Coventry City mendominasi Championship 2025/2026 sejak awal. Mereka sempat tidak terkalahkan dalam 12 laga pertama dengan 8 di antaranya berakhir dengan kemenangan. Bahkan, jika menengok musim lalu, Coventry juga hampir naik kasta. Sayangnya, mereka kalah pada play-off secara dramatis dari Sunderland dengan agregat 2-3 lewat babak tambahan.
Ini yang menjadi salah satu alasan terbesar Coventry memboyong Frank Onyeka. Mereka hanya perlu mempertahankan keunggulan pada paruh kedua. Itu membuat suntikan pengalaman tidak kalah pentingnya dibanding tambahan kualitas teknis. Berkat kiprahnya di Premier League, Onyeka pun sangat memenuhi kriteria tersebut.
Buktinya, Onyeka langsung tercatat sebagai pemain dengan pengalaman paling kaya di antara semua pemain lain di skuad Coventry 2025/2026 yang pernah tampil di EPL. Ia tercatat sudah bermain 75 kali di kompetisi ini. Onyeka unggul jauh dari Luke Woolfenden (15), Ellis Simms (12), Romain Esse (11), Matt Grimes (4), dan Kaine Kesler-Hayden (3).
Coventry memiliki kewajiban untuk membeli Onyeka jika berhasil promosi ke EPL. Sebuah transfer yang tampaknya bakal terjadi mengingat kondisi mereka sekarang. Namun, Coventry jelas tidak akan merugi jika melihat performa Onyeka sejauh ini serta potensi kontribusinya pada 2026/2027 berkat pengalaman kayanya di EPL.