5 Pemain Eredivisie yang Mewarnai Skuad Jepang di Piala Dunia 2026

Di Grup F Piala Dunia 2026, Jepang akan bersaing dengan Belanda, Tunisia, dan Swedia. Tak ingin dianggap sebagai pelengkap, Timnas besutan Hajime Moriyasu ini kemudian memanggil 26 pemain yang sebagian besar mengembangkan potensi di Eropa per 16 Mei 2026. Terdapat lima pemain Eredivisie Belanda 2025/2026 mewarnai skuad Samurai Blues. Mereka tengah membela Ajax Amsterdam, Feyenoord Rotterdam, serta NEC Nijmegen.
1. Ko Itakura bisa menempati posisi bek tengah atau gelandang bertahan Ajax Amsterdam
Ko Itakura cukup sering beroperasi sebagai bek tengah utama Ajax Amsterdam pada Eredivisie 2025/2026. Dirinya juga beberapa kali dirotasi ke gelandang bertahan. Pemain kelahiran Yokohama tersebut mempunyai ketenangan menguasai bola sehingga berperan penting dalam memulai serangan dari sektor belakang, tidak ragu melakukan kontak fisik, serta bisa membaca permainan yang berguna memutus aliran umpan lawan. Dengan tinggi 188 cm, ia diandalkan ketika duel udara. Namun, sumbangsihnya sempat terganggu cedera punggung. Hingga pekan ke-33, dia dipasang 17 pertandingan dengan mencetak 1 gol. Di berbagai ajang, mengemas 1 gol dari 24 pertandingan musim ini.
Berkat rekam jejak bersama Ajax Amsterdam, Moriyasu memberikan kesempatan Itakura untuk mewakili Jepang. Pemain yang kini berusia 29 tahun tersebut berpeluang memperdalam opsi rotasi di posisi bek tengah. Ini menjadi Piala Dunia kedua sepanjang kariernya. Sejauh ini, dia membukukan 39 caps dengan mencetak 2 gol dan 1 assist untuk Samurai Blue.
2. Takehiro Tomiyasu memiliki fleksibilitas posisi di pertahanan Ajax Amsterdam
Takehiro Tomiyasu sempat tidak mempunyai klub selama beberapa bulan setelah sepakat berpisah dengan Arsenal. Dia lantas berkarier bersama Ajax Amsterdam pada Desember 2025. Meski sempat lama tidak merumput, pemain yang kini berusia 27 tahun tersebut dipanggil guna memperdalam kekuatan sektor pertahanan. Selain bek kanan, ia bisa menempati bek kiri atau bek tengah. Dirinya untuk kedua kalinya mengikuti Piala Dunia. Sejauh ini, menorehkan 1 gol dan 2 assist dari 42 caps.
Tomiyasu sendiri tidak merumput reguler bersama Ajax Amsterdam pada Eredivisie 2025/2026. Selain ketatnya persaingan, dia sempat mengalami masalah kebugaran dan cedera hamstring. Meski posisi aslinya bek kanan, ia ternyata ditugaskan sebagai bek tengah atau bek kiri. Pemain asal Fukuoka ini ikut berkontribusi saat De Godenzonen memulai serangan dari belakang, mempunyai kekuatan fisik, serta cerdik membaca pergerakan musuh sehingga bisa mengantisipasi ancaman. Hingga pekan ke-33, dirinya dipasang tujuh pertandingan.
3. Tsuyoshi Watanabe sering menempati bek tengah utama Feyenoord Rotterdam
Tsuyoshi Watanabe mengumpulkan banyak menit bermain lantaran sering menempati bek tengah utama Feyenoord Rotterdam pada Eredivisie 2025/2026. Pemain yang kini berusia 29 tahun tersebut bisa mengantisipasi ancaman, berperan besar dalam memulai serangan dari belakang, serta agresif merebut bola. Dirinya juga tangguh ketika menghadapi duel udara. Dia menyumbang 2 gol dari 30 pertandingan (2.637 menit) hingga pekan ke-33. Di berbagai kompetisi, merumput 39 kali dengan menorehkan 5 gol musim ini.
Kerja kerasnya berbuah manis, Watanabe terpilih menjaga benteng pertahanan Jepang di Piala Dunia 2026. Pemain kelahiran Saitama ini mempunyai pengalaman dalam menjalankan bek tengah sehingga berpeluang menembus skuad utama. Dirinya untuk pertama kali akan merasakan atmosfer persaingan Piala Dunia. Sejauh ini, ia membuat sepuluh caps bersama Samurai Blue.
4. Ayase Ueda menjelma menjadi mesin gol bagi Feyenoord Rotterdam
Ayase Ueda kerap diplot sebagai penyerang tengah utama Feyenoord Rotterdam pada Eredivisie 2025/2026. Tak membuang kesempatan, ia menjelma menjadi mesin gol bagi De club aan de Maas. Pemain yang kini berusia 27 tahun tersebut tidak takut melakukan kontak fisik, cerdik penempatan posisi sehingga membantu rekan menyalurkan umpan, dan ditambah penyelesaian akhir tajam. Ini membuatnya diwaspadai pertahanan lawan. Hasilnya, 25 gol dan 2 assist dari 31 pertandingan hingga pekan ke-33. Di berbagai kompetisi, dipasang 40 pertandingan dengan menyumbang 26 gol dan 2 assist musim ini.
Berkat performa impresif tersebut, Ueda untuk kedua kalinya mewakili Jepang di Piala Dunia. Kehadirannya membawa harapan besar untuk meningkatkan daya dobrak sektor penyerangan Samurai Blue. Sejauh ini, pemain kelahiran Mito, Ibaraki tersebut tercatat menorehkan 16 gol dan 3 assist dari 38 caps.
5. Koki Ogawa bergantian dengan Bryan Linssen di penyerang tengah NEC Nijmegen
Koki Ogawa cukup sering menempati penyerang tengah utama bagi NEC Nijmegen pada Eredivisie 2025/2026. Pemain kelahiran Yokohama ini harus bergantian dengan Bryan Linssen. Kendati demikian, dirinya dibutuhkan lantaran mampu mengancam sektor pertahanan lawan melalui penempatan posisi yang baik serta ditambah naluri membuat gol. Etos kerjanya juga tinggi sehingga aktif bergerak membuka ruang dan membantu melakukan pressing. Hingga pekan ke-33, dia tampil 25 pertandingan dengan mengemas 8 gol dan 4 assist. Di berbagai ajang, ia merumput 28 kali dengan mengukir 9 gol dan 4 assist musim ini.
Ogawa kemudian untuk pertama kalinya ikut berpartisipasi membela Jepang di Piala Dunia. Kehadirannya berpeluang memperkaya opsi ujung tombak Samurai Blue. Sejauh ini, penyerang yang kini berusia 28 tahun ini menghasilkan 10 gol dan 1 assist dari 14 caps.
Kelima pemain Eredivisie 2025/2026 mewarnai skuad Jepang di Piala Dunia 2026. Ogawa dan Ueda menjadi senjata di sektor penyerangan. Sementara, Itakura, Watanabe, dan Tomiyasu beroperasi mengawal jantung pertahanan. Mampukah mereka mengantar Samurai Blue melangkah jauh di kompetisi bergengsi antarnegara tersebut?



















