Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Persija Masih Yakin Bisa Juara Super League Meski Tertinggal Jauh

Persija Masih Yakin Bisa Juara Super League Meski Tertinggal Jauh
Persija jumpa Bhayangkara FC di Super League. (Dok. Persija)
Intinya Sih
  • Persija Jakarta kalah 2-3 dari Bhayangkara FC meski sempat unggul, membuat jarak dengan pemuncak klasemen Persib melebar menjadi sembilan poin.
  • Pelatih Mauricio Souza tetap optimistis karena masih ada delapan laga tersisa dengan total 24 poin yang bisa diperebutkan untuk mengejar gelar juara.
  • Sousa menegaskan tim tak boleh lagi kehilangan poin di sisa pertandingan agar peluang meraih trofi Super League 2025/26 tetap terbuka.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, mengaku tetap yakin anak-anak asuhnya bisa meraih gelar Super League 2025/26, kendati baru saja kalah dari Bhayangkara FC dalam laga pekan 26.

Bertanding di Stadion Sumpah Pemuda, Minggu (5/4/2026) sore WIB, Persija kalah dari Bhayangkara FC dengan skor 2-3, meski sebenarnya sempat unggul. Kekalahan itu berujung fatal buat Persija, karena makin jauh dari Persib Bandung selaku pemuncak klasemen sementara. Macan Kemayoran kini tertinggal sembilan poin dari Persib dan harus bersusah payah mengejarnya.

1. Masih ada 24 poin yang bisa didapat

Persija jumpa Bhayangkara FC di Super League.
Persija jumpa Bhayangkara FC di Super League. (Dok. Persija)

Dalam sesi jumpa pers selepas laga, pelatih Persija Mauricio Souza mengaku tak risau soal persaingan gelar. Menurutnya, masih ada 24 poin yang diperebutkan oleh tim-tim di papan atas Super League, termasuk Persija.

"Kalau bicara soal poin, masih ada 24 yang tersedia. Ada delapan pertandingan lagi dengan 24 poin diperebutkan," kata Souza.

2. Tak boleh lagi membuang poin

Persija jumpa Bhayangkara FC di Super League.
Persija jumpa Bhayangkara FC di Super League. (Dok. Persija)

Dalam delapan laga yang tersisa, Souza berharap Persija bisa memaksimalkan segala kesempatan untuk meraih tiga poin secara beruntun. Apalagi, Persija kerap terpeleset di sejumlah laga meski sebenarnya sudah unggul dan berpotensi menang. Hal itu sempat terjadi saat menghadapi Dewa United dan Borneo FC, sebelum insiden Bhayangkara..

"Tim yang mau jadi juara tidak boleh membiarkan poin terbuang begitu saja seperti yang sudah kami alami di beberapa laga terakhir, termasuk lawan Dewa United dan Borneo FC," ujar Souza.

3. Jalan terjal Persija menuju gelar juara

Persija jumpa Bhayangkara FC di Super League.
Persija jumpa Bhayangkara FC di Super League. (Dok. Persija)

Tak mudah sebenarnya buat Persija memangkas jarak poin dengan Persib. Selain masalah inkonsistensi, Persija juga dinanti sejumlah lawan berat di delapan laga tersisa. Bahkan, salah satunya adalah Persib yang akan dihadapi pada 10 Mei 2026 nanti.

"Pasti kecewa dengan hasil lawan Bhayangkara FC ini. Tapi kita tidak boleh berlarut-larut karena masih mempunyai delapan pertandingan di Super League. Kami harus terus menatap ke depan," ujar pemain Persija, Dony Tri Pamungkas.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Satria Permana
EditorSatria Permana
Follow Us

Latest in Sport

See More