Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Mengapa Ferrari Gagal Podium Ganda di F1 GP Amerika Serikat 2026?

4 min read
Mengapa Ferrari Gagal Podium Ganda di F1 GP Amerika Serikat 2026?
Charles Leclerc saat menjalani pekan balap GP Hungaria 2024. (pexels.com/Botond Dobozi)
  • Charles Leclerc finis kedua di GP Amerika Serikat 2026, tetapi masalah pada fase akhir Q3 membuat Ferrari start dari posisi keempat dan kelima, menghambat peluang hasil lebih tinggi.
  • Virtual Safety Car pada lap 51 menghentikan peluang Lewis Hamilton memangkas jarak dengan Max Verstappen; Hamilton akhirnya finis keempat, hanya 1,030 detik di belakangnya.
  • Ferrari mengumpulkan 30 poin, terbanyak di COTA dan unggul satu poin atas Mercedes, tetapi tetap berada di peringkat kedua klasemen konstruktor dengan 474 poin.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Ferrari menorehkan hasil oke pada balapan Formula 1 GP Amerika Serikat yang digelar pada Senin (26/10/2026) dini hari WIB. Tim berlogo kuda jingkrak itu meraih podium setelah Charles Leclerc finis di posisi kedua. Leclerc menyelesaikan balapan di belakang Kimi Antonelli dengan jarak 13,078 detik.

Ferrari menyambut positif torehan tersebut. Namun, mereka melewatkan kesempatan untuk membukukan capaian lebih baik, termasuk peluang mencetak podium ganda. Lalu, mengapa mereka tak berhasil melakukannya?

  1. 1. Masalah pada fase akhir kualifikasi ketiga memengaruhi balapan Ferrari di GP Amerika Serikat 2026

    Performa Ferrari sepanjang pekan balap GP Amerika Serikat 2026 sejatinya tidak buruk. Itu terbukti dari capaian mereka dalam sesi latihan bebas pertama (FP1) hingga sesi latihan bebas ketiga (FP3). Charles Leclerc menjadi pembalap tercepat saat FP1 dan FP2, sedangkan Lewis Hamilton mencatatkan waktu tercepat pada FP3.

    Sayangnya, Ferrari justru gagal mengamankan posisi start terdepan ketika kualifikasi. Leclerc berada di posisi keempat dan Hamilton memulai balapan dari posisi kelima. Kondisi tersebut membuat kedua pembalap harus menghabiskan waktu lebih banyak di belakang pembalap lain. Di sisi lain, Kimi Antonelli yang meraih pole position dapat melaju mulus untuk memimpin balapan.

    Frederic Vasseur mengakui masalah pada fase akhir Q3 menjadi salah satu faktor yang memengaruhi balapan Ferrari di COTA. Kepala tim Ferrari itu menekankan, sedikit kesalahan saat kualifikasi bisa menyebabkan pembalap mendapat posisi start kurang menguntungkan. Vasseur yakin timnya bisa meraih hasil lebih baik jika tidak ada masalah saat Q3.

    "Rentang kerja optimal mobil atau ban sangat sempit. Catatan waktu bisa langsung lebih lambat 0,2 atau 0,3 detik apabila keluar sedikit saja dari rentang tersebut. Selisih waktu tersebut bisa menempatkan pembalap di posisi keenam di antara delapan pembalap terdepan pada era F1 saat ini. Pembalap bisa beralih dari hasil sangat bagus menjadi hasil buruk karena embusan angin, sedikit selip saat outlap, harus memperlambat laju sehingga tidak bisa mempertahankan kecepatan saat outlap, atau hal lainnya. Dampaknya begitu besar," jelas Frederic Vasseur dilansir Formula 1.

  2. 2. Virtual Safety Car jelang akhir balapan GP Amerika Serikat 2026 memupus kesempatan podium ganda untuk Ferrari

    Selain masalah saat Q3, faktor lain yang menggagalkan peluang Ferrari merebut podium ganda di GP Amerika Serikat 2026 adalah munculnya Virtual Safety Car (VSC) menjelang balapan rampung. Valtteri Bottas memarkirkan mobilnya di pinggir trek setelah melewati tikungan sepuluh pada lap 51. Situasi tersebut memupuskan kans Lewis Hamilton untuk memangkas jarak dari Verstappen. Pada akhirnya, Hamilton finis keempat dengan jarak 1,030 detik dari Verstappen.

    Frederic Vasseur menyadari VSC menjadi pukulan telak bagi Hamilton. Padahal, ia menilai mobil SF-26 memiliki kecepatan mumpuni untuk bersaing di barisan depan. Apalagi, Ferrari membawa paket peningkatan aerodinamika di COTA yang berdampak pada performa mobil di lintasan.

    "Kami mungkin bisa meraih podium ganda jika tidak ada VSC. Hamilton sedang mengejar, tetapi aku tidak tahu apakah hasilnya akan menjadi posisi ketiga atau keempat karena aku bukan peramal. Namun, kami memang memiliki kecepatan di trek," kata Frederic Vasseur dikutip Motorsport.

  3. 3. Ferrari menjadi tim dengan raihan poin terbanyak di GP Amerika Serikat 2026 meski gagal mencetak podium ganda

    Meski gagal meraup podium ganda, Ferrari berhasil membawa pulang 30 poin dari Circuit of The Americas. Ini menjadikan tim yang bermarkas di Maranello, Italia, tersebut sebagai tim dengan torehan poin terbanyak di GP Amerika Serikat 2026. Mereka unggul satu poin atas Mercedes pada balapan tersebut. Daftar tim yang mencetak poin pada balapan GP Amerika Serikat 2026 adalah sebagai berikut:

    1. Ferrari - 30 poin;
    2. Mercedes - 29 poin;
    3. Red Bull - 23 poin;
    4. McLaren - 16 poin;
    5. Racing Bulls - 2 poin;
    6. Alpine - 1 poin.

    Tambahan 30 poin tidak mengubah posisi Ferrari di klasemen konstruktor. Mereka tetap berada di peringkat kedua lewat koleksi 474 poin. Ferrari tertinggal 133 poin dari Mercedes. Ferrari akan menghadapi balapan berikutnya di Autodromo Hermanos Rodriguez, Meksiko, pada 30 Oktober--1 November 2026. Mampukah mereka mencetak hasil lebih baik pada akhir pekan nanti?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Kisah Koperasi Perempuan di Tepi Rel

Related Articles

See More