3 Pencetak Hattrick Termuda LaLiga pada Abad 21

- Tiga pemain termuda yang mencetak hattrick di LaLiga abad 21 adalah Santi Mina, Giovani dos Santos, dan Lamine Yamal, masing-masing menorehkan rekor di usia belasan tahun.
- Santi Mina mencetak empat gol untuk Celta Vigo pada usia 19 tahun 125 hari, sementara Giovani dos Santos membuat hattrick bersama Barcelona saat berusia 19 tahun 6 hari.
- Lamine Yamal menjadi pemain termuda dengan trigol di LaLiga pada usia 18 tahun 230 hari, menunjukkan potensi besar sebagai bintang masa depan Barcelona dan Timnas Spanyol.
LaLiga Spanyol beberapa kali menyajikan aksi-aksi memukau dari para pesepak bola muda yang masih berusia remaja. Beragam rekor berhasil tercipta berkat penampilan apik para pemain muda tersebut kala mencetak gol. Salah satunya catatan pencetak hattrick termuda di LaLiga pada abad 21 atau terhitung sejak Januari 2000.
Berikut tiga pemain termuda yang menorehkan trigol di LaLiga pada abad 21.
1. Santi Mina menorehkan quattrick ke gwang Rayo Vallecano saat berusia 19 tahun 125 hari pada April 2015
Santi Mina pernah dianggap sebagai salah satu wonderkid Spanyol dengan prospek menjanjikan ketika diorbitkan dari akademi ke tim utama Celta Vigo pada 2012/2013. Ia melakoni debut di tim senior Celta Vigo dalam kekalahan 1-3 dari Getafe pada pekan 24 LaLiga 2012/2013 pada 16 Februari 2013. Mina kemudian menorehkan gol pertamanya di LaLiga ketika Celta Vigo takluk 2-3 dari Athletic Bilbao pada pekan ke-4 LaLiga 2013/2014 pada 16 September 2013. Sejak laga tersebut, ia menjad bermain secara reguler di tim utama Celta Vigo baik sebagai starter maupun pemain pengganti.
Penampilan terbaik Mina bersama Celta Vigo terjadi kala menorehkan quattrick atau 4 gol dalam 1 pertandingan dalam kemenangan besar Celta Vigo 6-1 atas Rayo Vallecano pada pekan 31 LaLiga 2014/2015 pada 11 April 2015. Ia ketika itu masih berusia 19 tahun 125 hari. Mina kemudian hengkang ke Valencia pada musim panas 2015 sebelum kembali bermain untuk Celta Vigo pada Juli 2019. Sayangnya, ia harus mengakhiri kariernya saat masih berusia 28 tahun akibat terbukti bersalah dalam kasus kekerasan seksual.
2. Giovanni dos Santo menciptakan hattrick perdana di LaLiga bersama Barcelona saat berusia 19 tahun 6 hari pada Mei 2008
Giovanni dos Santos didatangkan Barcelona ketika masih menimba ilmu di akademi Monterrey Jugend pada Juli 2002. Ia masuk akademi Barcelona, La Masia, dan merintis kariernya mulai dari tim U-16, U-19, dan Barcelona B. Dos Santos melakoni debutnya di tim utama El Barca saat menang 3-1 atas Athletic Bilbao pada pekan ke-2 LaLiga 2007/2008 pada 2 September 2007. Ia kemudian beberapa kali bermain di tim utama Barcelona baik sebagai starter maupun pengganti. Dos Santos mencetak gol debut dalam kemenangan Barcelona 3-1 atas VfB Stuttgart pada fase grup Liga Champions Eropa (UCL) 2007/2008 pada 12 Desember 2007.
Sementara itu, ia mencetak gol di LaLiga untuk pertama kalinya ketika Barcelona menang 5-3 atas Real Murcia pada pekan 38 LaLiga 2007/2008 pada 17 Mei 2008. Uniknya, dos Santos mencetak hattrick di laga ini dan bermain penuh selama 90 menit. Ia kala itu masih berusia 19 tahun dan 6 hari. Sayangnya, karier dos Santos bersama Barcelona berakhir setelah penunjukkan Pep Guardiola sebagai pelatih pada musim panas 2008. Pemain asal Meksiko itu tidak masuk dalam rencana Guardiola sehingga dijual ke Tottenham Hotspur pada Juli 2008.
3. Lamine Yamal mencetak trigol pertamanya untuk Barcelona ketika berusia 18 tahun 230 hari pada Februari 2026
Lamine Yamal tidak henti-hentinya menampilkan aksi memukau kala bermain untuk Barcelona. Ia baru-baru ini mencetak hattrick pertamanya kala Basrcelona menang 4-1 atas Villarreal pada pekan 26 LaLiga 2025/2026 pada 28 Februari 2026. Yamal kala itu masih berusia 18 tahun 230 hari. Ia menjadi pemain termuda yang mencetak trigol di LaLiga pada abad 21.
Secara perinci, Yamal mencetak dua gol pertamanya di laga ini ketika memanfaatkan assist Fermin Lopez pada menit ke-28 dan 37. Kedua gol tersebut tercipta kala ia menusuk dari sayap kanan dan melepaskan tendangan melengkung ke pojok gawang Villarreal. Sementara itu, gol ketiga Yamal tercipta berkat memanfaatkan assist Pedri dengan sepakan kaki kiri pada menit ke-69.
Ketiga pemain di atas telah menampilkan performa apik dengan mengukir rekor sebagai pencetak hattrick termuda LaLiga pada abad 21. Namun, Mina dan dos Santos tidak menjalani karier sebagai pesepak bola dengan sukses. Dos Santos gagal berkembang selama membela Tottenham dan lebih sering menjalani masa peminjaman kepada klub-klub lain. Mina tidak pernah direkrut klub-klub besar Eropa dan kariernya harus berakhir akibat skandal kekerasan seksual saat masih berusia 28 tahun. Di sisi lain, Yamal telah menjuarai berbagai kompetisi bergengsi meski baru berusia 18 tahun, seperti Euro bersama Timnas Spanyol dan LaLiga dengan Barcelona.


















