4 Pertemuan Terakhir Paris FC vs Paris Saint-Germain, Cukup Berimbang!

Derbi Paris antara Paris FC vs Paris Saint-Germain (PSG) akan kembali tersaji pada Senin (18/05/2026) pukul 03.00 WIB. Laga pekan pamungkas Ligue 1 yang digelar di markas Paris FC, Stade Jean-Bouin, dipastikan akan berjalan sengit karena kedua tim memperebutkan gengsi tertinggi sebagai penguasa mutlak kota mode tersebut.
Kedua tim membawa modal sejarah pertemuan yang penuh dengan kejutan luar biasa. Dan berikut adalah empat pertemuan terakhir kedua tim yang ternyata menarik untuk dilihat.
1. Pertemuan perdana kedua tim berakhir imbang 2-2 di Parc des Princes pada musim liga 1978/1979
Pertemuan perdana kedua tim dalam kasta tertinggi sepak bola Prancis, yang kala itu masih bernama Division 1, terjadi pada musim liga 1978/1979. Bertindak sebagai tuan rumah di Stadion Parc des Princes, Paris Saint-Germain langsung berupaya menekan lini pertahanan sang rival sekota sejak menit awal pertandingan. Atmosfer stadion yang dipadati oleh penonton membuat tensi pertandingan berjalan sangat sengit dengan aksi saling berbalas gol dari kedua belah pihak.
Kubu tuan rumah mencetak gol pembuka terlebih dahulu lewat aksi Carlos Bianchi yang berhasil menggetarkan jala gawang lawan pada menit ke-16. Namun, Paris FC berhasil menyamakan kedudukan melalui sepakan Bernard Lech pada menit ke-48 sebelum Eric Renaut kembali membawa PSG unggul di menit ke-52. Tim tamu akhirnya memaksa laga berakhir imbang setelah Nebojsa Zlataric mencetak gol penyama kedudukan bagi tim tamu pada menit ke-59.
2. Duel putaran kedua di markas Paris FC kembali berakhir imbang
Masih pada kompetisi yang sama di musim 1978/1978, kedua tim kembali bertemu pada putaran kedua dan kali ini giliran Paris FC yang menjamu Paris Saint-Germain. Pada pertandingan ini kedua kesebelasan sama-sama mengincar kemenangan perdana dalam sejarah Derbi Paris ini demi bisa menaikkan posisi mereka di tabel klasemen liga. Sama seperti pertemuan pertama, kedua tim bermain dengan tensi tinggi yang membuat laga berjalan seru, walaupun tidak ada gol yang tercipta hingga babak pertama berakhir.
Pada babak kedua, tim tamu sempat bersorak gembira terlebih dahulu setelah Carlos Bianchi sukses menjebol gawang tim tuan rumah pada menit ke-56. Namun, kemenangan di depan mata tersebut langsung hilang setelah Paris FC berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 lewat gol yang dicetak oleh Daniel Alberto pada menit ke-87. Hasil imbang ini menjadi pertemuan terakhir kedua tim selama beberapa dekade setelah Paris FC harus terdegradasi karena mengakhiri musim di posisi ke-19.
3. Paris Saint-Germain mengamankan kemenangan tipis 2-1 atas Paris FC setelah absen selama lima dekade
Setelah penantian panjang selama hampir lima dekade, pencinta sepak bola Prancis akhirnya kembali bisa menyaksikan Derbi Paris tersaji di pentas tertinggi Ligue 1. Bermain di Parc des Princes, Paris Saint-Germain yang bertindak sebagai tuan rumah langsung mengambil kendali permainan sejak awal babak pertama. Tim tuan rumah berhasil memecah kebuntuan lewat gol Desire Doue pada menit ke-45 setelah memanfaatkan umpan ciamik dari Fabian Ruiz.
Meskipun terus digempur, Paris FC tetap memperlihatkan semangat juang yang tinggi dan sempat menyamakan kedudukan melalui gol penalti yang dicetak oleh Willem Geubbels pada menit ke-51. Namun, skor imbang ini tidak bertahan lama setelah Ousmane Dembele sukses membuat tuan rumah kembali unggul pada menit ke-53 sekaligus merubah skor menjadi 2-1. Tim tamu terus berusaha mencari gol penyama kedudukan, namun Paris Saint-Germain berhasil mempertahankan keunggulan hingga laga usai.
4. Paris FC mencetak sejarah baru dengan menumbangkan Paris Saint-Germain 1-0 di ajang Coupe de France
Hanya berselang delapan hari setelah duel sengit di kompetisi liga, takdir kembali mempertemukan kedua tim di babak 32 besar Coupe de France. Bermain kembali di Parc des Princes dengan disaksikan oleh 47.000 penonton, PSG yang diunggulkan justru tampil kurang efektif di lini serang. Hal ini dimanfaatkan dengan sangat baik oleh Paris FC yang bermain lebih lepas tanpa beban berat di pundak mereka sejak awal pertandingan.
Secara dramatis, Paris FC sukses menciptakan kejutan dengan berhasil menumbangkan sang raksasa Prancis lewat kemenangan tipis dengan skor akhir 1-0. Pahlawan kemenangan Paris FC pada pertandingan ini adalah Jonathan Ikone yang berhasil menyarangkan bola ke sudut gawang pada menit ke-74 lewat skema serangan balik. Kemenangan bersejarah di ajang piala domestik ini menjadi momen emas yang membuktikan bahwa kejutan besar bisa terjadi di pentas Derbi Paris.
Melihat dari catatan empat pertemuan tersebut, rivalitas antara kedua tim ibu kota ini terbukti selalu menyajikan drama yang sangat ketat dan berimbang. Meski Paris Saint-Germain unggul dalam hal nama besar dan finansial, Paris FC terbukti mampu menjadi batu sandungan yang merepotkan lewat dua hasil imbang pada masa lampau serta satu kemenangan sensasional di ajang piala domestik terbaru. Hasil-hasil ini menjadi sinyal kuat bahwa Derbi Paris pada hari Senin nanti akan menjadi laga yang sengit dan patut dinantikan oleh seluruh pencinta sepak bola.



















