Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Performa Nico Paz dalam 3 Laga Awal Como di UCL 2026/2027
ilustrasi bola (unsplash.com/janoschphotos)
  • Como menjalani debut Liga Champions 2026/2027 dengan dua kemenangan besar 4-1 atas RB Leipzig dan Manchester United, serta satu kekalahan 2-3 dari Feyenoord.
  • Nico Paz mencatatkan total 2 gol dan 3 assist dalam tiga laga, termasuk dua assist saat melawan Leipzig serta dua gol dan satu assist kontra Manchester United.
  • Paz tampil paling efektif sebagai gelandang serang; ketika dimainkan sebagai striker melawan Feyenoord, ia tidak mencatat kontribusi gol dan kreativitas Como menurun.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Como menjalani musim bersejarah dengan pertama kalinya berpartisipasi di Liga Champions Eropa 2026/2027. Salah satu nama yang menjadi sorotan adalah Nico Paz. Berlabel pemain termahal dalam sejarah klub, gelandang berpaspor Argentina ini mampu menjadi tumpuan kreativitas permainan I Lariani. Dari 3 laga awal Liga Champions, pemain berusia 22 tahun ini sudah berkontribusi 2 gol dan 3 assist. Seperti apa performanya?

1. Nico Paz menghasilkan double assist untuk membawa Como mengalahkan RB Leipzig

Como mencatatkan kemenangan bersejarah dalam debutnya di Liga Champions. Pada laga pertama, Como menerima kedatangan RB Leipzig di Stadio Giuseppe Sinigaglia. RB Leipzig yang lebih berpengalaman dibuat tak berkutik oleh anak-anak asuhan Cesc Fabregas lewat skor 4-1. Nico Paz menjadi bintang kemenangan Como berkat kontribusi pentingnya. 

Como memulai laga dengan unggul cepat lewat gol Martin Baturina pada menit 15. Memasuki sepertiga permainan, Baturina menjadi kreator gol kedua yang dihasilkan Anastasios Douvikas. Setelah jeda, Paz berkontribusi untuk gol ketiga Como yang dibuat Assane Diao. Umpan cerdiknya dari sisi kanan permainan mampu dikonversikan menjadi gol. 

Como yang unggul 3-0 kecolongan lewat gol Andrija Maksimovic. Namun, Paz kembali menjadi kreator gol keempat Como. Bola terobosannya dari sisi kanan berhasil dituntaskan Maximo Perrone untuk mengunci kemenangan 4-1. Pada laga ini, UEFA memilih Martin Baturina sebagai Player of the Match. Kendati begitu, Paz tetap mendapatkan rating tertinggi 8,9 berdasarkan FotMob. Meski tidak mencetak gol, kreativitasnya menjadi sorotan pada laga ini.

2. Nico Paz belum berhasil membantu Como menang setelah takluk 2-3 dari Feyenoord Rotterdam

Setelah melakoni debut impresif dengan kemenangan, Como mesti menelan kekalahan pada laga kedua Liga Champions 2026/2027. Bertolak ke Belanda menantang Feyenoord Rotterdam di De Kuip Stadium, Como pulang tanpa poin. Kendati telah menghadirkan pertarungan sengit, Como harus mengakui keunggulan Feyenoord setelah mengalami kekalahan 2-3. 

Pada laga ini, Como sejatinya mencetak gol dulu melalui Assane Diao. Namun, Feyenoord membalasnya lewat gol Gjivai Zechiel. Nico Paz sebagai otak kreativitas permainan Como dibuat tak berkutik kali ini. Para pemain Feyenoord mampu meredamnya sehingga Como kesulitan menghadirkan ancaman. Skor 1-1 ini bertahan hingga akhir babak pertama.

Setelah jeda, Como kebobolan dua gol lewat Anis Hadj Moussa dan own goal Robert Sanchez. Pada babak kedua, Paz berupaya keluar dari tekanan dengan membuat dua kreasi peluang. Namun, semuanya digagalkan barisan pertahanan Feyenoord. Como sempat mendekat melalui gol Anastasios Douvikas. Sayangnya, gol ini tidak dapat menghindarkan Como dari kekalahan. 

Kegagalan Como meraih kemenangan ini karena perbedaan posisi Paz. Pada laga ini, ia diplot menjadi striker sehingga kreativitasnya tidak maksimal. Ini mengingat posisi naturalnya sebagai gelandang serang yang mengatur pola serangan. Alhasil, perbedaan gaya bermain ini yang membuat Como kesulitan. Minimnya kreativitas dari lini kedua membuat Como kalah.

3. Pada laga kontra Manchester United, Nico Paz menjadi bintang kemenangan Como

Como berhasil bangkit dengan meraih kemenangan pada laga ketiga Liga Champions 2026/2027. Kali ini, Como menerima kunjungan Manchester United di Stadio Giuseppe Sinigaglia. Bertarung dengan lawan berpengalaman, Como menunjukkan performa luar biasa dengan menang telak 4-1. Nico Paz kembali moncer lewat sumbangsih 2 gol dan 1 assist.

Paz membuka keran gol Como ketika laga baru berjalan 2 menit. Sepakan melengkungnya dari depan gawang mampu membuat Como unggul cepat. Skor 1-0 tidak berubah sampai turun minum. Pada paruh kedua, Paz menjadi aktor terciptanya gol kedua Como melalui Anastasio Douvikas. Umpannya mampu dituntaskan menjadi gol untuk membuat Como memimpin 2-0. 

Memasuki menit ke-57, Paz kembali mencatatkan namanya di papan skor. Kali ini, Paz berhasil merebut bola dari Carlos Baleba. Ia berlari dari sisi kanan menuju kotak penalti dan menuntaskannya dengan gol. Como lalu unggul 4-0 melalui gol Jacobo Ramon. Meski kecolongan lewat gol Joshua Zirkzee, Como tetap menang 41- atas Manchester United. Pada akhir laga, Paz terpilih sebagai Player of the Match berkat kontribusinya sepanjang permainan.

Paz menunjukkan konsistensi performa jika bertugas sebagai gelandang serang. Sosoknya sebagai pemain kreatif menjadi nyawa permainan bagi Como. Dari tiga laga di atas, kegagalan Paz berkontribusi terjadi saat tidak bermain di posisi terbaiknya. Dengan pengalaman yang makin matang, kreativitasnya akan krusial bagi Como di Liga Champions 2026/2027.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article