari sang kiper, Thibaut Courtois. Kontrol pertama Valverde begitu sempurna karena berhasil membuatnya melewati Nico O’Reilly. Valverde kemudian berduel 1 lawan 1 dengan Gianluigi Donnarumma dan juga berhasil melewatinya. Ia pun dengan mudah menaruh bola ke gawang yang kosong.
Valverde menggandakan keunggulan Madrid 7 menit kemudian lewat sepakan dari sudut sempit. Ia lantas mengemas hattrick pertama dalam kariernya pada menit 42. Valverde kembali menunjukkan aksi individu menawan. Ia menerima umpan cip dari Brahim Diaz, melewati Marc Guehi dengan kontrol pertama di udara, dan mengakhiri manuver dengan tendangan voli.
Real Madrid tidak berada dalam kondisi yang ideal sepanjang 2025/2026. Namun, peluang mereka untuk mengakhiri musim dengan trofi LaLiga atau Liga Champions masih sangat terbuka. Dengan peran krusialnya di dalam tim, konsistensi Valverde pun bakal menjadi salah satu faktor penentu.


















