Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

5 Penggawa Klub ASEAN di Piala Dunia 2026, Ada Eks Persib!

5 Penggawa Klub ASEAN di Piala Dunia 2026, Ada Eks Persib!
ilustrasi Piala Dunia (unsplash.com/My Profit Tutor)
Intinya Sih
  • Lima pemain dari klub ASEAN tampil di Piala Dunia 2026, mewakili tiga klub berbeda dari Indonesia, Thailand, dan Malaysia.
  • Frans Putros dari Persib Bandung menjadi satu-satunya pemain asal klub Indonesia yang memperkuat Timnas Irak di turnamen tersebut.
  • Pemain Selangor FC dan Terengganu FC turut memperkuat Yordania serta Curacao, menunjukkan kiprah kompetisi Asia Tenggara di panggung dunia.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Amerika Utara tidak hanya menjadi panggung bagi para bintang yang merumput di liga-liga top Eropa. Dengan bertambahnya jumlah negara peserta, tentu saja akan ada pemain dari berbagai negara dan benua yang akan bertanding di Piala Dunia pada edisi kali ini, tidak terkecuali untuk kompetisi di kawasan Asia Tenggara (ASEAN). Hal ini terbukti dari adanya lima pemain Piala Dunia 2026 yang berasal dari tiga klub berbeda yang berkompetisi di kawasan Asia Tenggara.

Kehadiran lima pemain dari klub-klub Asia Tenggara ini tentu menjadi kebanggaan tersendiri bagi para pencinta sepak bola di kawasan Asia Tenggara. Mereka sukses menembus ketatnya persaingan skuad final untuk membela negaranya masing-masing di turnamen paling bergengsi sejagat. Berikut adalah lima pemain Piala Dunia 2026 yang berasal dari klub-klub Asia Tenggara.

1. Frans Putros (Persib Bandung) satu-satunya pemain dari klub Indonesia di Piala Dunia 2026

Frans Putros resmi menjadi salah satu representasi terbaik dari kompetisi ASEAN yang akan merasakan atmosfer sengit Piala Dunia 2026. Bek tengah berusia 32 tahun yang kini merumput bersama Persib Bandung tersebut sukses mengamankan posisinya di skuad final Timnas Irak. Pengalamannya yang pernah bermain di klub Norwegia dan Thailand menjadi modal yang sangat berharga untuk memimpin rekan-rekan senegaranya bertarung di level tertinggi.

Sepanjang berseragam Persib Bandung, Putros selalu menjadi pilihan utama dari pelatih Persib, Bojan Hodak, di sektor lini pertahanan. Selain ketangguhannya dalam menjaga area penalti, Putros juga cukup baik dalam sektor penyerangan, hal ini terbukti dengan catatan 2 gol dan 2 assist yang berhasil ia cetak untuk Persib Bandung selama musim 2025/2026. Publik sepak bola Asia Tenggara, terkhususnya Indonesia, tentu sangat berharap ketegasan sang pemain mampu membawa timnas Irak melangkah jauh di fase grup.

2. Rebin Sulaka (Port FC) menjadi salah satu tembok kokoh Timnas Irak

Rebin Sulaka menjadi salah satu pilar penting dari skuad Irak yang siap memamerkan ketangguhannya di turnamen akbar empat tahunan ini. Bek tengah bertubuh jangkung ini merupakan pilar kokoh milik raksasa Thai League, Port FC. Ketenangannya dalam membaca arah permainan lawan membuat tim pelatih timnas Irak tidak ragu untuk membawanya terbang ke Amerika Utara.

Pemain bertahan berusia 34 tahun ini tercatat tampil sangat disiplin dan solid di kompetisi domestik sepanjang musim 2025/2026 berjalan. Sebagai bek tengah murni yang fokus menjaga kedalaman pertahanan, ia menjadi salah satu pilar penting di skuad Port FC musim ini. Performa impresifnya dalam menjaga pertahanan Port FC musim ini menjadi alasan utama pelatih Irak, Graham Arnold, memberikan satu tempat baginya untuk menjaga lini pertahanan Timnas Irak.

3. Mohammad Abu Al-Nadi (Selangor FC) dengan karakter agresifnya menjadi modal berharga bersama Timnas Yordania

Mohammad Abu Al-Nadi berhasil menorehkan tinta emas setelah namanya resmi tercantum dalam skuad final tim nasional Yordania untuk Piala Dunia 2026. Pemain yang dikenal memiliki determinasi tinggi ini kini tengah berkarier di kompetisi Malaysia Super League bersama klub Selangor FC. Keberhasilannya mempertahankan performa stabil di skuad berjuluk Gergasi Merah tersebut membuat dirinya dipanggil untuk memperkuat lini pertahanan negaranya.

Gaya bermainnya yang lugas dan tanpa kompromi selama membela Selangor FC di musim 2025/2026 menjadikannya sosok yang sangat disegani. Dari posisinya di lini belakang, ia sukses berkontribusi menyumbang 3 assist di semua kompetisi musim 2025/2026. Momentum emas di panggung dunia ini wajib dimanfaatkan dengan baik oleh dirinya demi membuktikan bahwa bek lulusan liga Malaysia layak untuk diperhitungkan.

4. Noor Al-Rawabdeh (Selangor FC) siap menjadi motor serangan Timnas Yordania

Noor Al-Rawabdeh melengkapi barisan gelandang elite asal kompetisi ASEAN yang siap menyumbangkan tenaga serta kreativitasnya di Piala Dunia 2026. Kematangan bermain serta kemampuannya dalam mengatur ritme pertandingan menjadikannya sebagai nyawa permainan yang sangat diandalkan oleh Timnas Yordania. Pemain metronom cerdas yang juga membela Selangor FC di Liga Super Malaysia ini tampil sangat mengesankan sepanjang musim 2025/2026.

Hal ini dibuktikan oleh gelandang elegan ini dengan sukses membukukan total 2 gol dan menyumbangkan 6 assist bagi Selangor FC di semua kompetisi musim 2025/2026. Dengan torehan gol dan assist-nya musim ini, tidak heran kalau Al-Rawabdeh diberikan satu tempat di lini tengah Timnas Yordania. Kreativitas dan visi bermain yang ia miliki diyakini akan menjadi kunci utama bagi negaranya untuk bisa membongkar rapatnya lini pertahanan lawan selama pergelaran Piala Dunia 2026.

5. Gervane Kastaneer (Terengganu FC) mesin gol Sang Penyu yang siap menjadi ujung tombak Timnas Curacao

Gervane Kastaneer menjadi penutup dari daftar pemain yang berkompetisi di Asia Tenggara dan bermain di Piala Dunia 2026. Sebelum menjadi idola baru di Malaysia, penyerang sayap berusia 30 tahun ini memiliki ikatan emosional yang sangat kuat dengan pencinta sepak bola Indonesia. Ia tercatat pernah mencicipi ketatnya atmosfer liga utama Indonesia saat memperkuat dua klub raksasa tanah air, yaitu Persib Bandung dan juga Persis Solo.

Petualangan kariernya kemudian berlanjut ke Malaysia Super League dengan bergabung bersama Terengganu FC dan langsung bertransformasi menjadi mesin gol yang menakutkan. Sepanjang musim 2025/2026 bergulir, pemain lincah ini tampil cukup impresif dengan berhasil mengemas total 2 gol dan 5 assist untuk klub berjuluk Sang Penyu tersebut. Perpaduan antara kecepatan menyisir lapangan dari sisi sayap dan insting mencetak gol inilah yang membuatnya menjadi salah satu senjata rahasia Curacao yang siap memberi kejutan di Amerika Utara.

Menarik untuk ditunggu bagaimana kiprah kelima pemain yang berkompetisi di Asia Tenggara ini bersama tim nasionalnya masing-masing di panggung Piala Dunia 2026 nanti. Apakah menurutmu mereka mampu membawa negaranya melangkah jauh di Piala Dunia 2026?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Kidung Swara Mardika
EditorKidung Swara Mardika

Related Articles

See More