Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Saat Pelatih Persija Adu Nasib, Ungkap Pulang Jam 1 Malam ke Rumah

Saat Pelatih Persija Adu Nasib, Ungkap Pulang Jam 1 Malam ke Rumah
Pesepak bola Persija Jakarta Dony Try (kiri) diadang pesepak bola Borneo FC Villa Ruiz (kanan) saat menguasai bola pada lanjutan Liga 1 di Stadion Jakarta International Stadium (JIS) di Jakarta, Selasa (3/3/2026). ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah/YU
Intinya Sih
  • Mauricio Souza menunjukkan kelelahan dan frustrasi usai hasil buruk Persija, bahkan sempat adu nasib dengan awak media setelah laga melawan Dewa United.
  • Souza menegaskan dirinya dan staf pelatih turut merasakan kekecewaan yang sama dengan suporter atas performa tim yang belum memuaskan.
  • Ia memastikan seluruh elemen Persija tetap berjuang hingga akhir musim demi memperbaiki hasil dan membuktikan kerja keras mereka di lapangan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, mungkin lelah dengan kondisi tim sekarang. Hasil-hasil buruk yang berimbas pada posisi di klasemen, membuat tekanan yang menimpa sosok asal Brasil itu terasa kian besar.

Rasa lelah dan frustrasi itu terlihat jelas ketika sesi jumpa pers usai laga lawan Dewa United, Minggu (15/3/2026) malam WIB. Dia bahkan sempat adu nasib dengan awak media di sesi tersebut.

1. Menyinggung pulang jam satu malam

Persija vs Borneo FC di Super League 2025/26. (Dok. Persija)
Persija vs Borneo FC di Super League 2025/26. (Dok. Persija)

Ketika ditanya oleh awak media perkara kritik dari fans, Souza langsung berapi-api. Dia pun langsung adu nasib, dan ucapannya ini tak cuma dialamatkan pada fans, tapi juga pada awak media.

"Saat fans merasa sakit, kami juga merasakannya karena kami kerja setiap hari, kita latihan di bawah matahari dan hujan. Saya datang jam 1 pagi di rumah sendiri untuk bisa membuat kita bahagia bersama," kata Souza.

2. Merasakan kesedihan yang sama

Persija vs Borneo FC di Super League 2025/26. (Dok. Persija)
Persija vs Borneo FC di Super League 2025/26. (Dok. Persija)

Souza menegaskan, kekecewaan karena gagal menang juga dirasakan oleh dirinya dan staf kepelatihan Persija. Tak ada yang senang dengan hasil buruk, bedanya staf kepelatihan harus menganalisis kenapa hasil buruk itu terjadi.

"Wajar jika suporter protes (karena hasil ini), apa yang dirasakan suporter, kami juga merasakan hal yang sama. Tapi saya tidak melihat mereka (para pemain) tidak berusaha (meraih kemenangan di dalam lapangan)," ujar Souza.

3. Souza yakinkan Persija selalu berusaha

Persija vs Borneo FC di Super League 2025/26. (Dok. Persija)
Persija vs Borneo FC di Super League 2025/26. (Dok. Persija)

Lebih lanjut, Souza menegaskan bahwa semua yang ada di tim Persija berusaha agar kemenangan bisa didapat. Sampai akhir kompetisi, dia meyakinkan hal itu akan terus terjadi kepada fans.

"Persija akan berusaha sampai akhir. Kami tahu ini bukan hasil yang diinginkan, tapi kalau kita berusaha di dalam lapangan, kita tidak perlu lihat apa yang dikatakan orang di sosial media," ujar Souza.

Share
Topics
Editorial Team
Sunariyah Sunariyah
EditorSunariyah Sunariyah
Follow Us

Latest in Sport

See More