Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Pencetak Hattrick Termuda di 5 Liga Top Eropa pada Abad 21
ilustrasi pemain menendang bola ke gawang (pixabay.com/phillipkofler)
  • Laporan ini menyoroti lima pemain termuda yang sukses mencetak hattrick di lima liga top Eropa sejak tahun 2000, menunjukkan bakat luar biasa mereka di usia remaja.
  • Nama-nama seperti Jeremy Menez, Kylian Mbappe, Ousmane Dembele, Francesco Grandolfo, dan Lamine Yamal tercatat sebagai pencetak trigol termuda di masing-masing liga elite.
  • Dari kelima pemain tersebut, hanya Dembele, Mbappe, dan Yamal yang berhasil mempertahankan performa gemilang hingga menjadi bintang besar di level klub maupun internasional.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Sebagian pesepak bola muda berbakat telah menunjukkan potensi terbaiknya ketika masih berusia remaja. Aksi mereka kala menciptakan gol kerap kali menghebohkan dunia sepak bola terutama jika terjadi di salah satu dari lima liga top Eropa, seperti English Premier League (EPL), LaLiga Spanyol, Serie A Italia, Bundesliga Jerman, dan Ligue 1 Prancis. Mereka tidak hanya menorehkan gol, tetapi mampu mencetak hattrick saat usianya belum mencapai 20 tahun.

Dilansir Opta, tercatat ada lima pemain termuda yang menorehkan trigol di lima liga top Eropa pada abad 21 atau terhitung sejak Januari 2000. Sebagian dari karier mereka terbilang sukses sementara lainnya gagal bersinar ketika memasuki usia matang. Berikut kelima pemain muda tersebut.

1. Francesco Grandolfo menorehkan trigol di Serie A saat berusia 18 tahun 300 hari

Francesco Grandolfo pernah menggemparkan Serie A ketika membela Bari pada 2010/2011. Ia mencetak gol perdana di Serie A lewat torehan hattrick dalam kemenangan Bari 4-0 atas Bologna pada pekan 38 Serie A 2010/2011 pada 22 Mei 2011. Grandolfo kala itu masih berusia 18 tahun 300 hari.

Ia kemudian pindah ke Chievo Verona pada musim panas 2011 setelah Bari terdegradasi ke Serie B pada akhir 2010/2011. Sayangnya, Grandolfo gagal mencetak gol dan hanya bermain dalam dua pertandingan Serie A 2011/2012. Ia kemudian bergonta-ganti klub dan kini bermain untuk Casarano sejak Januari 2026.

2. Ousmane Dembele menciptakan trigol pertamanya di Ligue 1 saat masih berusia 18 tahun 296 hari

Ousmane Dembele telah mencuri perhatian klub-klub besar Eropa ketika menjalani musim debut di Ligue 1 bersama Stade Rennais pada 2015/2016. Ia langsung mampu tampil reguler dan mencetak 12 gol serta 5 assist dalam 26 laga Ligue 1. Penampilan terbaik Dembele terjadi ketika Rennais menang 4-1 atas FC Nantes pada pekan 29 Ligue 2015/2016 pada 6 Maret 2016.

Ia menjadi bintang kemenangan dalam laga tersebut lewat torehan hattrick. Dembele hanya bertahan semusim bersama Rennais setelah pindah ke Borussia Dortmund pada musim panas 2016. Ia lalu memenangkan penghargaan Ballon d'Or 2025 berkat penampilan apik kala membawa Paris Saint-Germain (PSG) meraih treble winner pada 2024/2025.

3. Lamine Yamal mencetak hattrick pertamanya untuk Barcelona di LaLiga saat berusia 18 tahun 230 hari

Lamine Yamal tengah menjadi buah bibir di kalangan sepak bola Eropa usai penampilan apik secara konsisten sejak dipromosikan dari akademi ke tim utama Barcelona pada 2023/2024. Sebab, Yamal kala itu masih berusia 15 tahun. Tidak hanya di level klub, ia menjadi pilar penting kesuksesan Timnas Spanyol menjuarai Euro 2024.

Beragam rekor telah Yamal ciptakan selama bermain untuk tim utama Barcelona. Salah satunya ketika mencetak hattrick dalam kemenangan Barcelona 4-1 atas Villarreal pada pekan 26 LaLiga 2025/2026 pada 28 Februari 2026. Yamal saat itu masih berusia 18 tahun 230 hari. Ia menjadi pencetak hattrick termuda dalam sejarah LaLiga pada abad 21. Selain itu, Yamal menjadi pencetak trigol termuda di lima liga top Eropa pada abad 21.

4. Kylian Mbappe mencetak trigol perdananya di Ligue 1 saat berusia 18 tahun 53 hari

Kylian Mbappe merupakan penyerang top Prancis yang dilahirkan dari akademi AS Monaco. Ia telah mencuri perhatian klub-klub papan atas Eropa usai tampil memukau kala melakoni musim keduanya bersama tim utama Monaco pada 2016/2017. Ia menjadi sosok kunci keberhasilan Monaco menembus semifinal Liga Champions Eropa (UCL) 2016/2017 lewat catatan 6 gol dalam 9 laga.

Selain itu, Mbappe telah menciptakan beberapa rekor mentereng kala tampil di Ligue 1. Salah satunya menjadi pencetak hattrick termuda di lima liga top Eropa sejak abad 21. Momen tersebut terjadi setelah Mbappe mencetak trigol kala Monaco membantai FC Metz dengan skor 5-0 pada pekan 25 Ligue 1 2016/2017 pada 11 Februari 2017.

5. Jeremy Menez menciptakan trigol pertama di Ligue 1 ketika masih berusia 17 tahun 260 hari

Jeremy Menez sempat digadang-gadang calon bintang masa depan Prancis ketika tampil apik bersama FC Sochaux pada 2004/2005. Ia kala itu menorehkan total 4 gol dalam 26 laga Ligue 1. Salah satu penampilan terbaik Menez terjadi ketika FC Sochaux menang 4-0 atas Girondins de Bordeaux pada pekan 22 Ligue 1 2004/2005.

Ia mencetak hattrick dalam laga tersebut. Menez kala itu masih berusia 17 tahun 260 hari. Kariernya mengalami pasang-surut usai berpindah-pindah klub besar, seperti AS Roma, Paris Saint-Germain, dan AC Milan. Ia masih aktif berkarier sebagai pesepak bola dengan membela Canton United.

Dari lima pemain di atas, hanya Grandolfo dan Menez yang kariernya terbilang kurang mentereng. Grandolfo lebih sering bergonta-ganti klub di Italia, sementara itu Menez tidak menampilkan performa konsisten bersama klub-klub besar. Sementara itu, Dembele, Mbappe, dan Yamal, kini dianggap sebagai penyerang terbaik Eropa yang bersaing memperebutkan gelar juara di liga maupun Liga Champions.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team